JPMorgan Chase, bank terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, mengubah target harga saham Coinbase Global sebelum laporan keuangan perusahaan tersebut dirilis. Langkah ini dilakukan di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah dan perkembangan terbaru di industri aset digital.
Analis JPMorgan, Kenneth Worthington, memangkas target harga saham Coinbase sebesar 27% dari $399 menjadi $290. Meski demikian, dia tetap memberikan rating “Overweight” untuk saham ini karena potensi penguatan hingga hampir 75% dari harga saat ini di level $166,44. Penurunan target ini didasarkan pada kondisi pasar kripto yang kurang kondusif, terutama merosotnya volume trading dan kapitalisasi pasar aset digital.
Profil dan Strategi Coinbase
Coinbase didirikan pada 2012 oleh Brian Armstrong dan Fred Ehrsam, dan kini menjadi bursa kripto terbesar di Amerika Serikat. Perusahaan ini tercatat di bursa saham sejak 2021 dan berhasil masuk dalam indeks S&P 500 pada Mei 2025. Tahun lalu, Coinbase juga mengakuisisi Deribit, bursa perdagangan derivatif kripto terbesar di dunia, yang diharapkan akan memperkuat aliran pendapatan perusahaan.
Dalam upayanya menjadi platform "Everything Exchange," Coinbase berupaya menyediakan berbagai produk mulai dari saham tradisional, cryptocurrency, aset tokenized, hingga pasar prediksi dalam satu ekosistem. Strategi ini diharapkan dapat menarik beragam jenis investor ke dalam satu platform terpadu.
Kinerja Keuangan dan Prospek Kuartal Mendatang
Pada laporan keuangan kuartal ketiga 2025, Coinbase mencatat laba per saham (EPS) sebesar $1,5, melampaui estimasi pasar sebanyak 45%. Meski demikian, untuk kuartal keempat dan laporan tahunan yang dijadwalkan rilis setelah pasar tutup pada 12 Februari, analis JPMorgan memperkirakan EPS akan mengalami penurunan signifikan secara tahunan.
Menurut Worthington, penurunan ini terutama disebabkan oleh harga kripto yang melemah, hasil staking yang turun, serta melambatnya pertumbuhan dan cadangan USDC, sebuah stablecoin yang signifikan bagi Coinbase. Pendapatan dari segmen "Subskripsi, Layanan dan Operasi" diprediksi berada di bawah panduan awal, yakni sekitar $670 juta dibandingkan estimasi $710-$790 juta.
Faktor Pasar dan Implikasi Terhadap Saham
Penurunan volume perdagangan dan nilai pasar kripto yang kian menurun menekan performa Coinbase. Meskipun demikian, diharapkan kinerja Deribit sedikit membantu menahan penurunan pendapatan saham induk. Dengan harga saham yang saat ini jauh di bawah titik puncaknya di $444,65 pada Juli 2025, prospek pemulihan tetap ada meskipun risiko pasar belum sepenuhnya hilang.
Sikap Coinbase juga mengalami pergolakan dalam hal regulasi pasar kripto. Perusahaan awalnya mendukung RUU struktur pasar kripto tetapi kemudian menarik dukungan karena pembatasan imbalan stablecoin di draf revisi Senat. Pembicaraan mengenai regulasi ini masih berlangsung, yang turut memengaruhi sentimen investor dan prospek bisnis.
Secara keseluruhan, penyesuaian target harga oleh JPMorgan mencerminkan kenyataan pasar kripto saat ini yang belum stabil. Investor perlu mencermati faktor fundamental operasional Coinbase serta perkembangan regulasi yang dapat berdampak signifikan terhadap nilai saham perusahaan ke depan.
