Bitcoin Melonjak Jelang Pidato Trump Tentang Ekonomi dan Menguji Batas $66.000 di Tengah Ketidakpastian Pasar

Bitcoin mengalami lonjakan signifikan, melonjak lebih dari 2.000 dolar AS dan berhasil kembali menembus level 66.000 dolar pada Selasa malam. Kenaikan ini terjadi menjelang pidato State of the Union oleh Presiden Donald Trump yang memberikan sentimen positif bagi aset berisiko.

Setelah mencapai puncak tersebut, harga Bitcoin sedikit terkoreksi dan diperdagangkan sekitar 65.500 dolar menurut data CoinGecko. Pergerakan ini mengindikasikan potensi terbentuknya titik bawah lokal saat para trader mencerna pesan ekonomi dari administrasi Trump di tengah reli saham global yang menguat.

Faktor Pendorong Kenaikan Bitcoin

Pidato Trump yang menekankan “turunnya inflasi secara drastis” dan klaim tentang kebangkitan ekonomi menjadi katalis utama. Pernyataan tersebut memicu reli kelegaan sebesar 3,5% pada berbagai aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Trump juga menyoroti penurunan suku bunga hipotek dan inflasi inti yang berkurang 1,7% selama tiga bulan terakhir, memberikan angin segar di tengah ketidakpastian regulasi yang sebelumnya membebani pasar. Janji bahwa perekonomian AS tidak akan kembali ke kebijakan lama mendapat respons positif dari investor.

Kondisi Teknis Bitcoin Saat Ini

Bitcoin sempat menolak menembus level resistensi langsung di harga 66.000 dolar, namun masih berhasil bertahan di atas support 64.500 dolar. Hal ini menciptakan area konsolidasi yang ketat dan menunjukkan adanya kelelahan di sisi pembeli.

Pergerakan harga hari itu mencatat kenaikan sekitar 3,7%. Namun, ketidakmampuan untuk menutup candle 4 jam di atas 66.500 dolar menjadi indikasi bahwa momentum kenaikan belum sepenuhnya terkonfirmasi.

Tingkat Support dan Risiko Penurunan

Support kuat terbentuk di 64.500 dolar, dan jika level ini gagal dipertahankan, beberapa analis memperkirakan Bitcoin dapat turun sampai sekitar 55.000 dolar. Data terbaru menunjukkan likuidasi senilai 370 juta dolar diperlukan untuk mempertahankan level 60.000 dolar awal pekan ini, mengindikasikan adanya support yang dalam tetapi rentan.

Tiga indikator utama saat ini menunjukkan sinyal capitulasi, mengingat harga Bitcoin masih hampir 50% lebih rendah dari rekor tertinggi di bulan Oktober. Meskipun volatilitas meningkat, volume perdagangan yang kurang mendukung di level resistensi menghambat pembalikan tren jangka pendek.

Sentimen Pasar dan Faktor Eksternal

Pergerakan Bitcoin kini sangat berkorelasi dengan saham-saham global, terutama di kawasan Asia yang menunjukkan reli positif. Optimisme pasar juga dipengaruhi oleh laporan pendapatan Nvidia yang akan dirilis pada hari Rabu, menjadi pemicu volume penting bagi konfirmasi kenaikan lanjutan atau sebaliknya.

Altcoin seperti Solana dan Chainlink menunjukkan performa yang lebih baik dalam 24 jam terakhir, masing-masing naik 8% dan 5%. Namun, mengacu pada aliran dana institusional, terdapat kehati-hatian sejak adanya arus keluar dari ETF, dimana investor besar menunggu sinyal teknikal yang jelas untuk membeli lebih agresif.

Level Kunci yang Perlu Dipantau

Trader disarankan mengamati dua level penting dalam waktu dekat:

  1. Penutupan di atas 67.500 dolar. Jika tercapai, akan membuka peluang Bitcoin menuju level 70.000 dolar dan menandai pembalikan tren lokal.
  2. Penurunan di bawah 64.000 dolar. Jika terjadi, bisa membatalkan reli pasca pidato dan memicu sentimen negatif, dengan potensi penurunan lanjut ke 55.000 dolar.

Pasar saat ini masih menunjukkan kerentanan dan menunggu berita pendapatan penting serta perkembangan kebijakan untuk menentukan arah jangka pendek Bitcoin.

Dengan kondisi tersebut, volatilitas dan sensitivitas pasar terhadap sinyal fiskal dan makroekonomi tetap tinggi. Para pelaku pasar perlu cermat memantau respon harga terhadap faktor eksternal untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.

Terkait