
Morgan Stanley mengajukan permohonan izin bank trust nasional untuk menyediakan layanan kustodi langsung aset kripto bagi klien institusionalnya. Langkah ini menandai peningkatan besar dalam keterlibatan raksasa Wall Street senilai 9 triliun dolar AS ke sektor aset digital.
Pengajuan tersebut dilakukan ke Office of the Comptroller of the Currency (OCC) pada pertengahan Februari. Jika disetujui, Morgan Stanley akan bersaing secara langsung dengan perusahaan kustodian khusus kripto seperti BitGo dan Anchorage Digital.
Perubahan Lanskap Regulasi dan Kompetisi
Izin bank trust ini akan menjadi tonggak baru dalam pengawasan regulasi terhadap aset digital. OCC sebelumnya hanya memberikan persetujuan bersyarat kepada perusahaan yang fokus pada kripto. Namun, pemberian izin penuh kepada institusi keuangan tradisional seperti Morgan Stanley dapat menunjukkan pelonggaran regulasi yang signifikan.
Beberapa analis industri menilai momentum ini muncul berkat upaya pemerintahan sebelumnya yang memberikan pedoman federal lebih jelas bagi lembaga keuangan tradisional. CEO Bitwise, Hunter Horsley, mengatakan bahwa institusi besar dunia akan semakin banyak masuk ke ranah kripto tahun ini.
Strategi Ganda Morgan Stanley
Dokumen pengajuan Morgan Stanley menunjukkan rencana ambisius menawarkan berbagai layanan: kustodi, perdagangan, dan staking. Strategi digital aset ini membagi secara tegas manajemen kekayaan institusional dari aktivitas perdagangan ritel.
Untuk segmen institusional, mereka berinvestasi besar dalam infrastruktur blockchain. Lowongan terbaru untuk posisi lead engineer mengungkap bahwa bank sedang membangun platform untuk keuangan terdesentralisasi dan tokenisasi aset dunia nyata.
Posisi ini menuntut keahlian di blockchain publik seperti Ethereum dan Polygon, sekaligus jaringan privat berizin seperti Hyperledger dan Canton. Hal ini mengindikasikan niat Morgan Stanley menghubungkan aset institusional yang terisolasi dengan likuiditas jaringan publik.
Ekspansi Besar di Pasar Ritel
Selain fokus institusional, Morgan Stanley juga mempersiapkan ekspansi besar di sektor ritel. Mereka berencana meluncurkan perdagangan kripto langsung di platform ETrade pada paruh pertama 2026. Produk yang akan tersedia meliputi Bitcoin, Ethereum, dan Solana.
Langkah ini akan menjadi tantangan langsung bagi bursa kripto ritel seperti Coinbase dan Robinhood. Pendekatan ganda ini mencerminkan tren yang lebih luas di antara lembaga keuangan tradisional.
Percepatan Integrasi Kripto oleh Bank Besar
Didorong oleh lingkungan regulasi yang makin ramah di Washington, bank-bank besar dengan cepat mempercepat roadmap kriptonya. Mereka mulai merekrut talenta khusus Web3 dan beralih dari sekadar memfasilitasi exchange-traded fund menjadi pengembang infrastruktur inti.
Dengan menggabungkan layanan kustodi institusional dan platform perdagangan ritel, Morgan Stanley berupaya mengamankan posisi utama sebagai penyedia layanan terpadu untuk aset digital di masa depan. Pengajuan izin trust bank ini merupakan langkah strategis yang mempertegas komitmen mereka dalam mengadopsi teknologi blockchain dan merespons permintaan pasar yang semakin berkembang.









