Percikan Las yang Diabaikan Picu Kebakaran Hebat di Mal Ciputra Cibubur, Simak Kelalaian Fatalnya!

Mal Ciputra Cibubur di Kota Bekasi mengalami kebakaran pada saat libur Tahun Baru Imlek. Api diduga kuat berasal dari percikan las saat pengerjaan logo reklame di bagian depan gedung. Insiden ini terjadi pada pukul 13.41 WIB saat area mal masih ramai pengunjung dan karyawan.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris, memastikan bahwa api pertama kali terlihat membakar kanopi dan papan reklame di lantai satu. Kepulan asap hitam tebal mengepul ke udara, menyebakan kepanikan singkat di lokasi, khususnya di bioskop yang harus menghentikan pemutaran film dan segera mengevakuasi penonton. Namun tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian ini.

Dugaan Penyebab Kebakaran

Menurut penjelasan Namar Naris, dugaan kuat penyebab kebakaran berasal dari kelalaian saat pengelasan logo reklame. Percikan api yang keluar dari aktivitas las tersebut diduga langsung memicu kobaran api. Danki A Pemadam Kebakaran Bekasi, Rusmanto, juga membenarkan bahwa api bukan berasal dari korsleting listrik internal mal. Ia menambahkan pekerjaan renovasi kecil di salah satu gerai penyewa dilakukan tanpa protokol keselamatan yang memadai, termasuk ketiadaan alat pemadam api ringan (APAR).

Upaya Pemadaman dan Penanganan Cepat

Setelah menerima laporan, petugas Disdamkarmat langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Sektor Jatisampurna. Tim tiba di lokasi pukul 13.52 WIB dan segera melakukan penanganan api. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.22 WIB. Meski api telah padam, petugas tetap melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa guna mencegah kebakaran susulan.

Kerusakan dan Kerugian Materiil

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 48 meter persegi, mencakup fasad gedung dengan material ACP mengalami kerusakan signifikan. Asap sempat menyelimuti ruang sekitar seluas 300 meter persegi. Meski demikian, tidak ada kerugian manusia yang dilaporkan. Salah satu gerai yang dekat dengan lokasi kebakaran adalah diler mobil Jaecoo Indonesia.

Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, menyatakan bahwa showroom mereka aman dan tidak terdampak langsung. Pegawai berhasil mengevakuasi dua unit mobil pamer, yakni Jaecoo J5 dan Jaecoo J8, demi menghindari potensi kerusakan. Operasional diler tetap dihentikan sementara karena proses penyelidikan dan koordinasi dengan pengelola mal masih berlangsung.

Pengawasan Protokol Keselamatan di Renovasi

Kejadian ini menyoroti pentingnya protokol keselamatan saat pengerjaan renovasi atau pemasangan instalasi di tempat umum. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Penyediaan APAR di lokasi kerja
  2. Pengawasan ketat aktivitas pengelasan
  3. Pelatihan keselamatan kerja bagi teknisi
  4. Koordinasi dengan pengelola gedung dan petugas keamanan
  5. Evaluasi risiko sebelum aktivitas berpotensi bahaya berlangsung

Penerapan langkah-langkah tersebut dapat mengurangi risiko kebakaran akibat kelalaian selama proses pembangunan atau renovasi. Kasus di Mal Ciputra Cibubur menjadi pembelajaran penting bagi pengelola gedung dan pekerja kontraktor.

Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur mengingatkan bahwa aktivitas pengelasan yang tidak diawasi memerlukan prosedur ketat dan kesiapsiagaan maksimal. Penanganan cepat dari petugas pemadam kebakaran berhasil menghindarkan kerugian jiwa, meski kerugian materiil masih dihitung. Pengelola mal bersama tenant diharapkan memperketat standar keselamatan demi mencegah insiden serupa terjadi kembali.

Berita Terkait

Back to top button