3 Altcoin Ini Hadapi Risiko Likuidasi Besar Pekan Ketiga Februari, XRP, DOGE, dan TAO Terancam Runtuh Jika Tekanan Jual Meningkat Tajam!

Memasuki pekan ketiga bulan ini, pasar kripto menunjukkan pemulihan pada beberapa altcoin. Namun, sentimen negatif yang masih dominan berpotensi memicu likuidasi besar-besaran pada posisi trader yang terlalu optimis.

Altcoin XRP, DOGE, dan TAO tengah menjadi sorotan karena perkembangan signifikan sekaligus risiko likuidasi yang meningkat. Masing-masing altcoin memiliki tingkat likuidasi yang bisa berdampak pada harga dan posisi trader di pasar.

Risiko Likuidasi pada XRP

Peta likuidasi XRP menunjukkan bahwa volume likuidasi posisi Long sedikit lebih besar dibandingkan Short. Bila harga XRP turun ke level $1,30, potensi likuidasi posisi Long dapat melampaui $200 juta. Sebaliknya, jika naik hingga melewati $1,63, likuidasi posisi Short bisa mencapai $150 juta.

Pada akhir pekan, harga XRP sempat naik ke $1,66, namun langsung turun kembali di bawah $1,50 pada hari berikutnya. Data dari indikator Spot Cumulative Volume Delta mengindikasikan tekanan jual kuat di bursa Upbit. Dalam rentang sekitar 15 jam, sekitar 50 juta XRP terjual bersih, yang memperkuat potensi risiko likuidasi.

Tekanan jual yang berasal dari investor Asia, terutama Korea Selatan, berpotensi berimbas pada posisi Long. Hal ini didukung oleh fakta bahwa volume perdagangan XRP di Upbit dan Bithumb sangat signifikan. Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, likuiditas pasar sering menurun, memperbesar risiko likuidasi.

Likuidasi Long dan Short DOGE

Dalam komunitas kripto, diskusi bullish terhadap DOGE mendorong para trader mengalokasikan modal pada posisi Long. Namun, data dari Nansen menunjukkan adanya lonjakan saldo DOGE di bursa mulai 12 Februari. Kenaikan saldo ini terkait rumor peluncuran X Money yang memicu pemulihan harga DOGE.

Jika harga DOGE turun ke $0,091, likuidasi posisi Long bisa mendekati $90 juta. Sementara jika DOGE naik ke $0,114, likuidasi posisi Short bisa mencapai $53 juta. Meningkatnya saldo DOGE di bursa menandakan banyak investor mengambil kesempatan untuk keluar posisi, sehingga risiko koreksi harga cukup besar.

TAO dan Potensi Likuidasi di Upbit

Pada 16 Februari, TAO resmi terdaftar di bursa Upbit Korea Selatan. Listing ini berpotensi memberikan momentumnya untuk pemulihan harga. Jika TAO naik di atas $283, likuidasi posisi Short diperkirakan melebihi $13 juta. Namun, jika harga turun ke $160, likuidasi posisi Long bisa mencapai $11,5 juta.

Diskusi intensif terkait teknologi AI dalam komunitas kripto turut memengaruhi sentimen terhadap TAO. Analis Michaël van de Poppe memprediksi TAO akan mengalami pemulihan kuat setelah mencapai zona support jangka panjang.

Pentingnya Waspada bagi Trader Altcoin

Ketiga altcoin ini menunjukkan potensi likuidasi yang signifikan pada pekan ini. Trader diimbau tetap mengontrol risiko dan memantau pergerakan harga secara ketat. Perkembangan teknikal dan sentimen pasar, terutama dari investor Asia, menjadi faktor kunci dalam mengantisipasi likuidasi.

Pergerakan harga yang volatil dan tekanan jual secara tiba-tiba dapat memicu cascade liquidation, memperburuk volatilitas pasar altcoin. Oleh karena itu, kewaspadaan pada level harga kritis dan volume perdagangan sangat penting agar dapat mengantisipasi dinamika pasar secara efektif.

Terkait