Elon Musk’s platform, X, tengah mempersiapkan fitur bernama “Smart Cashtags” yang dirancang untuk mempermudah pengguna membedakan aset digital yang mereka bahas. Meski begitu, Kepala Produk X, Nikita Bier, menegaskan bahwa fitur ini belum memungkinkan pengguna melakukan transaksi trading crypto di dalam aplikasi.
Smart Cashtags akan memudahkan pemilik akun untuk mengidentifikasi ticker aset digital secara lebih spesifik, termasuk mengarahkannya ke kontrak pintar tertentu. Namun, X tidak akan menangani eksekusi perdagangan atau berfungsi sebagai broker, melainkan hanya menyediakan alat dan tautan data finansial yang relevan.
Fitur ini juga akan mendukung saham konvensional, tapi dampaknya diperkirakan lebih terasa di komunitas Crypto Twitter. Di sana, simbol ticker sering tumpang tindih tergantung dari jaringan penerbitannya. Dengan Smart Cashtags, pengguna bisa menghindari kebingungan dengan menandai aset secara lebih akurat.
Bier mengumumkan bahwa Smart Cashtags akan mulai diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan dan memungkinkan transaksi saham serta cryptocurrency langsung dari timeline X. Sebelumnya, fitur ini digambarkan akan mempunyai halaman dalam aplikasi yang memuat harga, grafik, pergerakan harga, serta posting terkait dalam satu tampilan.
Di samping itu, Elon Musk juga mengisyaratkan rencana besar untuk layanan pembayaran X Money yang sedang dalam tahap beta internal dan akan segera diuji secara terbatas pada pengguna eksternal. Musk menyebut X Money akan menjadi pusat utama semua transaksi keuangan yang bisa mengubah cara orang berinteraksi dengan uang.
Perusahaan yang berada di bawah ekosistem X sudah membentuk anak usaha bernama X Payments dan telah memperoleh lisensi pengirim uang di lebih dari 40 negara bagian Amerika Serikat. Meski demikian, ada sejumlah perdebatan regulasi, khususnya dari legislator New York, yang memperingatkan risiko terkait pengawasan dan pengelolaan perusahaan.
Sebelumnya, mantan CEO X, Linda Yaccarino, menjelaskan kalau X Money bakal hadir tahun ini dengan kolaborasi bersama Visa untuk memudahkan pembayaran peer-to-peer menggunakan kartu debit, meski ia mengundurkan diri beberapa bulan lalu tanpa memberikan kepastian perubahan rencana.
Dengan demikian, fokus X saat ini lebih ke penyediaan data dan alat bantu terkait aset keuangan di dalam platform sosial medianya daripada langsung menjadi marketplace perdagangan crypto. Perkembangan fitur Smart Cashtags dan layanan X Money menunjukkan usaha X menggabungkan sosial media dan jasa keuangan, meskipun perdagangan crypto secara langsung belum bisa dinikmati pengguna.
