IREN mencatatkan kinerja keuangan yang lebih lemah dari ekspektasi pada kuartal kedua, dengan pendapatan turun menjadi $184,7 juta dari $240,3 juta pada kuartal sebelumnya. Perusahaan juga melaporkan kerugian bersih sebesar $155,4 juta, gagal memenuhi konsensus pasar yang telah diperkirakan sebelumnya.
Peralihan bisnis IREN dari penambangan bitcoin ke fokus AI Cloud terus berlangsung, didukung pembiayaan GPU sebesar $3,6 miliar untuk kontrak Microsoft dan uang muka pelanggan senilai $1,9 miliar. Dana ini diperkirakan mampu menutupi 95% dari pengeluaran modal terkait GPU, sehingga memperkuat transformasi teknologi perusahaan.
Sementara itu, Amazon (AMZ) melaporkan hasil laba per saham yang lebih rendah dari perkiraan, tetapi berhasil melampaui target pendapatan. Perhatian investor kini tertuju pada rencana pengeluaran modal Amazon sekitar $200 miliar pada tahun 2026 yang sebagian besar akan difokuskan pada teknologi kecerdasan buatan.
Harga saham Amazon turun tajam hingga 10% menyusul laporan keuangan tersebut. Sentimen pasar mencerminkan kekhawatiran investor terkait profitabilitas jangka pendek Amazon meski strategi investasi di AI dinilai menjanjikan untuk masa depan.
Di sisi lain, aset bitcoin kembali menguat dari sekitar $60.000 menjadi $66.000, mendorong reli saham-saham yang berhubungan dengan kripto. Saham Strategy (MSTR), pemegang bitcoin publik terbesar, naik 7% dalam perdagangan pra-pasar.
Saham Galaxy Digital (GLXY) dan MARA Holdings juga mengalami kenaikan serupa sebesar 7%, sementara Coinbase (COIN) melonjak 6%. Kenaikan ini menunjukkan korelasi kuat antara harga bitcoin dan saham perusahaan crypto, yang terus menjadi sorotan pasar.
Faktor Pendukung dan Tantangan
- Pendanaan GPU dan AI: Pembiayaan besar-besaran IREN dan Amazon untuk teknologi AI menunjukkan fokus industri teknologi pada inovasi dan kapasitas komputasi tinggi.
- Transisi Model Bisnis IREN: Peralihan dari bitcoin mining ke AI Cloud merupakan langkah strategis tetapi membawa dampak finansial jangka pendek yang terlihat dari penurunan pendapatan dan laba.
- Volatilitas Harga Bitcoin: Penguatan harga bitcoin mampu mengangkat sentimen positif di pasar saham kripto, namun risiko fluktuasi tinggi tetap membayangi.
Investor perlu memperhatikan dinamika kemampuan perusahaan teknologi dalam mengelola transisi bisnis dan portofolio investasi di era digital yang semakin mengoptimalkan kecerdasan buatan. Kinerja saham terkait bitcoin akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan harga aset digital yang tetap tidak stabil namun memiliki potensi apresiasi.
Pemantauan berkelanjutan terhadap laporan keuangan dan pengembangan teknologi dari perusahaan seperti IREN dan Amazon akan menjadi kunci untuk memahami tren pasar serta peluang investasi masa depan di sektor teknologi dan kripto.







