Empat astronaut Artemis II kembali ke Bumi setelah menyelesaikan perjalanan 10 hari mengelilingi Bulan. Kapsul Orion berhasil splashdown di lepas pantai San Diego pada pukul 8.07 malam waktu Timur, menandai selesainya misi uji terbang penting NASA untuk membawa manusia kembali ke permukaan Bulan.
Pendaratan air itu menjadi tahap terakhir dari penerbangan yang dirancang untuk menguji sistem keselamatan, ketahanan kapsul, dan prosedur pemulangan kru. NASA menekankan bahwa misi ini belum menuju pendaratan di Bulan, tetapi menjadi fondasi bagi Artemis III yang akan menentukan langkah berikutnya dalam eksplorasi lunar.
Pendaratan Orion berlangsung dengan urutan yang terkontrol
Orion memisahkan modul kru dari modul layanan pada pukul 7.33 malam. Modul layanan memang dirancang untuk terbakar saat masuk kembali ke atmosfer Bumi, sementara kapsul kru dibuat untuk membawa para astronaut pulang dengan selamat.
Pada pukul 7.53 malam, kapsul memasuki atmosfer atas Bumi dan sempat mengalami gangguan komunikasi selama enam menit. Kondisi itu terjadi karena panas ekstrem saat Orion memulai fase penurunan yang dipandu sistem kendali pesawat.
Kapsul Orion membawa 11 parasut untuk memastikan perlambatan yang aman. Parasut drogue dibuka pada ketinggian 23.400 kaki untuk menstabilkan kapsul, lalu dilepaskan saat kapsul berada di ketinggian 5.400 kaki agar tiga parasut utama bisa mengembang sepenuhnya.
Kecepatan kapsul kemudian turun hingga sekitar 200 kaki per detik, cukup untuk memungkinkan splashdown yang aman. Setelah itu, tim pemulihan NASA melakukan serangkaian uji di air sebelum mendekati kapsul dengan perahu karet untuk mengevakuasi kru.
Empat astronaut pertama yang kembali dari penerbangan berawak ke sekitar Bulan
Artemis II diluncurkan pada 1 April dengan empat astronaut di dalamnya, yaitu Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada. Selama hampir 10 hari, mereka terbang mengelilingi Bulan dan mencapai jarak yang belum pernah dicapai misi berawak lain sebelumnya.
Misi ini juga membuat para astronaut melihat sisi jauh Bulan secara langsung. Mereka memotret permukaan lunar dari dekat, termasuk menggunakan ponsel pintar untuk menangkap gambar sisi yang tidak terlihat dari Bumi.
Data penting misi Artemis II dapat diringkas sebagai berikut:
- Waktu splashdown: 8.07 malam waktu Timur di lepas pantai San Diego.
- Jumlah kru: 4 astronaut dari NASA dan Canadian Space Agency.
- Durasi misi: hampir 10 hari mengelilingi Bulan.
- Parasut yang digunakan: 11 parasut, termasuk drogue dan tiga parasut utama.
- Waktu evakuasi kru: seluruh anggota kru keluar dari kapsul pada pukul 9.34 malam.
NASA menyiapkan langkah berikutnya menuju Artemis III
Setelah kru diangkat dari kapsul, mereka diterbangkan dengan helikopter ke kapal dock USS John P. Murtha untuk pemeriksaan kesehatan. Tahap ini penting karena NASA ingin memastikan kondisi fisik para astronaut tetap prima setelah misi bertekanan tinggi di ruang angkasa.
Dalam konferensi pers setelah splashdown, NASA mengatakan akan segera mengumumkan susunan kru Artemis III. Misi berikutnya itu akan merapat dengan satu atau dua lander komersial yang sedang dikembangkan SpaceX dan Blue Origin di orbit rendah Bumi sebelum membawa manusia ke permukaan Bulan.
Artemis III juga akan menguji kemampuan lander untuk melakukan docking dengan Orion sebelum pendaratan manusia di Bulan dilakukan lagi. Dengan hasil Artemis II yang berjalan sesuai rencana, NASA kini memiliki dasar teknis yang lebih kuat untuk melanjutkan ambisi eksplorasi Bulan yang lebih jauh dan lebih kompleks.
