ChatGPT memproyeksikan harga XRP akan mencapai kisaran $2,50 hingga $3,50 pada akhir 2026, meningkat hingga 155% dari harga saat ini yang sekitar $1,45. Perkiraan ini menunjukkan bahwa XRP berpotensi pulih lebih cepat dibandingkan dengan Bitcoin, yang saat ini masih tertahan di sekitar $65.000, turun lebih dari 50% dari puncak sebelumnya di $126.000.
Perbedaan jalur pemulihan antara XRP dan Bitcoin ini didorong oleh beberapa faktor fundamental yang sedang bekerja untuk XRP. Pertama, aliran masuk dana ETF (Exchange Traded Fund) ke XRP telah mencapai $1,37 miliar sejak November 2025, sementara ETF Bitcoin justru mengalami penarikan dana lebih dari $2 miliar. Hal ini menandakan permintaan institusional yang kuat dan stabil untuk XRP, yang kemudian menciptakan tekanan beli yang tidak dimiliki Bitcoin saat ini.
Ekspansi Infrastruktur dan Akuisisi Bernilai Miliaran
Ripple, perusahaan di balik XRP, melakukan belanja akuisisi senilai lebih dari $2,4 miliar sepanjang 2025 untuk memperkuat infrastruktur finansial institusionalnya. Beberapa akuisisi besar termasuk Hidden Road dengan nilai $1,25 miliar yang membuka akses Ripple ke volume kliring tahunan sebesar $3 triliun melalui Ripple Prime. Akuisisi GTreasury seharga $1 miliar menambah keahlian pengelolaan treasury korporat dengan basis lebih dari 1.000 klien yang mengelola pembayaran hingga $12,5 triliun. Sementara itu, Rail yang dibeli seharga $200 juta menangani lebih dari 10% pangsa pasar pembayaran stablecoin B2B.
Pada akhir Januari 2026, Ripple meluncurkan Ripple Treasury yang memungkinkan penyelesaian lintas batas dalam 3-5 detik menggunakan RLUSD. Ini menggantikan metode wire transfer yang biasanya memakan waktu 3-5 hari. Market cap RLUSD kini melebihi $1,3 miliar, menandakan pertumbuhan ekosistem dan penggunaan on-chain yang terus berkembang.
Keunggulan Regulasi Dibanding Bitcoin
Kasus SEC yang menyangkut status XRP berhasil ditutup pada Agustus 2025, memberikan kepastian bahwa XRP bukanlah sekuritas di pasar sekunder. Kejelasan regulasi ini menghilangkan hambatan bagi masuknya modal institusional yang selama bertahun-tahun mengamati dari jauh. Sebaliknya, Bitcoin masih menghadapi ketidakpastian terkait konsentrasi custody ETF dan potensi perubahan kebijakan. Hal ini menjadikan XRP lebih stabil secara fundamental khususnya di kalangan investor institusional.
Volatilitas dan Risiko Harga XRP
Meski memiliki potensi naik signifikan, XRP juga dikenal 1,8 kali lebih volatil dibanding Bitcoin. Peristiwa penurunan harga secara tiba-tiba seperti yang terjadi pada 5 Februari, ketika XRP turun 15% sementara Bitcoin hanya turun 8%, menunjukkan bahwa XRP bisa mengalami penurunan harga lebih cepat dan tajam saat pasar panik. Selain itu, harga XRP masih terpengaruh oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan, sehingga jika Bitcoin turun di bawah level $60.000, kemungkinan besar XRP juga akan mengalami penurunan mengikuti tren tersebut.
Faktor Penentu Keberhasilan Proyeksi Harga
Untuk proyeksi CHATGPT mencapai harga $3,50, beberapa indikator penting harus konsisten. Pertama, arus masuk dana ETF ke XRP harus tetap berada di atas $10 juta per minggu guna memperkuat tekanan beli. Kedua, saldo XRP di bursa harus turun di bawah 1,7 miliar token yang mengindikasikan pengurangan pasokan di pasar dan penyimpanan jangka panjang. Terakhir, kapitalisasi pasar RLUSD perlu melewati angka $1,5 miliar untuk menandakan ekosistem yang tumbuh sehat dan bukan sekadar pasar spekulatif.
Jika faktor-faktor ini terpenuhi, prediksi XRP akan mendahului Bitcoin dalam pemulihan dapat menjadi kenyataan. Namun, gangguan signifikan seperti penundaan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, kegagalan bursa, atau kejutan regulasi dapat merusak sentimen dan menjatuhkan harga XRP kembali ke kisaran $0,80.
Trend aliran masuk ETF, ekspansi infrastruktur Ripple, dan kejelasan regulasi menjadi pondasi kuat yang tidak dimiliki Bitcoin saat ini. Hal ini membuat XRP menjadi aset kripto dengan katalis yang lebih konkrit dalam jangka menengah. Namun, volatilitas pasar kripto yang inheren tetap menjadi risiko utama yang harus diperhatikan oleh investor yang tertarik pada aset digital ini.
