Michael Saylor Kunci Penurunan Bitcoin? Kritik Tuding Pelan Beli BTC Ganggu Harga, Saylor Tetap Optimis

Michael Saylor, pendiri MicroStrategy, kembali menjadi sorotan atas penurunan harga Bitcoin yang signifikan belakangan ini. Meski harga Bitcoin jatuh di bawah harga rata-rata beli perusahaan yang dipimpin Saylor, ia tetap kukuh mendukung aset kripto ini dan menolak menjual kepemilikan yang mencapai lebih dari 712.000 BTC.

Perusahaan MicroStrategy membiayai pembelian Bitcoin secara besar-besaran menggunakan penerbitan saham dan utang konversi mulai 2020. Strategi ini sempat memberikan keuntungan besar saat harga Bitcoin naik hingga lebih 500% dibandingkan saat pertama kali mereka mulai berinvestasi. Namun, penurunan harga saat ini telah membuat posisi MicroStrategy mengalami kerugian tak terealisasi sekitar 630 juta dolar AS, menghapus sebagian besar keuntungan sebelumnya.

Kritik Terhadap Strategi Pembelian Bitcoin MicroStrategy

Para pengkritik, seperti Jacob King dan Peter Schiff, menilai bahwa penurunan ini terkait erat dengan menurunnya laju pembelian Bitcoin oleh MicroStrategy. Schiff bahkan menyatakan bahwa aksi beli MicroStrategy selama ini menjadi salah satu faktor utama kenaikan harga Bitcoin sampai 550%. Menurutnya, ketika MicroStrategy mengurangi pembelian, tekanan beli yang selama ini menopang harga menjadi berkurang sehingga memicu penurunan pasar.

  1. Pembelian agresif MicroStrategy dianggap memperkuat lonjakan harga Bitcoin.
  2. Penurunan laju pembelian dianggap menghilangkan dukungan harga utama.
  3. Schiff berpendapat harga Bitcoin belum akan menemukan dasar yang stabil tanpa MicroStrategy melepas kepemilikannya.

Namun, dugaan bahwa penurunan harga Bitcoin sepenuhnya disebabkan oleh strategi MicroStrategy masih menjadi perdebatan di kalangan analis dan investor.

Keyakinan dan Pandangan Michael Saylor

Meski menghadapi kritik tersebut, Michael Saylor tetap memegang teguh keyakinannya. Ia menyebut gejolak harga Bitcoin sebagai bagian dari desain inherent dan bahkan menyebut volatilitas sebagai “hadiah Satoshi” bagi para pemegang setia Bitcoin. Dalam sejumlah cuitan di platform media sosial X, Saylor menegaskan “aturan utama Bitcoin” yaitu membeli dan mempertahankan Bitcoin terus menjadi fondasi strategi perusahaan.

Pada konferensi Bitcoin MENA, Saylor menjelaskan bahwa struktur kepemilikan berbasis saham MicroStrategy telah membuka akses kepemilikan Bitcoin kepada sekitar 15 juta investor, termasuk dana pensiun dan institusi, dan jumlah ini diperkirakan bisa bertambah menjadi 100 juta dalam beberapa tahun mendatang. Ia menilai investasi korporasi pada Bitcoin adalah kunci untuk menjadikan aset ini kelas aset multi-triliun dolar.

Saylor juga menegaskan jika MicroStrategy berhasil menguasai 5% jaringan Bitcoin, maka nilai koin Bitcoin bisa melonjak hingga jutaan dolar. Ia meyakini dukungan dari perusahaan seperti MicroStrategy memegang peranan penting mengangkat harga Bitcoin dari kisaran 10.000 dolar AS ke angka yang jauh lebih tinggi.

Dampak Strategi MicroStrategy pada Pasar Bitcoin

Strategi pembelian MicroStrategy yang didanai saham dan utang memberikan efek ganda. Di satu sisi, hal itu memperluas akses pasar institusi terhadap Bitcoin. Di sisi lain, ketika perusahaan mengurangi pembelian saat harga turun, hal ini bisa melemahkan tekanan beli dan memperparah penurunan harga.

Michael Saylor menolak mengadopsi pendekatan “jual saat harga turun” dan tetap optimistis bahwa Bitcoin akan semakin bernilai guna dalam jangka panjang. Pendukungnya memandang strategi MicroStrategy sebagai upaya memperkuat fundamental Bitcoin dengan mendatangkan likuiditas institusional dan membangun basis investor yang luas.

Penurunan harga Bitcoin di bawah kisaran 76.037 dolar AS, yang merupakan harga rata-rata beli MicroStrategy, menimbulkan pertanyaan tentang daya dukung perusahaan ini terhadap pasar. Namun sikap agresif Saylor menunjukkan tekad kuat menghadapi volatilitas dan ketidakpastian pasar kripto.

Kondisi ini menjadi refleksi penting bagi investor dan pengamat pasar untuk mengkaji dinamika pengaruh akumulasi institusional terhadap harga Bitcoin. Dengan berbagai faktor eksternal dan internal yang berperan, pergerakan harga Bitcoin tidak hanya bergantung pada satu aktor, meskipun nama Michael Saylor memang sangat dominan dalam percaturan aset digital ini.

Berita Terkait

Back to top button