Eared Quetzal, Si Permata Pegunungan Yang Ternyata Bisa Bermigrasi Jauh

Author: Qoo Media

Di tengah hutan pegunungan yang sejuk, Eared Quetzal muncul sebagai salah satu burung paling mencolok di Amerika Utara. Spesies ini menonjol bukan hanya karena warna hijau berkilau dan merah terang, tetapi juga karena posisinya yang sangat berbeda dari quetzal lain.

Bagi banyak pengamat burung, daya tarik utamanya justru terletak pada keunikannya. Eared Quetzal hidup di habitat yang tidak biasa untuk keluarga quetzal, sehingga ia sering disebut sebagai permata tersembunyi di kawasan pegunungan Meksiko.

Satu-satunya dalam genus sendiri

Eared Quetzal merupakan satu-satunya spesies dalam genus Euptilotis. Meski masih berada dalam famili Trogonidae bersama quetzal dan trogon lain, para ilmuwan menempatkannya dalam genus tersendiri karena memiliki karakteristik yang berbeda.

Audubon menyebut spesies ini sebagai salah satu anggota Trogonidae yang secara evolusi cukup jauh dari quetzal Amerika Tengah. Suara dan perilakunya juga khas, sehingga mudah dibedakan dari spesies quetzal lain.

Bergerak mengikuti musim

Tidak seperti banyak quetzal yang cenderung menetap, Eared Quetzal melakukan pergerakan musiman. Dilansir eBird, burung ini berkembang biak di pegunungan Meksiko, lalu sebagian individunya berpindah ke wilayah lain setelah musim berbiak berakhir.

Pada tahun-tahun tertentu, spesies ini bahkan tercatat muncul di Arizona dan New Mexico, Amerika Serikat. Kemunculannya tergolong langka dan membuatnya menjadi salah satu quetzal dengan persebaran paling utara di dunia.

Rumahnya di hutan pinus dan ek

Habitat Eared Quetzal berbeda dari banyak kerabatnya yang identik dengan hutan awan tropis. Mexican Birds.org menyebut burung ini lebih menyukai hutan pinus dan ek di daerah pegunungan, umumnya pada ketinggian 1.500 hingga 3.000 meter di atas permukaan laut.

Lingkungan seperti ini menyediakan makanan yang melimpah dan suhu yang sejuk untuk aktivitas hariannya. Burung ini biasanya ditemukan di hutan yang masih relatif alami, dengan pepohonan besar dan area berhutan dekat lembah atau aliran sungai.

Penanda kondisi hutan pegunungan

Eared Quetzal sering beraktivitas di kanopi dan memanfaatkan area yang menyediakan buah serta lokasi bersarang. Karena sangat bergantung pada hutan yang baik, keberadaannya kerap dipandang sebagai indikator kesehatan ekosistem pegunungan.

Ketergantungan itu membuat spesies ini menarik bagi pengamat alam dan peneliti burung. Kehadirannya menunjukkan bahwa struktur hutan masih mampu mendukung satwa yang membutuhkan habitat relatif utuh.

Menu makan yang beragam

Sebagai burung omnivor, Eared Quetzal punya pola makan yang fleksibel. Birds of the World menyebut buah-buahan sebagai komponen utama makanannya, terutama berbagai jenis berry yang tumbuh di habitat pegunungan.

Selain buah, burung ini juga memakan serangga dan hewan kecil lain untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Sesekali Eared Quetzal juga memangsa kadal kecil dan invertebrata yang ditemukan di sekitar hutan.

Pola makan yang beragam membantu spesies ini bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan. Kebiasaannya memakan buah juga ikut berperan dalam penyebaran biji tanaman di habitat alaminya.

Atraksi jantan saat musim kawin

Musim berkembang biak menjadi momen paling menarik untuk mengamati perilaku Eared Quetzal. Burung jantan melakukan penerbangan khusus sambil mengeluarkan suara khas untuk menarik perhatian betina.

Atraksi itu juga berfungsi menunjukkan kondisi fisik dan kualitas individu kepada calon pasangan. Selain itu, jantan biasanya mempertahankan wilayah tertentu dari pesaing selama periode ini.

Setelah pasangan terbentuk, keduanya bekerja sama dalam proses reproduksi dan perawatan anak. Kombinasi antara penampilan, perilaku, dan habitat yang tidak biasa membuat Eared Quetzal tetap menjadi salah satu spesies paling unik di hutan pegunungan Meksiko.

Source: www.idntimes.com
Terbaru