Beragam hewan aneh dan unik di dunia ini mengundang rasa takjub sekaligus penasaran. Dari hutan hujan Amazon hingga ekosistem hutan tropis di Vietnam dan Madagaskar, ada sejumlah spesies yang keberadaannya sulit dipercaya oleh banyak orang. Hewan-hewan ini memiliki bentuk, warna, ataupun adaptasi yang mengagumkan, menunjukkan betapa luas dan misteriusnya dunia fauna yang masih banyak menyimpan rahasia. Berikut ini adalah sepuluh hewan aneh yang keberadaannya mungkin sulit dipercaya, namun benar-benar ada di alam.
1. Burung Potoo, "Burung Hantu" dari Amazon
Sering disebut sebagai "burung hantu", burung Potoo (famili Nyctibiidae) hidup di hutan hujan Amazon. Dengan mata besar dan kemampuan kamuflase yang luar biasa, burung ini mampu menyatu dengan batang pohon sehingga hampir tidak terlihat oleh predator maupun manusia. Aktivitasnya yang nocturnal dan suara-suara khas menyerupai tangisan membuatnya semakin misterius di tengah lebatnya hutan. Menurut catatan National Wildlife Federation (NWF) tahun 1998, meskipun banyak spesies telah didokumentasikan, bumi masih menyimpan banyak makhluk yang belum teridentifikasi.
2. Katak Lumut (Theloderma corticale) dari Vietnam
Katak ini terkenal karena pola tubuhnya menyerupai lumut, sehingga nyaris tak bisa dibedakan dari lingkungan sekitar. Hidup di hutan hujan Vietnam, katak ini menunjukkan betapa adaptasi makhluk hidup dengan lingkungan bisa sangat menakjubkan. Spesies kecil semacam ini sering ditemui di habitat yang ekstrem dan banyak yang hanya bisa dikenali lewat pengamatan mikroskopis.
3. Jaguarundi (Herpailurus yagouaroundi), Kucing Pembohong dari Amerika
Jaguarundi adalah kucing liar bertubuh ramping dan panjang, kerabat dekat singa gunung. Meskipun ukurannya tidak sebesar kucing besar lain di Amerika, bentuk tubuhnya unik dan sering membuatnya disebut sebagai “kucing pembohong”.
4. Dhole (Cuon alpinus), Anjing Langka dari Asia
Dhole termasuk anjing liar dengan tubuh polos tanpa bintik atau garis. Dia bisa ditemukan di berbagai wilayah di Asia dan bukan tergolong spesies terancam punah. Bobotnya yang ringan, hanya 4-7 kilogram, tidak membuatnya kurang gesit dalam berburu.
5. Tikus Gajah Telinga Pendek atau Bulat (Macroscelides proboscideus)
Meski mempunyai nama unik, tikus kecil ini merupakan anggota keluarga Macroscelididae. Bentuk telinganya yang bulat membedakannya dari kerabat dekatnya, dan hewan ini sering membingungkan dalam klasifikasi awalnya.
6. Priotrochatella constellata, Siput Darat Langka dari Kuba
Siput darat ini hanya ditemukan di wilayah terbatas di Kuba. Cangkangnya mempunyai pola bintik yang menyerupai konstelasi bintang, menjadi daya tarik tersendiri bagi para peneliti dan pecinta alam.
7. Vontsira Ekor Cincin (Galidia elegans) dari Madagaskar
Mamalia kecil ini memiliki ekor panjang dengan cincin-cincin gelap khas. Hewan yang aktif pada siang hari ini sangat gesit ketika berburu serangga, reptil kecil, maupun burung di habitat hutan Madagaskar.
8. Cotinga Spangled (Cotinga cayana), Burung Bermotif Bintang dari Amazon
Burung jantan Cotinga memiliki bulu berwarna biru berkilau yang tampak seperti taburan bintang di langit. Sementara betinanya memiliki warna lebih kalem sebagai bentuk kamuflase. Burung ini menghuni kanopi hutan hujan Amazon.
9. Kelelawar Lukis (Kerivoula picta), Mamalia Berwarna Cerah
Berbeda dengan mamalia pada umumnya yang memiliki warna-warna netral, kelelawar lukis menampilkan bulu oranye cerah dan sayap hitam berpola oranye. Corak warna yang tidak biasa ini berguna sebagai kamuflase di antara daun-daun kering dan membuatnya diminati dalam perdagangan ilegal.
10. Babi Sungai Merah (Potamochoerus porcus) dari Afrika
Ditemukan di hutan hujan Guinea dan Kongo, babi sungai merah ini lebih memilih habitat yang dekat dengan sungai atau rawa. Disebut juga sebagai babi semak, hewan ini jarang terlihat di luar hutan hujan dan memiliki ciri khas warna kemerahan pada bulunya.
Berbagai spesies di atas hanyalah sebagian kecil dari kekayaan fauna dunia yang masih menyimpan banyak misteri. Seperti ditunjukkan oleh NWF, setiap tahun ada ribuan spesies baru yang ditemukan, mengingat betapa luas dan belum terjamahnya keanekaragaman hayati di bumi ini. Mengetahui dan melestarikan mahluk-mahluk unik tersebut menjadi penting agar kita tidak kehilangan warisan alam yang tak ternilai ini. Eksplorasi lebih lanjut di berbagai ekosistem mulai dari hutan hujan Amazon, pegunungan Asia, hingga pulau-pulau terisolasi seperti Madagaskar, diyakini masih akan menghadirkan banyak kejutan menakjubkan bagi dunia sains dan pecinta alam.
Source: www.suara.com
