Banyak orang mengira tapal kuda pasti menyakiti kuda karena terlihat seperti potongan logam yang dipasang pada kaki. Padahal, masalah utamanya bukan pada tapal kuda itu sendiri, melainkan pada cara pemasangannya dan kebutuhan kuda yang memakainya.
Tapal kuda dipasang untuk melindungi kuku yang terus tumbuh dan mudah aus saat kuda sering bekerja keras. Alas kaki ini juga membantu memberi daya serap guncangan dan traksi tambahan saat kuda berjalan, berlari, atau melintasi permukaan kasar.
Mengapa kuku kuda perlu dilindungi
Kuku kuda tersusun dari keratin, protein keras yang juga membentuk rambut dan kuku manusia. Bedanya, kuku kuda punya lapisan keratin yang tebal sehingga sangat kuat, tetapi tetap mengalami pertumbuhan terus-menerus.
Karena kuku terus tumbuh, aktivitas berat dapat membuatnya aus lebih cepat. Pada kondisi seperti itu, tapal kuda hadir sebagai pelindung agar kerusakan kuku melambat dan kaki kuda tetap nyaman dipakai beraktivitas.
Apakah semua kuda memerlukannya
Tapal kuda tidak wajib untuk kesehatan setiap kuda. Namun, alas kaki ini bisa sangat membantu kuda yang sering bekerja keras atau sering berjalan di permukaan batu dan beton.
Permukaan kasar dapat membuat kuku lebih cepat rusak dan aus tidak merata. Jika kuku menjadi tidak rata, gaya berjalan kuda bisa terganggu dan persendiannya ikut mengalami stres.
Apakah tapal kuda terasa sakit
Tapal kuda tidak melukai kuda bila dipasang dengan benar. Kuku tempat tapal menempel tidak memiliki ujung saraf, sehingga kuda tidak merasakan logam yang dipasang di bagian tersebut.
Risiko muncul jika pemasangan dilakukan dengan salah. Itulah sebabnya tapal kuda hanya boleh dipasang oleh farrier, yaitu profesional yang menangani pemasangan dan penyesuaian tapal pada kuku kuda.
Bagaimana pemasangannya dilakukan
Sebelum dipasang, kuku kuda dibersihkan dan dipotong terlebih dahulu. Setelah itu, farrier dapat menempelkan tapal menggunakan lem atau paku.
Dalam proses pemasangan dengan paku, farrier biasanya memakai enam hingga delapan paku yang ditancapkan ke dinding luar kuku. Jika langkah ini dilakukan dengan tepat, kuda tidak akan merasakan sakit.
Perlu diganti secara berkala
Kuku kuda tumbuh sekitar 0,6 cm setiap bulan. Karena itu, tapal kuda umumnya perlu diganti setiap 6–8 minggu, tergantung kebutuhan masing-masing kuda.
Tapal harus tetap pas, tidak longgar, dan tidak boleh membuat kuku melebihi ukuran sepatu. Jika kuda tampak kesakitan, itu tanda tapal mungkin tidak terpasang dengan benar dan harus segera diperiksa ulang.
Pada akhirnya, tapal kuda bukan alat penyiksa seperti yang sering dibayangkan. Jika dipasang dan dilepas oleh profesional, tapal kuda justru membantu melindungi kuku, menjaga kenyamanan gerak, dan mengurangi risiko kuda tergelincir saat beraktivitas.
Source: www.idntimes.com






