Bitcoin Masih Jauh dari Titik Terendah Bear Market $55.000, Analisis CryptoQuant dan Standar Chartered

Bitcoin saat ini masih mengalami tekanan penurunan yang signifikan. Meski demikian, para analis memperingatkan bahwa harga aset kripto ini belum mencapai titik terendah fundamentalnya dalam siklus pasar bearish yang sedang berlangsung.

Menurut laporan mingguan dari CryptoQuant, dibutuhkan kesabaran karena pembentukan titik terendah pasar bearish biasanya memakan waktu cukup lama. CryptoQuant menyatakan bahwa titik bottom sejati Bitcoin berada di kisaran harga $55.000, yang merupakan harga nyata (realized price) di mana sebagian besar investor membeli aset tersebut secara rata-rata.

Harga Nyata dan Peranannya dalam Pasar Bearish

Harga nyata (realized price) adalah metrik yang mencatat rata-rata harga beli investor dalam kripto tersebut. Data menunjukkan harga ini sebelumnya menjadi level support penting saat pasar bearish pernah terjadi. CryptoQuant menjelaskan bahwa ketika harga mendekati level ini, biasanya harga akan berfluktuasi di sekitar sana selama 4-6 bulan sebelum ada pergerakan signifikan.

Selain itu, CryptoQuant juga mengungkapkan bahwa indikator siklus pasar bull-bear mereka saat ini masih berada di fase bearish, bukan pada fase "extreme bear" yang umumnya menandai awal pembalikan pasar. Ini berarti pasar masih berpotensi melemah sebelum mencapai dasar yang stabil.

Prediksi dan Proyeksi Penurunan Harga Bitcoin

Analisis CryptoQuant sejalan dengan pandangan dari institusi lain. Galaxy Digital mengemukakan bahwa Bitcoin belum memiliki katalis jangka pendek yang kuat dan menghadapi kelemahan struktural. Mereka memperkirakan harga Bitcoin akan menguji moving average 200-minggu di sekitar $58.000, yang merupakan level kunci dalam analisa teknikal.

Sementara itu, Standard Chartered memperbarui prediksinya dengan menyatakan kemungkinan penurunan harga Bitcoin sampai ke level $50.000 sebelum akhirnya kembali naik menuju kisaran $100.000. Prediksi ini didukung pula oleh pasar prediksi Myriad, yang menyatakan kemungkinan Bitcoin turun ke sekitar $55.000 sebelum mengalami kenaikan sampai 54% ke level $84.000.

Pergerakan Harga Terkini dan Dampaknya

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin memang mengalami kenaikan tipis sekitar 1,6%, dengan harga terakhir berada di kisaran $69.724. Namun, secara bulanan, harga ini sudah terdepresiasi sekitar 27%, bahkan turun hampir 45% dari puncak tertinggi yang tercatat pada Oktober lalu sebesar $126.080.

Faktor-Faktor yang Membentuk Tren Masa Depan

Beberapa faktor yang berpengaruh pada harga Bitcoin antara lain kondisi pasar global, siklus regulasi, hingga sentimen investor. Kondisi pasar teknikal juga memperlihatkan bahwa Bitcoin masih berada di tekanan jual yang cukup berat, menandakan perlunya kehati-hatian dalam mengambil keputusan investasi.

Berikut ini rangkuman singkat kondisi yang sedang dihadapi Bitcoin:

  1. Harga nyata di $55.000 dianggap sebagai support penting untuk bottom market.
  2. Indikator siklus pasar menandakan pasar masih dalam fase bearish.
  3. Prediksi penurunan lanjutan hingga $50.000 – $58.000 sebelum rebound.
  4. Kenaikan harga dalam waktu dekat terhambat oleh kurangnya katalis kuat.
  5. Harga Bitcoin sudah mengalami penurunan besar dari rekor tertinggi terakhir.

Dengan kondisi seperti ini, pelaku pasar diimbau untuk bersabar dan menyiapkan strategi yang matang. Pasar kripto sangat dinamis dan volatil, sehingga analisis teknikal dan fundamental harus terus diperbarui untuk menghadapi perubahan berikutnya.

Pemantauan terhadap level-level support dan resistensi serta berita pasar terbaru sangat penting agar keputusan investasi menjadi lebih akurat dan minim risiko. Bitcoin memang telah mengalami tekanan tajam, namun dasar pasar yang solid masih menjadi kunci untuk pembalikan tren dalam jangka panjang.

Exit mobile version