Pertemuan penting antara Gedung Putih dengan para eksekutif terkemuka di bidang cryptocurrency dan perbankan dijadwalkan berlangsung pada 2 Februari pukul 1 siang waktu ET. Pertemuan ini muncul di tengah jatuhnya harga Bitcoin dan mata uang kripto utama lainnya selama akhir pekan sebelumnya.
Kendati pasar cryptocurrency mengalami tekanan besar, Gedung Putih berupaya mencari kesepakatan terkait aturan insentif stablecoin dalam rancangan undang-undang struktur pasar kripto.
Fokus Pada Regulasi Stablecoin
Stablecoin merupakan jenis cryptocurrency yang nilainya dipatok pada mata uang fiat seperti dolar AS, sehingga relatif stabil dibandingkan aset digital lain yang sangat fluktuatif. Pemerintah AS melalui GENIUS Act yang ditandatangani tahun lalu, telah mengatur penggunaan stablecoin khususnya yang dipatok pada dolar AS.
Dalam undang-undang tersebut, penerbit stablecoin dilarang memberikan bunga atau hasil (yield). Namun, pertukaran kripto atau pihak ketiga masih diperbolehkan memberikan "hadiah" atau "insentif" kepada pemilik stablecoin. Hal ini menjadi titik kontroversi antara pelaku industri kripto dan perbankan.
Kontroversi Insentif pada Stablecoin
Industri perbankan menganggap ketentuan tersebut meninggalkan celah yang memungkinkan pemilik stablecoin memperoleh hadiah yang dapat mendorong aliran dana keluar dari deposito bank. Tekanan yang dilakukan oleh bank bertujuan memasukkan aturan yang melarang juga pihak ketiga menawarkan insentif tersebut dalam rangka melindungi simpanan nasabah.
Menurut Standard Chartered, jika pasar stablecoin mencapai nilai sekitar 2 triliun dolar AS, bank risiko kehilangan simpanan hingga 500 miliar dolar AS pada akhir 2028. Hal ini memperkuat alasan perbankan untuk memperketat regulasi stablecoin.
Respons Industri Kripto
Sementara itu, pelaku kripto menilai upaya perbankan tersebut sebagai bentuk proteksionisme yang ingin menghambat pertumbuhan aset digital. Brian Armstrong, CEO Coinbase, bahkan menarik dukungannya terhadap rancangan undang-undang karena kontroversi yang muncul.
Blockchain Association, sebuah asosiasi industri kripto yang mewakili perusahaan besar seperti Coinbase, Ripple, dan Kraken, menyatakan kesiapan dan kebanggaannya untuk ikut serta dalam pertemuan yang akan digelar oleh Gedung Putih.
Agenda Pertemuan Gedung Putih dengan Pelaku Industri
- Membahas ketentuan terkait pemberian hadiah dan insentif stablecoin.
- Menjembatani kepentingan antara regulator, industri perbankan, dan pelaku kripto.
- Mencari titik temu dalam rancangan undang-undang struktur pasar kripto.
Dengan dinamika yang cukup rumit, pertemuan ini menjadi momen krusial dalam menentukan masa depan regulasi stabilcoin dan dampaknya pada ekosistem keuangan. Aktivitas pertemuan diharapkan memberi arah yang lebih jelas bagi pengembangan aset digital di Amerika Serikat.







