Tendang Tokopedia & Lazada! Shopee Tak Terbendung Kuasai E-commerce RI dengan Transaksi Miliaran Dolar, Tak Ada Lawan di Era Video Commerce dan AI Shopping Online!

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia terus mengalami lompatan signifikan, terutama di sektor ecommerce. Data terbaru menunjukkan bahwa Shopee berhasil menggeser posisi Tokopedia dan Lazada sebagai aplikasi belanja online paling populer di tanah air.

Sepanjang tahun lalu, transaksi ecommerce di Indonesia mencapai angka fantastis sebesar US$185 miliar atau sekitar Rp 3.093 triliun. Dari jumlah tersebut, penjualan produk grocery menyumbang US$24 miliar atau Rp 401 triliun, sementara kategori non-grocery mendominasi dengan transaksi sebesar US$161 miliar atau Rp 2.692 triliun. Angka ini naik cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai US$156 miliar.

Shopee Memimpin dengan Video Commerce

Pertumbuhan pesat Shopee tak lepas dari inovasi yang terus diboyongnya, khususnya fitur video commerce. Laporan e-Conomy SEA 2025 yang dirilis Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat bahwa volume transaksi video commerce di Indonesia melonjak sebesar 90% secara tahunan. Transaksi ini mencapai 2,6 miliar, menandakan tingginya minat konsumen untuk berbelanja lewat konten video interaktif.

Kategori produk yang paling banyak diminati dalam video commerce ialah fashion dan aksesori sebesar 28%, diikuti oleh perawatan diri dan kecantikan yang mengambil porsi 20%. Jumlah penjual dan toko yang menggunakan layanan ini naik signifikan, mencapai 800 ribu, atau melonjak 75% dari tahun sebelumnya. Nilai pesanan rata-rata pada platform video commerce di Indonesia berada di kisaran US$4,5-US$6, sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata Asia Tenggara yang mencapai US$6-US$7.

Keunggulan Shopee dalam menerapkan video commerce juga didukung oleh data download aplikasi retail di Indonesia yang menembus 181 juta kali sepanjang tahun lalu. Warga Indonesia menghabiskan lebih dari 8,6 miliar jam untuk mengakses aplikasi-aplikasi tersebut, dan Shopee paling menonjol dalam kategori marketplace.

Posisi Tokopedia dan Lazada Tertinggal

Meskipun Tokopedia dan Lazada sebelumnya mendominasi pasar ecommerce, tren baru menunjukkan bahwa kedua nama tersebut mulai kehilangan pangsa pasar mereka. Tokopedia yang dahulu menjadi pionir marketplace lokal kini tertinggal akibat kurang agresif mengadopsi teknologi video commerce dan fitur inovatif lain yang kini menjadi magnet utama bagi pembeli muda.

Lazada, yang juga sempat menjadi pemain utama, menghadapi tantangan serupa. Pengguna Lazada mulai berpindah ke platform yang menawarkan pengalaman belanja lebih interaktif dan personal melalui video dan live streaming. Hal ini memperkuat Shopee sebagai raja toko online di Indonesia saat ini.

Perkiraan Pertumbuhan Pasar Ecommerce ke Depan

Menurut laporan, pendapatan ecommerce secara keseluruhan diprediksi akan mencapai US$359 miliar dalam beberapa tahun mendatang. Kategori non-grocery diperkirakan melonjak hampir dua kali lipat, mencapai US$300 miliar. Sementara itu, produk grocery juga mengalami kenaikan signifikan hingga US$59 miliar.

Pertumbuhan ini didorong oleh inovasi teknologi seperti AI dan video commerce yang semakin diminati oleh konsumen milenial dan Gen Z. Teknologi ini juga memungkinkan pelaku bisnis untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih atraktif serta personalisasi produk.

Faktor-Faktor Kunci Kesuksesan Shopee

  1. Fitur Video Commerce: Menarik konsumen dengan konten interaktif yang menggabungkan hiburan dan belanja.
  2. Inovasi Teknologi: Penggunaan AI untuk meningkatkan personalisasi dan rekomendasi produk.
  3. Pemasaran Aktif: Kampanye yang gencar serta promosi yang agresif.
  4. Jaringan Penjual Luas: Menjadi platform dengan jumlah penjual terbesar, termasuk UKM.
  5. Pengalaman Pengguna: Antarmuka aplikasi yang mudah digunakan dan cepat.

Data ini memperlihatkan bahwa Shopee berhasil membangun ekosistem yang kuat dan berorientasi pada pengalaman konsumen yang menyenangkan. Keunggulan ini menjadi faktor utama yang menjadikannya sebagai pemimpin pasar ecommerce di Indonesia, sekaligus mendahului Tokopedia dan Lazada.

Dengan memanfaatkan tren video commerce dan teknologi AI, Shopee kemungkinan akan terus mengukuhkan posisinya sebagai raja toko online di Indonesia di tahun-tahun mendatang. Perusahaan lain perlu beradaptasi cepat untuk tetap relevan dalam persaingan yang semakin ketat di pasar digital ini.

Baca selengkapnya di: www.cnbcindonesia.com

Terkait