Fundstrat co-founder, Tom Lee, meyakini bahwa pasar cryptocurrency kemungkinan telah mencapai titik terendah setelah mengalami penurunan tajam. Dalam wawancara dengan CNBC, Lee menyatakan bahwa harga aset kripto telah turun lebih dalam dari yang diperkirakan, meskipun kondisi fundamental jaringan justru membaik.
Menurut Lee, permintaan investor pada aset digital melemah karena pergeseran modal menuju logam mulia, terutama emas dan perak. Hal ini menyebabkan harga kripto anjlok di tengah situasi ekonomi yang masih relatif solid, meskipun terdapat ketidakpastian politik di Amerika Serikat.
Penurunan Harga Kripto dan Kondisi Fundamental
Bitcoin sempat diperdagangkan di kisaran $77.357 dengan penurunan 1,4% dalam sehari dan hampir 12% dalam sepekan terakhir. Ethereum juga turun sekitar 3,5% dalam sehari dan lebih dari 22% selama seminggu terakhir, mencerminkan koreksi tajam di sektor aset digital. Namun, aktivitas jaringan Ethereum tetap kuat, meskipun peningkatan alamat aktif sebagian besar disebabkan oleh serangan poisoning yang terjadi secara teknis, bukan pertumbuhan organik.
Sementara itu, emas dan perak mengalami lonjakan harga signifikan selama beberapa bulan terakhir, dengan emas mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas $5.600 per ounce sebelum mengalami koreksi tajam 9% dalam satu hari. Perak bahkan sempat turun hingga 27% sebelum pulih sebagian.
Faktor Politik dan Kebijakan Moneter
Lee mengaitkan volatilitas pasar kripto dengan dinamika politik di Washington yang memicu ketidakpastian. Ia menyoroti kebijakan pemerintahan yang dinilai “memilih pemenang dan pecundang” di awal siklus pemerintahan sehingga menciptakan sentimen risk aversion di pasar. Kondisi ini diperparah oleh perubahan kepemimpinan di Federal Reserve yang biasanya membawa periode ketidakpastian dalam pengelolaan moneter.
Proses konfirmasi gubernur baru Fed, Kevin Warsh, dan pertemuan Federal Open Market Committee yang pertama di bawah kepemimpinan baru diperkirakan akan membuat pasar aset berisiko menjadi lebih likuid dan tak menentu pada pertengahan tahun.
Analisis Teknikal Menunjukkan Titik Terendah
Dari sudut pandang teknikal, Tom Lee merujuk pada perhitungan Tom DeMark, seorang analis terkemuka, yang memperkirakan harga Bitcoin akan bertahan di level tinggi $70.000-an, sementara Ethereum akan berkisar di sekitar $2.400. Kedua level harga ini serta waktu saat ini disebutnya telah bertemu pada fase yang tepat untuk membentuk titik balik pasar.
Menurut Lee, berdasarkan pola historis, performa pasar pada awal tahun sangat menentukan hasil tahun penuh. Data menunjukkan bahwa jika kuartal awal tahun berjalan baik, maka peluang memperoleh hasil tahunan yang kuat cenderung lebih tinggi.
Langkah BitMine di Tengah Penurunan Pasar
BitMine Immersion Technologies, sebuah perusahaan treasury Ethereum publik yang diketuai Lee, mengindikasikan keyakinan tinggi terhadap potensi pemulihan pasar. Dalam pekan terakhir, BitMine menambah kepemilikan Ethereum sebanyak 41.788 ETH senilai sekitar $96 juta, meskipun aset kripto tersebut dalam posisi rugi belum direalisasi lebih dari $6 miliar berdasarkan harga akuisisi rata-rata sekitar $4.000 per ETH.
Saat ini, BitMine memegang lebih dari 4,28 juta ETH, yang setara dengan lebih dari 3,5% dari total suplai Ethereum yang beredar, dengan nilai pasar sekitar $9,9 miliar. Langkah akumulasi ini memperlihatkan optimisme terhadap pergerakan harga Ethereum ke depan meskipun kondisi pasar yang sedang lesu.
Kesimpulannya, meskipun pasar cryptocurrency masih mengalami tekanan harga cukup signifikan, optimisme terhadap kondisi fundamental dan analisis teknikal mulai menandai sinyal pembentukan dasar harga. Pergerakan modal yang sempat beralih ke logam mulia sekarang menunjukkan koreksi, sementara dinamika politik dan pengaturan moneter global tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi sentimen investor di pasar aset digital. Perkembangan dalam beberapa bulan mendatang akan menentukan apakah kripto benar-benar telah menemukan titik terendahnya dan siap untuk mengalami pemulihan harga.
