Pasar kripto kembali mengalami tekanan setelah reli singkat pada Jumat lalu. Bitcoin sempat naik hampir 20% mendekati level $72,000, namun kenaikan tersebut kini mereda signifikan.
Harga bitcoin turun tajam ke bawah $66,000, turun sekitar 4% selama 24 jam terakhir. Aset kripto lain seperti Ether dan Solana juga melemah lebih dari 5%, sementara XRP turun 3,5%.
Kondisi Pasar Saham dan Logam Mulia
Saham AS menunjukkan pergerakan stagnan setelah peningkatan awal sesi perdagangan. Di sisi lain, harga emas dan perak menguat masing-masing sebesar 0,8% dan 3,2%.
Laporan lapangan kerja AS menunjukkan pertumbuhan 130.000 pekerjaan baru, jauh melampaui perkiraan ekonom. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,3%, mengindikasikan kondisi pasar tenaga kerja semakin ketat.
Dampak Terhadap Ekspektasi Suku Bunga Federal Reserve
Data tenaga kerja yang kuat ini membuat pasar menurunkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Peluang penurunan suku bunga pada Maret turun menjadi 6%, dan hanya 23% untuk April, menurut CME FedWatch. Sebelumnya, peluang Maret adalah 21% dan April 52%.
Meskipun pemangkasan suku bunga biasanya dianggap dapat mendorong pasar kripto, faktanya aksi jual malah dimulai sejak 2025 meskipun Fed telah memangkas suku bunga tiga kali berturut-turut.
Kepentingan Investor Terhadap Kripto Menurun
Sementara banyak aset global berada dalam tren bullish, minat investor pada aset kripto terus menurun. Data dari Coinglass menunjukkan bahwa open interest pada kontrak berjangka bitcoin turun 51% dari puncak Oktober 2025. Hal ini menandakan penurunan kepercayaan dan penggunaan leverage oleh para trader.
Seorang analis menyebut fenomena ini sebagai "exit-crypto movement" karena banyak investor yang mulai meninggalkan kripto setelah kelelahan. Di Korea Selatan, misalnya, investor berbondong-bondong meninggalkan pasar kripto dan beralih ke pasar saham Kospi yang mencatat rekor tertinggi.
Volume perdagangan Kospi meningkat 221% secara tahunan, sementara aktivitas di bursa kripto turun sekitar 65%. Analis tersebut menegaskan bahwa retail investor sedang mengalami kelelahan dan lebih memilih pasar saham sebagai alternatif investasi.
Performa Saham Perusahaan Kripto Melemah
Seluruh saham terkait kripto juga menunjukkan performa negatif. Robinhood turun 12,5% setelah melaporkan penurunan pendapatan dari perdagangan kripto pada kuartal keempat. Penurunan Robinhood berdampak pada Coinbase yang turun 7% menjelang laporan laba kuartalannya.
Perusahaan treasury bitcoin seperti Strategy (MSTR) turun 4,5%, sementara Bitmine Immersion (BMNR) turun 3,8%. Perusahaan lain seperti Circle Financial (CRCL), Galaxy Digital (GLXY), dan Bullish (BLSH) masing-masing turun lebih dari 3%.
Penurunan harga bitcoin bersama dengan melemahnya minat investor dan tekanan di saham perusahaan kripto menandakan tantangan besar bagi pasar aset digital. Kondisi ini memperjelas bahwa momentum bullish yang muncul baru-baru ini masih rentan dan belum mampu membalikkan tren negatif jangka menengah.
