
Binance melakukan konversi dana SAFU sebesar 1 miliar dolar AS dari stablecoin ke cadangan Bitcoin dalam waktu 30 hari ke depan. Langkah ini merupakan respons terhadap kritik yang meningkat dari komunitas kripto setelah investor Wall Street Cathie Wood mengaitkan pelemahan pasar baru-baru ini dengan peristiwa deleveraging terkait Binance.
Perusahaan berjanji akan menjaga nilai dana tersebut tetap sebesar 1 miliar dolar AS melalui rebalancing secara reguler. Jika nilai dana turun di bawah 800 juta dolar AS akibat fluktuasi harga Bitcoin, Binance siap menambah Bitcoin untuk mengisi kembali nilai tersebut.
Kritik dan Tantangan Reputasi Binance
Binance menghadapi tantangan reputasi paling besar sejak keruntuhan pasar pada 10 Oktober saat terjadi crash besar. Komunitas di kawasan bahasa Inggris dan Tionghoa menuntut Binance agar menggunakan keuntungan untuk membangun cadangan Bitcoin dan mendukung industri kripto secara luas.
Kritikan terhadap Binance semakin meluas setelah munculnya kekhawatiran soal kualitas listing token, struktur pasar, dan transparansi platform. Sebelumnya, Binance memang sudah sering menjadi sorotan, namun eskalasi terjadi setelah pernyataan Cathie Wood di televisi mengenai dampak kegagalan teknis Binance terhadap pasar.
Komentar Cathie Wood dan Respons Binance
Pendiri ARK Invest, Cathie Wood, mengungkapkan di Fox Business bahwa tanggal 10 Oktober tahun lalu Binance mengalami gangguan perangkat lunak yang menyebabkan deleveraging otomatis besar-besaran. Kejadian tersebut memicu likuidasi senilai sekitar 28 miliar dolar AS di pasar kripto.
Komentar tersebut menggemakan kekhawatiran komunitas, terutama karena ARK Invest juga melakukan pembelian saham Coinbase sebanyak 20 juta dolar AS pada minggu yang sama. Sebagai tanggapan, He Yi, salah satu pendiri Binance, sempat memposting klarifikasi bahwa Cathie Wood bukan pengguna Binance dan perusahaan tidak melayani individu atau entitas di AS. Namun, pesan tersebut akhirnya dihapus yang menandakan adanya pengakuan akan semakin memburuknya ketegangan.
Dampak dan Kompensasi yang Diberikan
Peristiwa 10 Oktober menyebabkan likuidasi paksa sebesar 19 miliar dolar AS di pasar global kripto. Meski demikian, analis memperkirakan kerugian trader sebenarnya berkisar 5% hingga 15% dari angka tersebut, setara antara 950 juta hingga 2,85 miliar dolar AS. Binance memberikan kompensasi sebesar 283 juta dolar AS kepada pengguna terdampak, namun hal ini hanya sekitar 1% dari total likuidasi sehingga banyak pihak masih meragukan keandalan sistem saat itu.
Selain kegagalan teknis, pengguna menghadapi kesulitan mengelola order saat volatilitas tinggi karena sistem overload, kesalahan tampilan harga, serta penurunan nilai aset yang memicu kepanikan.
Kontroversi Tambahan pada Platform Binance Alpha
Binance Alpha, platform token awal yang dimiliki Binance, juga mendapat sorotan. Analisis statistik pengguna menunjukkan 9 dari 10 token yang terdaftar mengalami penurunan nilai signifikan setelah penjualan awal. Kritik meliputi tuduhan adanya keuntungan tidak adil bagi pelaku insider sementara investor ritel menanggung kerugian.
Pencapaian dan Bukti Cadangan Binance
Di tengah kontroversi, Binance melaporkan berbagai pencapaian sepanjang tahun berjalan. Perusahaan berhasil mengembalikan aset salah deposit senilai 48 juta dolar AS dari hampir 39 ribu kasus. Mereka juga membantu menghindari kerugian penipuan sebesar 6,69 miliar dolar AS dengan dukungan kepada lebih dari 5,4 juta pengguna. Selain itu, Binance bekerja sama dengan penegak hukum global untuk menindak aktivitas ilegal yang melibatkan dana 131 juta dolar AS.
Binance menegaskan memiliki bukti cadangan mencapai 162,8 miliar dolar AS yang tersebar pada 45 aset kripto dan listing di 21 blockchain publik.
Pandangan Pendiri Binance dan Sentimen Institusional
Changpeng Zhao, pendiri Binance, menolak tuduhan negatif dengan menyebutnya sebagai “twisted FUD”. Ia menyatakan Binance hanya mengonversi sebagian pendapatan untuk menutup biaya operasional dan merupakan penyimpan aset bersih yang besar. Binance beroperasi di bawah pengawasan regulasi global yang memungkinkan pemeriksaan setiap transaksi pada semua akun.
Di sisi institusional, survei terbaru oleh Coinbase Institutional dan Glassnode mengungkapkan 70% investor besar menganggap Bitcoin undervalued meski harga turun dari lebih 125 ribu dolar menjadi sekitar 90 ribu dolar AS. Sebanyak 62% tetap mempertahankan atau menambah alokasi aset kripto sejak Oktober.
Survei lain dari Bitwise dan VettaFi menunjukkan peningkatan alokasi aset kripto oleh penasihat keuangan kepada kliennya, dari 22% tahun sebelumnya menjadi 32% sepanjang tahun ini.
Kebijakan Binance mengkonversi dana SAFU ke Bitcoin dapat dilihat sebagai strategi memperkuat kepercayaan pasar dan merespons kritik yang memuncak. Pergerakan ini juga membuka potensi sentimen positif yang bisa memicu rally Bitcoin selanjutnya, meskipun ketidakpastian pasar tetap ada seiring berlanjutnya pengawasan dan dinamika industri kripto secara global.





