Perdebatan sengit terjadi antara penerbit indie Santa Ragione dan Epic Games Store (EGS) terkait penghapusan game mereka berjudul Horses dari platform tersebut. Santa Ragione menuding Epic Games Store telah "menghilangkan komunikasi" kepada mereka setelah klaim dari seorang eksekutif Epic bahwa pihaknya sangat mendukung studio tersebut. Kontroversi ini merupakan kelanjutan dari masalah yang sudah berlangsung lama terkait standar penyaringan konten dewasa pada platform distribusi digital game.
Penghapusan Game Horses dan Perbedaan Penilaian Rating
Menurut pernyataan dari Steve Allison, VP dan General Manager Epic Games Store, game Horses awalnya lolos proses self-publishing dimana pengembang mengisi formulir penilaian International Age Rating Coalition (IARC). Game ini mendapat rating M (Dewasa), yang sesuai untuk listing di Epic. Namun, belakangan tim trust and safety EGS melakukan evaluasi ulang dan menyatakan game ini melanggar kebijakan mereka karena berisi konten yang lebih ekstrem, sehingga menetapkan rating Adult Only (AO). Klasifikasi AO ini dianggap sebagai penanda "X-rated" yang membuat EGS harus menarik Horses sehari sebelum peluncurannya.
Allison menyebutkan, “Kami sangat menghargai studio tersebut dan bahkan mengeluarkan game mereka sebelumnya secara eksklusif singkat. Tapi tim trust and safety kami memiliki tugas untuk menjalankan kebijakan kami secara ketat.” Epic juga menegaskan mereka memiliki kebijakan untuk tidak membawa game ber-rating AO kecuali untuk produk yang mendapat rating AO hanya karena penggunaan teknologi blockchain atau NFT.
Kontroversi dan Tuduhan Santa Ragione
Santa Ragione merespon keras tudingan tersebut. Mereka menuduh Epic membuat pernyataan yang salah terkait isi konten game Horses dan menolak memberikan bukti atau alasan transparan terhadap penghapusan game tersebut. Pihak pengembang juga tidak menerima salinan sertifikat AO dari IARC untuk mengajukan banding, sebuah prosedur standar yang biasanya tersedia untuk pengembang game.
Selain itu, Santa Ragione memperlihatkan keberadaan konten panjang (longplays) game Horses di platform seperti YouTube dan Twitch yang biasanya memiliki kebijakan ketat terhadap konten eksplisit. Keberadaan konten ini menjadi bukti bahwa penilaian AO dari Epic dianggap berlebihan dan tidak konsisten jika dibandingkan dengan standar moderasi di platform lain. Mereka menegaskan, “Mereka tidak benar-benar ‘mencintai studio ini’, mereka telah menghilangkan kami begitu saja tanpa klarifikasi.”
Isi dan Konten Game Horses
Game ini menampilkan tema estetika dan narasi eksperimental yang cukup kontroversial. Berlatar di sebuah “peternakan” di pedesaan Italia, game menunjukkan manusia telanjang yang mengenakan topeng kuda dan didominasi oleh seorang pengawas sadis. Kendati terdapat unsur kekerasan seksual yang cukup keras pada bagian akhir cerita, visual tersebut selalu disensor menggunakan efek pikselasi.
Dalam konteks seni, game ini dibandingkan dengan karya kontroversial seperti film Salò, or the 120 Days of Sodom, yang mengeksplorasi gelapnya sisi manusia dan kekuasaan fasis. Penulis sekaligus kontributor PC Gamer, Maddi Chilton, dalam ulasannya menyatakan bahwa Horses berupaya membuka jalan baru bagi video game dalam menghadirkan tema-tema yang selama ini lebih banyak diangkat oleh film dan sastra. Meskipun kontroversial, Horses dianggap sebagai bagian dari wacana seni yang patut diperhitungkan.
Ketimpangan Aturan Platform Digital
Kasus Horses memunculkan sorotan terhadap inkonsistensi penegakan aturan pada platform distribusi game dewasa. Tahun ini, sejumlah platform sempat menerima tekanan dan sensor dari kelompok aktivis konservatif terkait konten dewasa, termasuk Steam dan itch.io yang sempat membatasi konten tertentu karena tekanan dari penyedia pembayaran seperti Visa dan Mastercard.
Kontroversi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana platform besar menetapkan standar moderasi mereka. Ada pula pertanyaan mengenai transparansi dan keadilan proses review serta komunikasi dengan pengembang, terutama bagi karya seni yang mengambil sudut pandang eksperimental atau provokatif.
Ringkasan Perbedaan Sikap Epic Games Store dan Santa Ragione
| Pihak | Sikap Terhadap Horses | Alasan Penghapusan | Komunikasi dengan Pengembang |
|---|---|---|---|
| Epic Games Store | Pernah mendukung, kini menarik secara tegas | Rating AO karena konten yang melanggar | Minim, tidak menyampaikan bukti rinci |
| Santa Ragione (Penerbit) | Sangat kritik, merasa diabaikan | Menolak penilaian AO yang mereka anggap keliru | Tidak mendapat akses untuk banding |
| Platform lain (YouTube, Twitch) | Izinkan konten game dipertunjukkan | Kebijakan moderasi lebih longgar | Konten tersedia luas tanpa sensor berat |
Kasus ini semakin memperkuat pentingnya dialog terbuka antara distribusi platform dengan pengembang konten, terutama dalam mengelola konten dewasa yang memiliki dimensi seni dan ekspresi yang kuat. Ketidakseimbangan standar bisa menimbulkan kerugian bagi kreator sekaligus membatasi ragam ekspresi dalam industri video game yang terus berkembang.
