Circle, perusahaan fintech yang mengeluarkan stablecoin USD Coin (USDC), mengalami kenaikan signifikan setelah melantai di bursa pada harga IPO $31 dan kini diperdagangkan di kisaran $87. Permintaan tinggi untuk USDC menjadi pendorong utama lonjakan harga saham Circle di pasar.
USDC dikenal karena didukung secara penuh oleh kas dan surat berharga pemerintah AS yang dipegang oleh kustodian teregulasi. Hal ini memberikan keunggulan dibanding stablecoin lain yang menggunakan aset kurang transparan untuk menjaga nilai peg terhadap dolar AS.
Pendapatan Circle dan Sumber Keuntungan
Pendapatan utama Circle berasal dari investasi cadangan USDC ke instrumen berisiko rendah seperti surat berharga AS dan deposito bank. Selain itu, perusahaan mendapatkan pendapatan tambahan dari biaya platform dan infrastruktur yang dikenakan kepada pelanggan dan negara-negara yang terhubung ke ekosistemnya.
Kerjasama strategis dengan perusahaan besar diperkirakan akan meningkatkan porsi pendapatan berbasis biaya ini. Dengan semakin banyak mitra yang bergabung, ketergantungan Circle terhadap investasi pendapatan tetap dapat berkurang secara signifikan.
Kerjasama dengan Visa dan Intuit
Pada akhir tahun ini, Visa dan Intuit meluncurkan program integrasi USDC dalam ekosistem mereka. Visa kini memungkinkan bank mitranya melakukan penyelesaian transaksi kartu menggunakan USDC di blockchain Circle, menggantikan jaringan pembayaran tradisionalnya. Metode ini menawarkan kecepatan transaksi yang lebih tinggi dibanding penyelesaian konvensional.
Visa sebelumnya juga terlibat sebagai mitra desain untuk Arc, blockchain Layer 1 yang dibangun khusus oleh Circle. Ini menandakan bahwa Visa melihat potensi besar teknologi blockchain yang berbasis stablecoin sebagai transformasi berikutnya dalam layanan transfer uang global.
Sementara itu, Intuit mengintegrasikan USDC dan infrastruktur stablecoin Circle ke dalam produk unggulannya, seperti TurboTax, QuickBooks, Credit Karma, dan Mailchimp. Integrasi ini bertujuan mempercepat proses pembayaran dan pengembalian dana bagi pengguna produknya.
Bermuda, Negara Pertama yang Gunakan USDC untuk Pembayaran Pemerintah
Sejak 2019, Bermuda menjadi negara pertama yang menerima pembayaran pajak dan transaksi pemerintah lainnya menggunakan USDC. Lebih lanjut, Bermuda kini menjalankan pilot project bersama Circle dan Coinbase untuk mengembangkan ekonomi nasional yang sepenuhnya berbasis blockchain dengan menggunakan USDC untuk seluruh pembayaran pemerintah dan transaksi usaha.
Inisiatif ini dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain seperti Jepang, Brasil, dan Meksiko yang tengah bereksperimen dengan penggunaan USDC. Beragam negara tersebut mungkin akan mengikuti langkah Bermuda dengan meluncurkan proyek serupa demi mendukung digitalisasi dan efisiensi transaksi keuangan nasional.
Prospek Pertumbuhan dan Peluang Bisnis
Analis memperkirakan pendapatan Circle akan tumbuh dengan laju tahunan sekitar 26% hingga dua tahun ke depan. Perusahaan juga diproyeksikan mampu meraih keuntungan mulai tahun ini dan meningkatkan laba per saham hingga 82% dalam beberapa tahun mendatang. Walau harga sahamnya kini mencerminkan valuasi sekitar 50 kali earnings berikutnya, pertumbuhan bisnis dan kemitraan strategis menunjukan potensi besar.
Kerjasama dengan institusi keuangan seperti Visa, perusahaan teknologi keuangan Intuit, dan dukungan pemerintah dari negara-negara pionir memberi fondasi kuat bagi Circle untuk memimpin transisi pembayaran global ke era blockchain berbasis stablecoin.
Daftar Mitra Utama Circle dan Manfaat Integrasi
- Visa: Penyelesaian transaksi kartu lebih cepat di jaringan blockchain Circle; mitra desain Arc L1 blockchain.
- Intuit: Integrasi USDC dalam aplikasi keuangan populer mempercepat pembayaran dan proses pengembalian dana.
- Bermuda: Negara pertama yang menerima pajak dan pembayaran pemerintah menggunakan USDC; pilot ekonomi on-chain nasional.
Kolaborasi antara Circle, Visa, Intuit, dan negara seperti Bermuda menunjukkan arah baru dalam sistem keuangan global. Upaya ini meningkatkan likuiditas, transparansi, dan efisiensi pembayaran berbasis teknologi blockchain. Akhirnya, langkah-langkah ini dapat mempercepat adopsi mata uang digital dengan jaminan penyelesaian yang aman dan terstandarisasi.
Pengembangan platform pembayaran global berbasis stablecoin seperti USDC menjadi perhatian utama investor dan pengamat industri karena menjanjikan pengurangan biaya serta peningkatan kecepatan dan keamanan transaksi lintas batas. Dengan dukungan jaringan mitra strategis yang kuat, Circle berada di posisi yang tepat untuk memperluas pengaruhnya dalam ekosistem keuangan digital masa depan.
