Ketersediaan Steam Deck kini mengalami kelangkaan secara global. Pada awalnya masalah ini terjadi di Amerika Serikat dan beberapa bagian Asia. Namun, Valve telah mengonfirmasi bahwa kelangkaan ini disebabkan oleh kekurangan chip memori dan penyimpanan di beberapa wilayah.
Saat ini, Steam Deck sudah tidak tersedia lagi di Eropa, Kanada, Amerika Serikat, dan Jepang. Situs GamingOnLinux melaporkan bahwa berbagai negara di Eropa dan Kanada sudah mengalami stok habis. Di sisi lain, konsol ini masih bisa didapatkan di Australia, Inggris, Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan.
Penyebab Kekurangan Stok
Kekurangan chip memori dan penyimpanan yang dialami Steam Deck dipicu oleh lonjakan permintaan akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI). Berbagai perusahaan teknologi besar dan penyedia layanan cloud menginvestasikan miliaran dolar untuk membangun pusat data AI yang membutuhkan jutaan unit GPU dan chip HBM serta NAND.
Karena perusahaan-perusahaan tersebut bersedia membayar mahal, kapasitas produksi chip lebih banyak dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Hal ini otomatis mengurangi pasokan chip untuk pasar konsumen, termasuk perangkat gaming seperti Steam Deck.
Dampak Kekurangan Komponen
Ram dan SSD adalah jenis komponen pertama yang terkena dampak kekurangan ini. Harga kedua komponen tersebut melonjak dua hingga lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Situasi ini membuat pengguna yang ingin mengganti RAM atau media penyimpanan harus lebih hati-hati dalam memilih dan membandingkan harga.
Produsen laptop juga sudah merasakan efek dari kekurangan chip ini. Perusahaan-perusahaan besar seperti Dell, Lenovo, dan Apple mengumumkan kenaikan harga sebagai respons terhadap kelangkaan komponen tersebut. Apple bahkan menyatakan dampaknya akan terlihat pada laporan keuangan kuartal berikutnya.
Produksi Versi LCD Dihentikan
Valve sendiri menyatakan bahwa produksi versi Steam Deck dengan layar LCD sudah dihentikan. Ini menjadi salah satu alasan utama stok model tersebut habis di berbagai negara. Valve belum memberikan informasi pasti mengenai kapan stok akan kembali tersedia.
Namun, mitra Valve di Asia Timur, Komodo Station, memperkirakan stok Steam Deck akan kembali lengkap pada akhir bulan ini. Meskipun demikian, konsumen di wilayah yang terdampak harus bersabar menunggu.
Alternatif dan Saran untuk Pembeli
Untuk yang berencana membeli Steam Deck, sebaiknya memanfaatkan ketersediaan saat ini di beberapa negara yang masih menyediakan stok. Alternatifnya, mempertimbangkan perangkat handheld gaming lain yang masih tersedia, walaupun biasanya dengan harga yang lebih tinggi.
Bagi yang membutuhkan komponen RAM dan SSD, disarankan memantau harga dan melakukan pembelian yang terbaik saat ada penawaran menarik melalui pelacak harga RAM dan SSD yang tersedia secara online.
Ringkasan Kondisi Terkini Steam Deck
- Steam Deck kehabisan stok di wilayah Eropa, Kanada, AS, dan Jepang.
- Stok masih tersedia di Australia, Inggris, Hong Kong, Korea Selatan, dan Taiwan.
- Produksi versi LCD Steam Deck sudah dihentikan.
- Kekurangan chip disebabkan oleh peningkatan permintaan komponen untuk kebutuhan pusat data AI.
- Harga RAM dan SSD meningkat drastis, mempengaruhi pasar perangkat keras konsumen.
- Perkiraan stok kembali normal akhir bulan ini menurut mitra Valve di Asia.
Masalah kekurangan chip ini menandai tantangan baru bagi pasar perangkat gaming portabel. Steam Deck menjadi contoh pertama dari efek yang meluas akibat permintaan chip di sektor teknologi AI. Para penggemar gadget dan gamer diharapkan terus mengikuti perkembangan terbaru agar dapat melakukan pembelian dengan strategi tepat.
