Netflix Guncang Dunia Hiburan: Star Search Kembali, Bintang Baru Siap Disingkap Lewat Voting Interaktif Global!

Netflix kembali mengorbitkan ajang pencarian bakat legendaris, Star Search, dengan format yang lebih interaktif dan berskala global. Program ini diharapkan menjadi platform besar untuk melahirkan bintang baru yang mampu menyamai dampak fenomenal seperti American Idol dan The Voice.

Event reboot Star Search diselenggarakan di CBS Radford Studio Center, Los Angeles. Konsep acara ini mengusung format non-skrip dengan delapan kategori, mulai dari tari, stand-up comedy, musik, hingga sulap. Setiap episode menampilkan empat kategori dengan juara bertahan dan penantang baru yang berkompetisi. Pemenang grand final berhak membawa pulang hadiah sebesar 500.000 dolar AS.

Format Interaktif dengan Voting Penonton

Netflix menghadirkan inovasi dengan memungkinkan pemirsa global memberikan suara langsung. Sistem voting ini terintegrasi ke dalam aplikasi Netflix yang dapat diakses melalui perangkat seluler dan TV. Pemirsa dapat menilai penampilan dari skala satu hingga lima bintang. Skor rata-rata penonton menyumbang 25 persen dari total penilaian kontestan, sementara para juri memberikan skor antara satu hingga empat.

Keunikan lain, penonton yang hadir di studio justru dilarang memberikan suara menggunakan ponsel demi menjaga keutuhan hasil voting global. Inovasi ini menunjukkan bahwa Netflix memanfaatkan teknologi untuk membuat pengalaman menonton lebih imersif dan partisipatif.

Jejak Sejarah dan Ambisi Besar Netflix

Star Search pertama kali ditayangkan pada 1983 dan sudah melahirkan sejumlah artis besar dunia seperti Britney Spears, Justin Timberlake, Beyoncé, dan Adam Sandler. Reboot ini bertujuan menghadirkan generasi baru bintang hiburan melalui pertunjukan langsung yang megah dan dinamis.

Brandon Riegg, kepala program non-skrip Netflix, mengakui bahwa American Idol masih jadi standar emas genre pencarian bakat. Namun, Netflix berambisi menawarkan iterasi yang lebih segar dan modern untuk menjawab perubahan konsumsi hiburan saat ini yang didominasi oleh interaktivitas dan media sosial.

Tantangan Produksi dan Pengalaman Menonton Tanpa Iklan

Tanpa jeda iklan, alur acara dibuat tanpa henti sehingga menghadirkan pengalaman menonton yang lebih intens. Co-showrunner David Friedman menyebutkan bahwa pembawa acara Anthony Anderson harus siap tampil langsung tanpa jeda, termasuk mengakui jika ada kendala teknis saat siaran berlangsung.

Malam perdana di bulan Januari sempat mengalami beberapa kendala, seperti bagian sulap yang dibuat rekaman sebelumnya dan durasi acara yang molor menjadi 90 menit. Meski begitu, sistem voting dan keseluruhan siaran berjalan lancar dengan respons positif dari penonton.

Pengaruh Media Sosial dan Potensi Global

Jesse Collins, produser eksekutif, membandingkan format cepat Star Search dengan kebiasaan mengonsumsi konten di TikTok. Ia menilai bahwa media sosial sudah mempersiapkan audiens untuk menerima jenis acara ini. Netflix berharap dapat mengembangkan konsep ini dalam skala lebih besar dan lebih luas.

Setelah rangkaian episode berbahasa Inggris selesai, Netflix juga telah mengumumkan rencana mengulang pertunjukan dalam bahasa Spanyol. Langkah ini menegaskan ambisi Netflix untuk menjangkau pasar global dan mencetak bintang dari berbagai latar belakang budaya.

Berbekal infrastruktur streaming dengan lebih dari 300 juta pelanggan di seluruh dunia, Netflix meletakkan harapan besar pada Star Search sebagai mesin pencetak bintang terbaru. Program ini diharapkan mampu merevolusi gelaran pencarian bakat dengan teknologi dan format interaktif yang belum pernah ada sebelumnya, sehingga membuka peluang baru bagi talenta muda dari berbagai penjuru dunia.

Terkait