Penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam mengedit foto kini semakin diminati, termasuk tren terbaru yang viral yakni membuat foto polaroid bersama idol atau orang tercinta yang sudah tiada dengan menggunakan Gemini AI. Gaya edit ini membangkitkan suasana hangat dan eksklusif, seolah penggemar dapat berfoto langsung dengan idolanya dalam sesi meet and greet yang intim.
Tren foto polaroid ini menonjol melalui hasil yang menyerupai jepretan kamera instan klasik dengan efek blur ringan dan pencahayaan yang khas, seperti lampu kilat di ruangan gelap. Latar belakang yang umum dipilih adalah tirai putih polos yang memberi kesan sederhana namun elegan. Konten ini bukan hanya populer di kalangan penggemar K-pop, tetapi juga digunakan oleh mereka yang ingin mengenang momen bersama keluarga tercinta yang telah pergi.
Contoh Prompt Edit Foto Polaroid dengan Gemini AI
Berikut ini adalah lima contoh prompt yang dapat digunakan untuk menghasilkan foto polaroid bersama idol atau orang tersayang menggunakan Gemini AI, berdasarkan data yang dihimpun dari platform tersebut:
-
"Buatlah foto yang diambil menggunakan kamera polaroid. Foto tersebut terlihat seperti foto biasa yang memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Kedua orang tersebut saling berpelukan."
-
"Buatlah foto yang diambil menggunakan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki efek blur dengan tambahan efek lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Foto wanita adalah saya, foto pria menyentuh kepala saya."
-
"Buatlah foto yang diambil menggunakan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki efek blur dengan tambahan efek lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Foto wanita adalah saya, foto pria memeluk saya."
-
"Buatlah foto yang diambil menggunakan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki efek blur dengan tambahan efek lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Kedua orang dalam foto berdampingan membentuk emoji hati menggunakan tangan."
- "Buatlah foto yang diambil menggunakan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki efek blur dengan tambahan efek lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Kedua orang dalam foto berdampingan menghadap kamera sembari tersenyum."
Langkah-Langkah Mengedit Foto Polaroid Menggunakan Gemini AI
Untuk memanfaatkan teknologi ini, pengguna dapat mengikuti beberapa langkah sederhana agar hasil foto maksimal dan sesuai harapan:
-
Siapkan dua foto yang ingin digabungkan, yakni foto diri sendiri dan foto idol atau orang yang ingin diajak berfoto.
-
Buka aplikasi Gemini baik di ponsel maupun desktop.
-
Pilih fitur "Nano Banana" dengan mengklik tanda (+) dan mencari ikon pisang yang merupakan tanda fitur tersebut.
-
Upload kedua foto yang sudah disiapkan.
-
Masukkan prompt edit yang detail sesuai keinginan, misalnya seperti contoh prompt di atas.
- Jika hasilnya kurang sesuai, pengguna dapat mengubah dan mengedit prompt hingga mendapatkan foto polaroid yang diinginkan.
Fenomena ini menunjukkan bagaiamana teknologi AI dapat membantu membangun kenangan visual baru sekaligus memberikan ruang untuk mengekspresikan kerinduan secara digital. Selain untuk hiburan dan nostalgia, edit foto dengan AI juga tengah mendapat perhatian dalam komunitas kreatif sebagai alat baru berkreasi. Warganet berharap tren ini tidak hanya berhenti sebagai viral sesaat, tetapi menjadi bagian dari cara baru mengabadikan momen berharga.
