Magic Eden mengumumkan rencana penutupan layanan pasar Bitcoin dan Ethereum Virtual Machine (EVM), sekaligus menghentikan dukungan pada dompet multi-chain mereka. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk fokus kembali pada ekosistem Solana yang menjadi fondasi awal bisnis mereka.
Sumber yang dekat dengan Magic Eden menyebutkan, pengumuman resmi akan dilakukan pada akhir pekan, disusul dengan penutupan pasar Bitcoin dan EVM dalam minggu pertama bulan depan. Setelah itu, dompet multi-chain Magic Eden akan memasuki mode ekspor data pada pertengahan bulan dan sepenuhnya dihentikan awal bulan berikutnya.
Perubahan Strategi Bisnis Magic Eden
Magic Eden sebelumnya dikenal sebagai pemain dominan di pasar NFT Bitcoin Ordinals, yang merupakan standar NFT spesifik untuk Bitcoin. Sejak meluncurkan pasar Ordinals pada bulan Maret tahun lalu, Magic Eden berhasil menguasai lebih dari 50% volume perdagangan Ordinals dalam waktu seminggu. Pada puncaknya, platform ini mengelola sekitar 80% dari volume perdagangan Bitcoin Ordinals dan Runes, dengan aset Bitcoin mencapai 70% dari seluruh aktivitas pasar mereka.
Basis pengguna ini tumbuh pesat sejak Magic Eden didirikan pada September 2021 sebagai platform NFT utama untuk Solana. Dalam beberapa bulan, mereka menguasai lebih dari 90% volume NFT di ekosistem Solana. Keberhasilan ini didukung oleh pendanaan sebesar 157 juta dolar AS, termasuk pendanaan Seri B sebanyak 130 juta dolar AS yang menilai perusahaan dengan valuasi 1,6 miliar dolar AS. Investor awal yang berperan besar antara lain Paradigm, Sequoia Capital, Greylock, Electric Capital, dan Lightspeed Venture Partners.
Dominasi dan Pivot ke Solana
Ketika protokol Ordinals untuk NFT Bitcoin meluncur, Magic Eden mampu merebut posisi sebagai pemimpin pasar, melampaui platform lain yang sudah terlebih dahulu ada. Pada pertengahan tahun ini, volume perdagangan pasar NFT mereka menyalip Blur dan Opensea, sehingga menjadi pasar NFT terbesar dunia berdasarkan volume perdagangan bulanan, dengan angka mencapai 734 juta dolar AS pada bulan Maret saja.
Namun, pada awal tahun, Magic Eden juga meluncurkan dompet multi-chain yang mendukung beberapa jaringan seperti Solana, Bitcoin, Ethereum, dan Polygon. Aplikasi untuk platform Android ini sudah diunduh lebih dari 100.000 kali.
Meski begitu, CEO Jack Lu telah menyatakan bahwa perusahaan berencana beralih fokus dari pasar NFT ke produk hiburan berbasis kripto, seperti pasar prediksi. Dengan penghentian dukungan pada pasar Bitcoin dan EVM, serta penutupan dompet multi-chain, Magic Eden tampaknya ingin konsolidasi ke jaringan Solana dan menekan investasi pada perdagangan token serta hiburan kripto ketimbang NFT.
Langkah Penutupan Layanan
- Pengumuman resmi penghentian layanan pasar BTC dan EVM direncanakan akhir pekan ini.
- Penutupan pasar BTC dan EVM berlangsung pada minggu pertama bulan depan.
- Dompet multi-chain memasuki mode ekspor data pertengahan bulan dan sepenuhnya ditutup awal bulan berikutnya.
- Dukungan untuk NFT dan aset berbasis Solana tetap dipertahankan.
Langkah ini menjadi tanda pergeseran signifikan strategi Magic Eden, yang sebelumnya berjaya di beberapa ekosistem blockchain sekaligus. Kini, perusahaan berfokus menguatkan posisi dalam ekosistem Solana dan menggali peluang baru di ranah hiburan kripto. Hal tersebut mencerminkan dinamika cepat yang terjadi di industri blockchain dan NFT saat ini.







