Snapdragon X2 Elite Ungguli Apple M5 di Benchmark Kunci: Performa Multi-core dan Rendering Lebih Cepat

Qualcomm kembali menunjukkan taringnya di dunia prosesor dengan meluncurkan Snapdragon X2 Elite, yang disebut-sebut lebih unggul dalam beberapa benchmark penting dibandingkan Apple M5. Snapdragon X2 Elite merupakan generasi penerus dari SoC Snapdragon X yang memulai tren baru di segmen PC bertenaga ARM. Meski belum resmi meluncur untuk pasar umum, berbagai pengujian awal memperlihatkan performa menjanjikan dari chip ini.

Benchmark Cinebench 2024 memberikan gambaran jelas terkait kemampuan Snapdragon X2 Elite. Pada pengujian multi-core, X2 Elite mencatat skor 1.432 pada daya 31W, jauh melampaui Apple M5 yang menggunakan daya lebih rendah, yakni 26W dengan skor 1.153. Performa ini juga lebih tinggi dibanding Intel Core Ultra X9 388H dengan skor 972 dan AMD Ryzen AI 9 HX 370 yang hanya meraih 925. Temuan ini menandai langkah besar Qualcomm dalam menghadirkan prosesor ARM untuk PC yang kompetitif dengan jajaran prosesor kelas atas dari Apple, Intel dan AMD.

Performa Single-Core dan Pengujian Aplikasi

Dalam pengujian single-core Cinebench, Apple M5 masih unggul dengan skor 200, mengalahkan skor X2 Elite yang 146. Namun, Snapdragon X2 Elite tetap mampu mengungguli jajaran prosesor terbaru dari Intel dan AMD dalam mode single-core. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Apple masih punya kelebihan pada proses single-core, Snapdragon X2 Elite memiliki kekuatan luar biasa dalam performa multi-core yang kian penting untuk aplikasi multitasking dan rendering berat.

Selain itu, pengujian Blender 5.01 juga menunjukkan keunggulan signifikan Snapdragon X2 Elite. Waktu rendering frame yang dibutuhkan X2 Elite hanya 3 menit 31 detik, sementara Apple M5 butuh waktu 5 menit 33 detik. Penguji juga membandingkan dengan Intel dan AMD, dan X2 Elite masih jauh lebih cepat. Handbrake sebagai aplikasi transcoding video juga memperlihatkan hasil serupa. Snapdragon X2 Elite menyelesaikan tugas dalam 3 menit 29 detik, sedangkan Apple M5 membutuhkan 5 menit 14 detik. Ini memperkuat posisi Qualcomm sebagai alternatif kuat untuk beban kerja profesional dan kreatif.

Qualcomm Snapdragon X2 Elite dan Tantangan Ekosistem

Chip yang diuji ini merupakan model X2E-88, satu tingkat di bawah versi tertinggi yang bernama X2E-96-100 atau Elite Extreme. Meskipun demikian, hasil benchmark sudah sangat menjanjikan. Qualcomm perlu memastikan driver, firmware, serta optimasi sistem operasi Windows agar perangkat bertenaga Snapdragon ini bisa mengeluarkan performa maksimal. Microsoft sendiri telah menyiapkan Windows 11 versi 26H1, yang secara eksklusif mendukung hardware Snapdragon X2 dan kemungkinan juga chip NVIDIA N1. Dukungan ekosistem ini penting karena 90% aplikasi yang digunakan sekarang sudah tersedia dalam versi yang dikompilasi secara native untuk ARM. Namun, masih ada tantangan khususnya dalam mendukung gaming, terutama sistem anti-cheat, dan tugas berat berbasis GPU.

Ringkasan Perbandingan Benchmark Snapdragon X2 Elite vs Apple M5

PengujianSnapdragon X2 EliteApple M5
Cinebench Multi-Core1.4321.153
Cinebench Single-Core146200
Blender 5.013:31 menit5:33 menit
Handbrake (Video)3:29 menit5:14 menit

Melihat hasil ini, Snapdragon X2 Elite menonjol dalam tugas multi-core dan aplikasi produktivitas berat, menandingi atau bahkan mengungguli Apple M5 dalam beberapa aspek utama. Namun, keunggulan single-core yang dimiliki M5 tetap relevan untuk beberapa kasus penggunaan tertentu.

Langkah selanjutnya bagi Qualcomm dan Microsoft adalah memperkuat dukungan sistem dan ekosistem agar pengguna dapat menikmati potensi penuh perangkat ARM ini. Apabila hal tersebut tercapai, laptop Windows dengan Snapdragon X2 Elite berpeluang menjadi alternatif sepadan atau bahkan lebih unggul dibanding perangkat berbasis Apple M5 dalam segmen performa tinggi. Seiring waktu, pembaruan software dan driver akan menjadi faktor penentu kesuksesan platform ini di pasar.

Terkait