Banyak teknologi yang kini terasa biasa ternyata lahir dari laboratorium dan proyek uji coba pada era 1960-an. Dekade itu bukan hanya masa perubahan budaya, tetapi juga periode ketika sejumlah inventasi penting mulai masuk ke kehidupan sehari-hari dan membentuk cara orang bekerja, bepergian, bertransaksi, hingga memakai listrik di rumah.
Yang menarik, sebagian besar perangkat ini tidak langsung terlihat futuristis pada masanya. Namun, dari pemrosesan kata sampai energi surya, jejak 1960-an masih sangat jelas di perangkat yang digunakan sekarang.
Word processor: dari mesin ketik ke alur kerja digital
Sebelum tulisan dikerjakan di laptop atau ponsel, IBM merilis MT/ST pada 1964 sebagai sistem pertama yang dipasarkan sebagai word processor. Mesin ini menggabungkan mesin ketik dengan perekaman pita magnetik, lalu menyimpan setiap ketukan tombol ke dalam cartridge.
Pengguna bisa memutar ulang pita, menghentikannya di titik edit, lalu melanjutkan perekaman setelah koreksi dilakukan. Meski tidak punya layar, harganya mahal, dan hanya mampu menyimpan sekitar 10 halaman teks spasi ganda per cartridge, IBM tetap melihat potensinya dan mendukung produk ini sampai 1983.
DRAM: fondasi respons cepat di komputer modern
Dynamic random-access memory atau DRAM adalah jenis memori yang memungkinkan perangkat memproses data dengan cepat dan berpindah antar aplikasi tanpa jeda yang terasa. Teknologi ini juga menyimpan file pendamping agar tetap siap saat pengguna membukanya kembali.
Konsep DRAM pertama kali muncul pada 1966 dari insinyur IBM Robert Dennard, yang menyadari bahwa satu transistor yang dipasangkan dengan kapasitor jauh lebih efisien daripada sel memori inti magnetik yang umum saat itu. Paten DRAM kemudian diterbitkan pada 1968, dan Intel merilis chip DRAM 1103 yang menjadi adopsi luas pertama pada 1970.
Mobil listrik modern: cikal bakalnya lahir di 1960-an
Kendaraan listrik memang punya sejarah jauh lebih panjang, tetapi bentuk modernnya mulai terlihat pada 1960-an. General Motors membuat versi listrik Chevrolet Corvair bernama Electrovair pada 1964, lalu melanjutkannya dengan Electrovair II pada 1966.
Langkah itu muncul saat mobil sudah sangat umum dan kesadaran terhadap polusi makin besar. Ford juga ikut bereksperimen melalui Comuta untuk pasar Inggris pada 1967, sebuah mikrocar eksperimen yang dapat menempuh hingga 37 mil dengan sekali isi daya dan melaju sampai 25 mph.
Panel surya: dari luar angkasa ke perangkat harian
Panel surya kini identik dengan rumah dan pembangkit listrik, tetapi penggunaan awalnya justru sangat spesifik. NASA sudah memakai sel surya untuk menggerakkan satelit Vanguard 1 pada 1958, lalu memperluas penggunaannya pada 1960-an, termasuk di Nimbus 1 pada 1964 dan Telstar pada 1966.
Sementara itu, Bell Labs juga mengembangkan pemakaian panel surya untuk peralatan telepon di lokasi terpencil yang tidak ekonomis jika ditarik jaringan listrik. Dari basis itulah, panel surya kemudian masuk ke perangkat kecil seperti jam tangan, kalkulator, dan bahkan keyboard, sebelum menjadi semakin umum pada dekade berikutnya.
ATM: layanan tunai otomatis yang mengubah kebiasaan bank
ATM pertama di dunia diperkenalkan di London pada musim panas 1967. Gagasan itu datang dari eksekutif perbankan John Shepherd-Barron setelah ia tidak bisa menarik uang saat bank tutup pada hari Sabtu.
Ia mengajukan ide itu ke Barclays dengan inspirasi dari mesin penjual cokelat, lalu mesin pertama disiapkan hanya dalam beberapa bulan. Di Amerika Serikat, ATM pertama mulai digunakan pada 1969 di Chemical Bank, Long Island, New York, dan teknologi itu berkembang cepat menjadi bagian besar dari operasional perbankan.
Pada 1973, IBM memperkenalkan 3614 yang terhubung ke komputer pusat bank lewat saluran telepon dan memungkinkan nasabah mengecek saldo, menyetor dana, serta menarik uang. Seiring jaringannya meluas pada 1970-an dan 1980-an, industri pendukung juga tumbuh, termasuk perusahaan kendaraan lapis baja untuk mengisi ulang uang tunai di mesin-mesin tersebut.







