Gurita termasuk hewan laut yang paling menarik perhatian karena tubuhnya yang lentur, matanya yang besar, dan delapan lengan yang serbaguna. Di balik tampilannya yang unik, hewan bernama latin Octopus vulgaris ini menyimpan sejumlah kemampuan luar biasa yang membuatnya dikenal cerdas sekaligus lincah.
Kemampuan itu bukan hanya berguna untuk bertahan hidup, tetapi juga menunjukkan betapa kompleksnya hewan ini di lautan. Dari menyamar hingga memulihkan anggota tubuh, gurita punya keunggulan yang jarang ditemukan pada hewan laut lain.
Pandai berkamuflase
Gurita dikenal sangat mahir menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Mengutip National Geographic, gurita dapat menyesuaikan warna, pola, bentuk, dan bahkan tekstur tubuh agar mirip dengan habitat tempat ia berada.
Kemampuan itu didukung oleh sel kromatofora, yaitu sel kulit yang mengandung pigmen dan bisa berubah warna. Pada spesies tertentu seperti mimic octopus, kemampuan ini berkembang lebih jauh karena gurita tersebut dapat menyerupai belasan hewan laut, termasuk ular laut, bintang laut, dan ubur-ubur.
Mengeluarkan tinta saat terancam
Saat menghadapi bahaya, gurita tidak hanya mengandalkan tubuhnya yang fleksibel. Hewan ini juga bisa melepaskan tinta sebagai bagian dari pertahanan diri.
Menurut Catalina Island Marine Institute, tinta tersebut merupakan campuran pigmen dan lendir yang disemprotkan melalui siphon saat gurita merasa terancam. Tinta gelap itu mengaburkan pandangan predator, sementara senyawa di dalamnya dapat mengiritasi mata dan menumpulkan penciuman lawan.
Cepat dan sangat lincah
Meski sering terlihat merayap pelan di dasar laut, gurita sebenarnya mampu bergerak cepat ketika dibutuhkan. Ocean Conservancy menyebut gurita dapat berenang hingga 25 mil per jam, terutama saat memakai tenaga pendorong jet untuk kabur atau menyerang.
Kelincahan itu juga datang dari struktur tubuhnya yang tidak bertulang. Sekitar 90 persen tubuh gurita terdiri dari otot, sehingga hewan ini bisa menyelinap melalui celah yang sangat sempit dan masuk ke lubang kecil yang tampak mustahil dilalui hewan lain.
Sangat cerdas dan punya sistem saraf unik
Shedd Aquarium menjelaskan bahwa gurita memiliki otak besar dan total sembilan otak, terdiri dari satu otak pusat dan delapan otak kecil di lengan-lengannya. Susunan ini memberi gurita kemampuan memproses informasi dengan cara yang tidak biasa.
Bahkan, sekitar dua pertiga saraf gurita berada di lengan, bukan di kepala. Karena itu, lengan gurita dapat bekerja seperti “berpikir” sendiri untuk membuka benda, memegang objek, atau meraih makanan, sementara otak pusat fokus pada hal lain.
Kecerdasan gurita juga terlihat dari kemampuannya memecahkan masalah, mengingat solusi, berpikir strategis, dan bermain. Hal itu membuat gurita sering disebut sebagai salah satu invertebrata paling cerdas.
Mampu meregenerasi anggota tubuh yang hilang
Gurita juga memiliki kemampuan memulihkan bagian tubuh yang rusak atau terlepas. Tree Hugger menyebut gurita dapat meregenerasi anggota tubuhnya secara utuh, termasuk saraf, dan bagian yang tumbuh kembali tetap dapat berfungsi seperti semula.
Proses ini dibantu oleh protein asetilkolinesterase atau AChE, yang berperan dalam reproduksi sel saat regenerasi berlangsung. Temuan tersebut menarik perhatian peneliti karena dapat membuka jalan bagi pengembangan pengobatan regeneratif pada manusia.
Dengan kombinasi kamuflase, pertahanan diri, kecepatan, kecerdasan, dan kemampuan regenerasi, gurita menjadi salah satu hewan laut paling menakjubkan di dunia. Struktur tubuhnya yang tanpa tulang, otaknya yang besar, serta sistem saraf yang tersebar di lengan membuat gurita tampil sebagai cephalopoda yang menonjol di antara invertebrata lain.
