Binance Terancam Ditolak Lisensi MiCA UE, Akses Ke Pasar Eropa Bisa Tertutup

Binance menghadapi risiko besar di Eropa setelah Reuters melaporkan bahwa otoritas Yunani diperkirakan menolak permohonan lisensi MiCA milik bursa kripto terbesar dunia itu. Jika itu terjadi, Binance bisa kehilangan kemampuan menawarkan layanan kepada warga Uni Eropa.

Binance menyatakan tetap yakin bahwa operasinya sudah sesuai dengan kerangka Markets in Crypto Assets atau MiCA. Perusahaan juga menegaskan telah bekerja sama dengan regulator selama 18 bulan terakhir melalui proses pengajuan yang komprehensif di Yunani.

Lisensi yang jadi penentu akses ke Uni Eropa

Binance membentuk perusahaan induk di Yunani pada Desember dan kemudian mengajukan lisensi MiCA secara resmi pada Januari melalui HCMC, regulator pasar setempat. Persetujuan itu akan membuka jalan bagi Binance untuk menyalurkan layanannya ke negara-negara Uni Eropa lain seperti Prancis, Spanyol, dan Jerman.

Tanpa izin itu, Binance harus menghentikan operasinya di seluruh Uni Eropa. Reuters menyebut skenario tersebut kemungkinan sudah dekat.

Sikap Binance soal proses pengajuan

Juru bicara Binance mengatakan kepada Decrypt bahwa perusahaan telah mengejar lisensi MiCA dan bekerja secara konstruktif dengan regulator. Pihaknya juga menyebut HCMC telah menyelesaikan peninjauan atas aplikasi tersebut dan menilai pengajuan itu sesuai dengan persyaratan MiCA.

Di platform X, Binance menulis bahwa prioritasnya adalah meminimalkan gangguan dan menjaga pengguna tetap mendapat informasi. Perusahaan menambahkan akan menyampaikan rincian lanjutan secara langsung saat informasi tambahan tersedia, termasuk soal langkah berikutnya dan opsi yang ada.

Dalam unggahan blog, Binance juga menegaskan bahwa Eropa tetap menjadi bagian sentral dari rencana jangka panjangnya. Perusahaan menyatakan siap beroperasi di bawah rezim MiCA yang benar-benar terharmonisasi.

Latar belakang pengawasan regulator di Eropa

Pada Januari, regulator Prancis menyebut sekitar 90 perusahaan kripto beroperasi di wilayah itu tanpa kepatuhan MiCA. Sekitar 30 persen di antaranya telah mengajukan lisensi pada saat itu.

Tahun lalu, regulator di negara itu juga sempat mengancam akan menolak mekanisme “passporting”, yakni pengalihan kepatuhan yang diizinkan lisensi MiCA di seluruh negara Uni Eropa. Langkah itu terkait dorongan agar pengawasan dinaikkan ke European Securities and Markets Authority atau ESMA.

Binance mengatakan pemahamannya adalah bahwa aplikasi MiCA miliknya juga telah ditinjau di tingkat ESMA. Dengan tenggat lisensi 30 Juni yang disebut Reuters, keputusan regulator Yunani akan menjadi momen penting bagi kehadiran Binance di pasar kripto Uni Eropa.

Terkait