Billionaire investor Jeremy Grantham menegaskan bahwa Bitcoin dan kripto belum menjadi aset yang layak dimasukkan ke portofolionya. Dalam penampilannya di CNBC’s “Squawk Box,” co-founder GMO itu menyebut kripto sebagai “useless, speculative mechanism” dan memprediksi aset ini akan memudar perlahan, “not with a bang, but with a whimper.”
Pernyataan itu muncul saat perdebatan soal peran Bitcoin sebagai penyimpan nilai kembali menguat. Grantham menyoroti volatilitas tajam Bitcoin dan membandingkannya dengan emas, yang justru mencatat kenaikan besar ketika kondisi ekonomi disebut tetap kuat.
Keraguan pada fungsi Bitcoin
Grantham menilai Bitcoin tidak bisa diandalkan sebagai tempat menyimpan nilai. Ia menekankan bahwa orang tidak memakainya untuk transaksi serius, apalagi untuk belanja harian seperti membeli makan malam atau membayar di supermarket.
Ia juga mengaitkan aset digital itu dengan aktivitas ilegal. Menurut Grantham, Bitcoin justru memberi peluang bagi pelaku kejahatan untuk memindahkan uang tanpa meninggalkan jejak, sesuatu yang ia sebut “brilliant at that.”
Sorotan pada volatilitas dan perbandingan dengan emas
Dalam komentarnya, Grantham mengacu pada penurunan Bitcoin yang mencapai 52% dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126,080 yang tercatat pada Oktober lalu. Pada saat yang sama, emas justru mencatat kenaikan besar dalam periode yang sama.
Emas sempat menembus rekor baru di atas $5,500 per ounce pada awal tahun ini. Namun, harga logam mulia itu kemudian turun lebih dari 25% dan terakhir diperdagangkan di $4,096.
Masih ada ruang untuk blockchain
Meski keras terhadap Bitcoin dan kripto, Grantham tetap memberi catatan berbeda untuk teknologi dasarnya. Ia mengakui blockchain rails berpotensi memainkan peran transformatif di masa depan.
Namun, ia menegaskan bahwa komentarnya ditujukan pada Bitcoin dan mata uang kripto, bukan pada kemungkinan pemanfaatan teknologi blockchain di sektor lain. Sikap itu menempatkannya di kubu investor yang melihat nilai teknologi, tetapi menolak aset kriptonya.
Sentimen yang juga muncul dari investor lain
Kritik terhadap Bitcoin sebagai penyimpan nilai juga datang dari Mark Cuban pada bulan lalu. Ia menyebut Bitcoin bukan lindung nilai yang ia harapkan, dengan alasan kinerjanya belakangan tertinggal dibandingkan emas.
Cuban juga mengatakan bahwa ia telah menjual sebagian besar BTC miliknya. Di tengah tekanan itu, Bitcoin tercatat turun 17% dalam sebulan terakhir perdagangan dan terakhir berada di $60,529.







