
Perkembangan kecerdasan buatan terdesentralisasi sedang mengalami fase penurunan setelah periode hype yang tinggi. Menurut para investor modal ventura di bidang kripto, masa kini adalah waktu untuk menilai kekuatan nyata dan mengalihkan fokus pada aplikasi yang lebih bermanfaat dan spesifik.
Anand Iyer dari Canonical Crypto dan Kelvin Koh dari Spartan Group menyebutkan bahwa terdapat pergeseran modal dan talenta ke solusi yang lebih terarah pada utility-driven selama acara Consensus di Hong Kong. Mereka menilai bahwa pasar AI desentralisasi saat ini memasuki "trough" atau masa jeda yang menuntut evaluasi lebih mendalam.
Kritik terhadap Fokus Pasar dan Investasi
Kedua investor menyoroti investasi berlebihan pada pasar GPU dan upaya membangun alternatif desentralisasi yang menyaingi model AI besar seperti OpenAI atau Anthropic. Koh menjelaskan bahwa kebutuhan modal untuk membangun model tersebut sangat besar dan tidak sebanding dengan yang tersedia di ranah kripto.
Sebagai gantinya, mereka melihat peluang pada solusi end-to-end yang dirancang khusus untuk permasalahan tertentu. Pendekatan ini meliputi pembangunan mulai dari model, komputasi, hingga lapisan data yang terintegrasi secara menyeluruh.
Strategi Baru dalam Pengembangan AI Desentralisasi
Iyer menegaskan startup kini lebih memilih membangun sistem internal secara cepat menggunakan AI, tanpa bergantung pada alat SaaS yang mahal. "Spekulasi tidak akan lagi mendorong produk," ujarnya, menekankan pentingnya orientasi pada pengguna secara langsung.
Koh juga menekankan bahwa daya saing akan dibangun dari data yang dimiliki secara eksklusif, keunggulan regulasi, dan strategi go-to-market. Faktor-faktor tersebut menjadi "competitive moats" baru bagi perusahaan AI desentralisasi.
Tips bagi Pendiri Startup AI
Untuk para pendiri startup yang berencana menggalang modal, Koh memberikan saran tegas bahwa pendekatan lama, seperti hanya membuat aplikasi pembungkus ChatGPT, sudah tidak cukup untuk menarik investor. Pendekatan yang lebih inovatif dan fokus pada nilai nyata menjadi keharusan.
- Hindari mengembangkan solusi yang terlalu umum.
- Bangun teknologi berdasarkan kebutuhan spesifik pengguna.
- Prioritaskan pembuatan nilai melalui data dan regulasi.
- Siapkan strategi pemasaran yang jelas dan efektif.
- Gunakan AI untuk mempercepat pembangunan sistem internal.
Fase penurunan ini tidak berarti kemunduran, melainkan kesempatan untuk menyaring teknologi dan aplikasi yang benar-benar memiliki potensi nyata. Investor dan pengembang harus fokus pada utilitas dan keunggulan kompetitif yang tahan lama agar dapat bertahan dan berkembang di pasar yang sangat dinamis ini.





