Persaingan ponsel kelas menengah premium di India kembali memanas setelah Redmi Turbo 5 resmi meluncur. Model ini langsung menantang Motorola Edge 70 Pro dan Samsung Galaxy A37 5G lewat kombinasi baterai besar 7.540mAh, pengisian cepat 100W, dan harga awal yang masih berada di kisaran yang sama.
Dari tiga nama itu, Redmi paling menonjol untuk pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai. Namun, Motorola membawa layar yang lebih agresif dan kamera depan lebih tinggi, sementara Samsung menawarkan dukungan pembaruan perangkat lunak paling panjang.
Harga dan posisi pasar
Redmi Turbo 5 dibanderol mulai Rs. 37,999 untuk varian 8GB + 256GB. Varian 12GB + 256GB dijual seharga Rs. 40,999.
Motorola Edge 70 Pro memulai harga dari Rs. 38,999 untuk versi 8GB + 256GB. Varian 12GB + 256GB dipasarkan seharga Rs. 41,999, dengan pilihan warna Pantone Lilly White, Pantone Tea, dan Pantone Titan.
Samsung Galaxy A37 5G berada di level harga tertinggi di antara ketiganya. Varian 8GB + 128GB dijual Rs. 41,999, versi 8GB + 256GB Rs. 47,499, dan model 12GB + 256GB mencapai Rs. 52,999.
Dalam konteks harga awal, Redmi Turbo 5 menjadi yang paling murah. Motorola sangat dekat di bawah selisih tipis, sementara Samsung masuk dengan premi lebih tinggi meski kapasitas penyimpanan dasar hanya 128GB.
Baterai jadi pembeda terbesar
Nilai jual utama Redmi Turbo 5 ada pada baterai 7.540mAh. Kapasitas ini lebih besar dibanding Motorola Edge 70 Pro yang membawa 6.500mAh dan Samsung Galaxy A37 5G yang memakai 5.000mAh.
Redmi juga mendukung pengisian cepat kabel 100W. Ponsel ini bahkan mendukung reverse wired fast charging 27W, yang memberi nilai tambah untuk pengguna yang sering membutuhkan daya cadangan bagi perangkat lain.
Motorola Edge 70 Pro mengusung fast charging 90W dan reverse charging 5W. Samsung Galaxy A37 5G berada di belakang dalam aspek ini dengan dukungan pengisian 45W.
Jika fokus utama ada pada penggunaan berat, mobilitas tinggi, dan interval isi ulang lebih jarang, Redmi berada di posisi paling kuat. Motorola tetap kompetitif, sedangkan Samsung lebih konservatif pada sisi baterai.
Performa dan penyimpanan
Redmi Turbo 5 memakai chipset octa-core MediaTek Dimensity 8500 Ultra. Perangkat ini dipadukan dengan RAM LPDDR5x Ultra hingga 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 256GB.
Motorola Edge 70 Pro menggunakan MediaTek Dimensity 8500 Extreme. Konfigurasinya juga mencapai RAM LPDDR5x 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 256GB.
Samsung Galaxy A37 5G mengandalkan Exynos 1480 buatan Samsung. Ponsel ini tersedia dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal hingga 256GB, serta mendukung ekspansi microSD hingga 1000GB menurut data spesifikasi pembanding.
Dari sisi mentah, Redmi dan Motorola terlihat lebih dekat satu sama lain. Samsung menawarkan fleksibilitas tambahan lewat slot ekspansi, sesuatu yang tidak terlihat pada dua rivalnya.
Layar dan software
Motorola Edge 70 Pro hadir dengan panel AMOLED 6,8 inci Super HD. Layarnya mendukung refresh rate 144Hz, HDR10+, dan kecerahan puncak hingga 5.200 nits.
Redmi Turbo 5 memakai layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 1.5K 1.268 x 2.756 piksel. Panel ini mendukung refresh rate hingga 120Hz, kecerahan puncak 3.500 nits, dan perlindungan Corning Gorilla Glass 7i.
Samsung Galaxy A37 5G membawa layar 6,7 inci full-HD+ Super AMOLED+ dengan refresh rate hingga 120Hz. Dalam ukuran dan pendekatan, Samsung berada di tengah, tetapi tidak menawarkan angka refresh rate setinggi Motorola.
Ketiganya menjalankan Android 16. Redmi memakai HyperOS 3, Motorola dengan Hello UI, dan Samsung membawa One UI 8.5.
Perbedaan terbesar ada pada dukungan pembaruan. Redmi dikonfirmasi mendapat empat tahun upgrade OS dan enam tahun pembaruan keamanan, Motorola mendapat tiga tahun update OS, sedangkan Samsung menjanjikan enam generasi Android dan One UI serta hingga enam tahun pembaruan keamanan.
Kamera dan desain
Redmi Turbo 5 membawa kamera belakang ganda dengan sensor utama 50 megapiksel Sony IMX882 yang didukung OIS dan EIS, plus kamera ultrawide 8 megapiksel. Kamera depannya beresolusi 20 megapiksel.
Motorola Edge 70 Pro memasang kamera utama 50 megapiksel Sony LYT-710 dengan OIS, kamera ultrawide 50 megapiksel, dan satu sensor tambahan. Untuk swafoto, Motorola unggul angka dengan kamera depan 50 megapiksel.
Samsung Galaxy A37 5G memakai tiga kamera belakang yang terdiri dari sensor utama 50 megapiksel, ultrawide 8 megapiksel, dan makro 5 megapiksel. Kamera depannya beresolusi 12 megapiksel.
Dalam ukuran bodi, Redmi Turbo 5 tercatat 157,53 x 75,19 x 8,18 mm. Motorola Edge 70 Pro berukuran 162,7 x 75,6 x 6,99 mm dengan bobot 183g, sedangkan Galaxy A37 5G berukuran 162,9 x 78,2 x 7,4 mm dan berbobot 196g.
Data pembanding juga mencatat bobot Redmi Turbo 5 di 204g. Artinya, baterai besar Redmi memberi konsekuensi pada bodi yang lebih berat dibanding dua pesaingnya.
Ketahanan dan fitur lain
Redmi Turbo 5 mengusung sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K untuk ketahanan debu serta air. Motorola Edge 70 Pro membawa IP68 dan IP69, sementara Samsung Galaxy A37 5G hadir dengan rating IP68.
Redmi juga tercatat mendukung Wi-Fi 7, NFC, Bluetooth 6.0, dual Nano-SIM, serta fitur sensor umum seperti fingerprint dan face unlock. Motorola mendukung Bluetooth 5.40 dan dual SIM, sementara Samsung menonjol dengan bodi kaca serta fitur AI yang juga tercantum pada Redmi.
Pilihan akhirnya sangat bergantung pada prioritas penggunaan. Redmi Turbo 5 paling agresif di baterai dan harga awal, Motorola Edge 70 Pro tampil seimbang dengan layar dan kamera depan yang lebih menonjol, sementara Galaxy A37 5G menempatkan kekuatan utamanya pada dukungan software jangka panjang.
Source: www.gadgets360.com






