Apple kini mendesak ratusan juta pengguna iPhone di seluruh dunia untuk segera memperbarui sistem operasi perangkat mereka ke iOS 26. Imbauan ini muncul karena risiko keamanan yang signifikan akibat adanya spyware baru yang menargetkan versi perangkat lunak lama.
Dukungan keamanan untuk iOS 18 telah dihentikan oleh Apple, sehingga perangkat yang masih menjalankan versi tersebut kini rentan terhadap serangan siber. Apple menegaskan bahwa iOS 18 tidak lagi memadai untuk melindungi perangkat modern dari ancaman yang sedang berkembang.
Risiko Keamanan Data dan Ancaman Spyware
Lebih dari separuh pengguna iPhone yang kompatibel dengan iOS 26 belum melakukan pembaruan sistem operasi. Kondisi ini membuat ratusan juta perangkat berpotensi mengalami kebocoran data atau serangan langsung dari spyware terkini. Serangan tersebut mengeksploitasi celah yang ada pada arsitektur perangkat lunak lama dan tidak dapat diatasi tanpa pembaruan sistem terbaru.
Menurut laporan The Standard, pengguna yang sudah beralih ke iOS 26.2 mendapatkan perlindungan keamanan yang lebih kuat. Sementara itu, untuk perangkat lama seperti iPhone XS, XS Max, dan XR yang tidak bisa mendapatkan iOS 26, Apple menyarankan penggunaan iOS 18.7.3 sebagai standar keamanan minimum.
Perubahan Strategi Pembaruan Apple
Pada awal peluncuran iOS 26 sekitar September, Apple masih merilis pembaruan untuk iOS 18 secara bersamaan dengan versi terbaru. Namun, sejak akhir tahun lalu, perusahaan mengubah strategi dengan menghentikan rilis umum iOS 18 untuk perangkat yang bisa menjalankan iOS 26, seperti iPhone 11 dan generasi setelahnya.
Strategi ini dimaksudkan untuk mendorong pengguna beralih ke sistem operasi terbaru agar perangkat mereka mendapat perlindungan maksimal dari ancaman siber yang semakin maju.
Pentingnya Reboot dan Pencadangan Data
Selain memperbarui sistem operasi, proses reboot perangkat juga sangat dianjurkan untuk meningkatkan keamanan. Instalasi iOS 26 otomatis memaksa perangkat melakukan reboot, yang dapat menghentikan spyware yang tidak berjalan secara persisten.
Badan keamanan siber seperti ANSSI di Prancis dan NSA Amerika Serikat merekomendasikan agar pengguna mematikan dan menyalakan ulang perangkat minimal sekali dalam seminggu. Langkah ini memutus rantai eksekusi spyware yang mungkin sedang aktif di memori perangkat.
Pengguna yang belum memperbarui sistem operasi juga disarankan melakukan pencadangan data terlebih dahulu. Hal ini penting untuk menjaga integritas data pribadi dan informasi korporat sebelum melakukan pembaruan. Proses pembaruan dapat dilakukan melalui menu Pengaturan, kemudian pilih Umum, dan Pembaruan Perangkat Lunak. Bila tersedia, pengguna dapat mengunduh dan menginstal pembaruan terbaru secara langsung.
Panduan Singkat Memperbarui ke iOS 26
- Buka menu Pengaturan di iPhone.
- Pilih opsi Umum.
- Ketuk Pembaruan Perangkat Lunak.
- Jika pembaruan tersedia, tekan “Unduh dan Instal”.
- Ikuti instruksi untuk menyelesaikan proses pembaruan dan reboot perangkat secara otomatis.
Perlindungan data dan privasi pengguna menjadi prioritas Apple dengan hadirnya iOS 26 yang menawarkan patch keamanan terbaru. Pengguna iPhone wajib mengambil langkah cepat agar perangkat tidak mudah disusupi spyware dan serangan siber lainnya. Pembaruan ini juga merupakan respons terhadap evolusi teknik peretasan yang semakin canggih di era digital saat ini.





