Tom Lee Prediksi Bitcoin dan Ethereum Sudah Dekati Titik Terendah, Potensi Bangkit Segera

Penurunan harga Bitcoin dan Ethereum baru-baru ini telah melebihi ekspektasi pasar. Namun, Tom Lee, kepala riset Fundstrat Global Advisors, melihat sinyal positif yang menunjukkan bahwa titik terendah pasar aset kripto mulai mendekat.

Lee mengungkapkan dalam wawancara bersama CNBC Squawk Box bahwa penurunan ini dipicu pergeseran selera risiko investor ke logam mulia seperti emas dan perak. Kedua komoditas ini mengalami kenaikan tajam di awal tahun, menciptakan rasa takut kehilangan peluang investasi di kalangan investor.

Penyebab Penurunan Harga Kripto

Penurunan yang terjadi lebih dalam daripada perkiraan dipengaruhi oleh rotasi dari aset digital ke aset safe haven. Selain itu, kinerja positif yang kuat pada bulan Oktober membuat kripto saat ini kekurangan leverage dan katalis jangka pendek yang dapat mendorong harga kembali naik. Kondisi ini menyebabkan tekanan jual yang lebih besar terjadi.

Menurut Lee, Ethereum dan Bitcoin menunjukkan konfigurasi teknikal di mana harga dan waktu mulai menunjukkan potensi pembentukan dasar pasar (market bottom). Fundstrat memperkirakan Bitcoin dapat menyentuh level sekitar $77.000, sementara Ethereum diperkirakan berkisar pada harga $2.400.

Fundamental On-chain dan Infrastruktur Wall Street

Lee juga menyoroti perbaikan aspek fundamental on-chain. Aktivitas alamat aktif Ethereum mengalami kenaikan dengan pola yang disebut "goes parabolic," sebuah tanda peningkatan interaksi dalam jaringan. Di sisi lain, Wall Street terus mengembangkan infrastruktur terkait aset digital, menegaskan komitmen institusi terhadap kripto.

Dengan adanya tren positif tersebut, Lee yakin harga kripto pada akhirnya akan mengikuti arah fundamental yang membaik.

Ketidakpastian Ekonomi dan Volatilitas Pasar

Meski kondisi ekonomi makro masih relatif sehat, pasar menghadapi ketidakpastian akibat faktor-faktor politik dan kebijakan di Washington. Keputusan penting terkait kebijakan fiskal dan moneter, konteks pemilihan tengah masa, serta penunjukan ketua Federal Reserve menjadi sumber ketidakpastian yang menyebabkan tingginya volatilitas pasar.

Lee mengingatkan bahwa periode dengan tingkat volatilitas tinggi bisa bertahan hingga pertengahan tahun, seiring pasar menguji ketahanan menghadapi beragam risiko tersebut.

Potensi Kenaikan Kripto Setelah Logam Mulia Meredam Rallinya

Kendati logam mulia sempat menjadi primadona, Lee percaya jika reli emas dan perak mengalami jeda atau penurunan, kripto akan mendapat manfaat signifikan. Hal ini karena aliran modal investor dapat berbalik kembali ke aset digital sebagai alternatif investasi.

Selain itu, ada pola historis yang menunjang optimisme pasar saham. Saat indeks S&P 500 naik di awal tahun dan minggu pertama, rata-rata gain sepanjang tahun mencapai sekitar 18 persen. Hal ini mungkin menjadi indikator tambahan untuk masa depan pasar aset berisiko, termasuk kripto.

Strategi Diversifikasi Portofolio

Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan pasar yang fluktuatif, diversifikasi investasi menjadi kunci. Investor disarankan membagi eksposur ke berbagai kelas aset seperti properti, obligasi, logam mulia, serta aset digital, guna mengurangi risiko dan memaksimalkan potensi imbal hasil.

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan akses terhadap platform investasi, kini terdapat peluang yang lebih luas bagi investor untuk menggabungkan investasi kripto dengan instrumen lain secara terkelola dengan baik.

Perbaikan fundamental, sinyal teknikal pembentukan dasar harga, dan sentimen pasar yang mulai bergeser mengindikasikan bahwa aset kripto bisa memasuki fase konsolidasi dan mulai membangun momentum baru. Pengamatan yang cermat terhadap dinamika pasar dan faktor eksternal tetap diperlukan untuk mengevaluasi langkah investasi selanjutnya.

Terkait