Nvidia resmi menaikkan harga produk DGX Spark, mini-PC AI yang menggunakan Grace Blackwell Superchip GB10. Harga resmi terbaru kini mencapai $4,699, naik $700 dari harga sebelumnya yakni $3,999. Perubahan harga ini diumumkan melalui forum pengembang Nvidia sebagai akibat dari keterbatasan pasokan memori global yang berdampak pada biaya produksi.
DGX Spark sendiri merupakan superkomputer AI yang dirancang ringkas dengan ukuran hanya 5,9 inci x 5,9 inci x 2 inci. Alat ini sangat cocok untuk pengembang, peneliti, dan ilmuwan data yang membutuhkan perangkat keras kuat yang mudah ditempatkan di meja kerja. Nvidia meluncurkan DGX Spark setelah jeda lama sejak pengumumannya di CES sebagai Project Digits dan mulai dijual sejak Oktober.
Spesifikasi dan Keunggulan DGX Spark
Nvidia mengembangkan DGX Spark dengan bertumpu pada GB10 Grace Blackwell Superchip yang dikembangkan bersama MediaTek. Chip ini membawa 10 inti CPU Arm Cortex-X925 dan 10 inti CPU Cortex-A725, serta GPU Blackwell yang mampu mencapai performa AI inferensi hingga 1 petaFLOP. Memori LPDDR5X unified sebesar 128GB bisa dipakai bersama antara CPU dan GPU, plus penyimpanan internal berupa SSD NVMe berkapasitas 4TB.
Fitur konektivitas juga sangat lengkap dengan USB-C untuk input daya, tiga port USB-C dengan kecepatan 20Gbps yang mendukung DisplayPort alt mode, HDMI 2.1a, ethernet 10Gb, serta dua port QSFP untuk NIC ConnectX 7 dengan kecepatan hingga 200Gbps. Kemampuan perangkat ini memungkinkan dukungan model AI besar sampai 200 miliar parameter, terutama dengan teknik kuantisasi FP4. Pengguna juga dapat menghubungkan dua unit DGX Spark untuk menggandakan performa.
Peran Software dan Dukungan Ekosistem
DGX Spark dijalankan dengan sistem operasi DGX OS berbasis Ubuntu dan mendukung stack perangkat lunak CUDA yang vital di dunia AI. Nvidia juga menggandeng berbagai mitra software ternama agar alat-alat mereka dapat berjalan optimal di platform DGX Spark. Mitra tersebut antara lain Anaconda, Cadence, ComfyUI, Docker, Google, Hugging Face, JetBrains, Meta, Microsoft, serta Roboflow. Kolaborasi ini melengkapi ekosistem perangkat keras dan lunak yang mendukung produktivitas AI.
Alternatif Harga dan Produk Sejenis
Selain produk resmi Nvidia, beberapa mitra produsen OEM seperti Dell, Asus, MSI, dan HP menyediakan sistem dengan konfigurasi serupa berbasis teknologi yang mirip. Sebagai contoh, Asus Ascent GX10 hadir sebagai alternatif dengan harga lebih terjangkau yakni sekitar $3,266.53 dengan kapasitas SSD lebih kecil 1TB. Hal ini memberikan opsi bagi pengguna yang mencari semua performa DGX Spark tapi di kisaran harga berbeda.
Pengaruh Kenaikan Harga dan Kebijakan Nvidia
Kenaikan harga $700 ini sudah berlaku pada minggu ini di situs resmi Nvidia, meskipun beberapa saluran penjualan lain mungkin masih belum memperbarui harga secara cepat. Nvidia memastikan tidak ada perubahan hardware pada DGX Spark meskipun terjadi lonjakan harga. Perusahaan juga berjanji akan menghormati harga lama bagi konsumen yang telah memesan sebelum pengumuman ini.
Kenaikan ini menjadi refleksi langsung dari tantangan pasokan memori global yang masih membayangi sektor teknologi khususnya produk dengan kebutuhan tinggi seperti DGX Spark. Sebagai superkomputer mini-portabel yang dirancang guna mendukung pengembangan AI lokal, DGX Spark tetap menarik meski harga mengalami penyesuaian signifikan. Kemampuan dan teknologi mutakhir yang disematkan membuatnya menjadi produk unggulan untuk kebutuhan AI inferensi dan pengembangan saat ini.







