TikTok Mulai Ditinggalkan, Pengguna Beralih ke UpScrolled Aplikasi Baru dari Palestina dengan 2,5 Juta User

Author: Qoo Media

TikTok mulai kehilangan sebagian penggunanya setelah penyesuaian struktur kepemilikan di Amerika Serikat. Banyak pengguna kini beralih ke aplikasi baru yang dikembangkan oleh pengembang asal Palestina-Yordania-Australia, yaitu UpScrolled.

UpScrolled adalah platform media sosial yang baru diluncurkan pada Juli dan kini sudah memiliki lebih dari 2,5 juta pengguna global. Peningkatan signifikan terjadi dalam beberapa bulan terakhir, dengan pertumbuhan sekitar 150 ribu pengguna dalam periode singkat.

UpScrolled: Alternatif Baru di Dunia Media Sosial

UpScrolled menggabungkan fitur ala Instagram dan X untuk menciptakan pengalaman pengguna yang inklusif. Platform ini mengklaim membebaskan pengguna dari sensor ketat dan shadowban yang sering ditemukan pada media sosial besar. Dengan kebijakan ini, pengguna bisa mengekspresikan berbagai konten tanpa takut dikontrol secara berlebihan.

Menurut pendirinya, Issam Hijazi, perusahaan teknologi besar sering kali tidak etis dalam menggunakan data pengguna untuk keuntungan bisnis. Hijazi juga mengkritik jaringan sosial lain yang kerap menekan konten pro-Palestina dan melakukan sensor selektif kepada penggunanya.

Kritik dan Tantangan Konten

Meski menawarkan kebebasan, UpScrolled menghadapi kritik keras karena banyak pengguna yang mengeluhkan keberadaan konten pornografi dan telanjang yang beredar luas di platform. Pihak pengembang tengah berupaya menerapkan pedoman komunitas yang ketat untuk menyesuaikan dengan peraturan hukum di berbagai wilayah.

Tim ahli saat ini sedang dibentuk untuk memperkuat kebijakan tersebut sekaligus mempertimbangkan masukan dari pengguna. Hal ini menjadi langkah penting agar UpScrolled dapat terus berkembang secara sehat dan bertanggung jawab.

Latar Belakang Pengembang dan Motivasi

Issam Hijazi pernah bekerja di perusahaan teknologi besar, termasuk Oracle dan IBM, sebelum memutuskan membangun UpScrolled. Dia terinspirasi untuk menciptakan platform ini saat terjadinya serangan Israel ke Gaza. Ia melihat adanya peluang untuk menyediakan media sosial alternatif yang tidak membatasi konten tertentu.

Hijazi menyebut, banyak pengguna mencari alternatif dari platform besar yang membatasi konten mereka karena sensor berlebihan. Inilah alasan utama mengapa UpScrolled hadir sebagai solusi baru di tengah dominasi Big Tech.

Platform Lain yang Mengalami Pertumbuhan

Selain UpScrolled, aplikasi lain seperti Skylight juga merasakan dampak positif dari perubahan TikTok di AS. Skylight, yang berbasis AT Protocol, telah menarik lebih dari 380 ribu pengguna sekaligus. Tren ini menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap alternatif media sosial yang lebih beragam dan bebas sensor.

Fakta Penting Mengenai UpScrolled:

  1. Diluncurkan pada Juli, mendapatkan dukungan dari Tech for Palestine.
  2. Pengguna sekarang melampaui 2,5 juta secara global.
  3. Menggabungkan fitur Instagram dan X.
  4. Menawarkan kebebasan konten tanpa shadowban.
  5. Menghadapi kritik terkait penyebaran konten dewasa.
  6. Berupaya memperbaiki pedoman komunitas dengan tim ahli.
  7. Didukung visi pengembang yang mengutamakan keadilan sosial dan kebebasan berekspresi.

Peralihan sebagian pengguna dari TikTok ke UpScrolled dan platform sejenis mencerminkan perubahan dinamis dalam lanskap media sosial global. Pengguna semakin mencari ruang digital yang lebih terbuka dan etis, dengan perlakuan adil terhadap semua suara.

Meskipun masih muda, UpScrolled berhasil mencatatkan pertumbuhan cepat yang menandakan adanya kebutuhan kuat untuk alternatif media sosial di pasar internasional. Perkembangan ini patut menjadi perhatian bagi para pelaku industri teknologi serta pengguna yang menginginkan pengalaman bermedia sosial yang berbeda.

Terbaru