OpenAI baru saja memperbarui fitur Deep Research di ChatGPT, yang memberikan pengguna kemampuan untuk menarik informasi dari sumber yang spesifik. Dengan fitur ini, pengguna dapat menginstruksikan AI agar hanya mengambil data dari situs tertentu, sehingga meningkatkan akurasi laporan yang dihasilkan. Pembaruan ini dipresentasikan melalui video resmi yang memperlihatkan bagaimana pengguna memilih situs seperti bea.gov dan census.gov sebagai sumber informasi utama.
Deep Research kini menyajikan laporan yang bersifat komprehensif dan dapat ditampilkan dalam mode layar penuh. OpenAI juga menambahkan beberapa aplikasi terhubung ke dalam menu samping yang telah diperbarui, memberikan pengguna lebih banyak opsi dalam melakukan riset. Fitur ini sudah tersedia bagi pengguna Pro dan Plus, sementara pengguna Free dan Go akan memperoleh akses dalam beberapa hari ke depan.
Penguatan Kontrol Sumber Data
Salah satu pembaruan penting pada Deep Research memungkinkan pengguna mengontrol dari mana AI mengambil sumber data secara lebih spesifik. Hal ini menjadi terobosan penting mengingat salah satu tantangan utama AI adalah memastikan informasi yang diberikan benar-benar valid dan kredibel. Dengan kemampuan memilih situs terpercaya, risiko penyebaran data yang salah dapat ditekan.
Pengguna juga dapat menambahkan instruksi lanjutan saat AI sedang mengerjakan permintaan riset, sehingga laporan yang dihasilkan semakin mendalam dan sesuai kebutuhan. Menurut Release Notes OpenAI, fitur ini menyerupai seorang analis manusia yang menggali berbagai sumber online secara mendetail.
Peningkatan Kualitas dan Respon GPT-5.2
Selain pembaruan Deep Research, OpenAI juga meluncurkan versi peningkatan GPT-5.2 yang diklaim memberikan perbaikan pada gaya dan kualitas respon. Versi ini digunakan oleh ChatGPT Go, paket langganan terbaru dengan harga termurah di $8. Dengan paket ini, pengguna mendapatkan akses lebih banyak pesan, fitur unggah file, dan waktu respon lebih cepat dibandingkan versi gratis.
GPT-5.2 memberikan keunggulan dalam kecepatan dan kelincahan menangani permintaan jauh lebih kompleks. Fitur Deep Research menjadi sangat cocok dipadukan dengan kemampuan GPT-5.2 dalam menghasilkan laporan yang rinci serta tepat sasaran, mendukung para peneliti dan profesional yang membutuhkan data berkualitas tanpa perlu mencari secara manual.
Persaingan Fitur ‘Deep Research’ di Dunia AI
Pembaruan ini menunjukkan persaingan yang ketat antara OpenAI dan perusahaan teknologi seperti Google dalam pengembangan fitur riset berbasis AI. Google dengan AI Mode dan Gemini memperkenalkan kemampuan serupa dalam mengolah data mendalam dan analisis. Sementara itu, OpenAI memperkuat posisinya lewat peningkatan kontrol sumber dan opsi kustomisasi riset.
Berbagai fitur ini dirancang untuk memudahkan pengguna menembus teks berat dan dokumen besar sambil tetap menjaga akurasi dan kredibilitas informasi. Namun, para ahli mengingatkan bahwa intervensi manusia tetap dibutuhkan untuk memverifikasi hasil riset. Faktor ini penting agar teknologi AI tidak menyebarkan kesalahan informasi, terutama dalam konten yang memerlukan validasi tinggi.
Fitur dan Manfaat Fitur Deep Research dalam ChatGPT
- Pilihan sumber yang spesifik agar data yang diambil relevan dan terpercaya.
- Laporan komprehensif hasil riset yang mudah diakses dan dapat diperbesar tampilan.
- Penambahan instruksi lanjutan di tengah proses kerja AI untuk pengembangan riset.
- Integrasi dengan aplikasi terhubung guna memperluas cakupan sumber.
- Peningkatan kemampuan GPT-5.2 untuk respon cepat dan berkualitas di paket Go.
Dengan pembaruan ini, ChatGPT semakin mendekati fungsi asisten riset profesional yang mampu memproses data dari sumber terpercaya secara spesifik. Fitur ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang membutuhkan informasi akurat dan terfokus untuk keperluan akademik, bisnis, hingga penelitian lanjutan.
OpenAI terus membuktikan komitmennya dalam mengembangkan teknologi AI yang tidak hanya pintar, tetapi juga lebih transparan dalam penggunaan data. Kemampuan mengarahkan AI menarik dari mana saja sumbernya menjadi langkah maju dalam meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap konten yang dihasilkan. Pengguna kini dapat merasakan manfaat dari teknologi AI yang lebih tangguh sekaligus tetap memprioritaskan keakuratan, sebuah kebutuhan utama di era digital saat ini.
