Tecno terus mengembangkan kecerdasan buatannya (AI) dengan pendekatan yang lebih praktis dan relevan bagi konsumen di pasar negara berkembang. Alih-alih menghadirkan fitur AI mewah yang sering kali hanya bisa dinikmati oleh pengguna flagship, perusahaan ini fokus pada kebutuhan sehari-hari pengguna yang bergantung pada smartphone sebagai alat utama komunikasi dan produktivitas. Salah satu inovasi penting dari Tecno adalah asisten AI bernama Ella, yang telah berevolusi dari sekadar alat perintah suara menjadi pendamping cerdas yang peka konteks dan proaktif.
Ella kini mampu memberikan saran yang lebih tepat berdasarkan situasi pengguna dan lingkungannya. Contohnya, jika ada cuaca buruk yang berpotensi mengganggu jadwal penerbangan, Ella akan mengingatkan pengguna untuk berangkat lebih awal. Pendekatan seperti ini mengubah pengalaman pengguna, di mana ponsel tidak lagi menunggu perintah pasif, melainkan “berpikir,” memprediksi, dan peduli terhadap kebutuhan pengguna secara real-time.
Fokus pada Manfaat Nyata dan Konteks Lokal
Teknologi AI Tecno tidak hanya soal fitur menarik. Misalnya, fitur AI Image Eraser yang biasa digunakan orang di London untuk menghilangkan orang asing di belakang foto, di pasar seperti Nigeria fitur ini lebih berfungsi sebagai “asisten penghidupan.” Para pelaku usaha kecil menggunakan fitur ini untuk menghapus latar belakang kacau pada foto produk. Dengan sekali sentuh, mereka mendapatkan gambar produk yang bersih dan profesional tanpa harus ke studio foto atau memakai fotografer profesional. Hal ini dapat meningkatkan daya tarik produk di mata pelanggan dan langsung meningkatkan penjualan.
Pendekatan yang dipakai Ella menekankan pentingnya pemahaman konteks, budaya, dan kebutuhan sebenarnya dari pengguna di berbagai pasar, bukan sekadar menerjemahkan perintah suara atau teks secara literal.
Kolaborasi Strategis dengan Google Cloud
Kesuksesan AI Tecno tidak terlepas dari kemitraan strategis dengan Google Cloud yang memungkinkan pemanfaatan model bahasa besar (LLM) seperti Gemini. Kerja sama ini menyatukan kekuatan model AI mutakhir dari Google dan pemahaman lokal mendalam Tecno. Hasilnya adalah AI dengan “kecerdasan pribadi” yang benar-benar menyesuaikan kebutuhan konsumen di negara berkembang.
Tecno mengoptimalkan AI untuk bahasa utama di pasar mereka seperti Hausa, Swahili, dan dialek Arab, serta tengah mengembangkan framework AI agent baru. Framework ini memungkinkan asisten AI melakukan tugas lintas aplikasi secara otomatis, yang mempercepat dan menyederhanakan aktivitas pengguna sehari-hari. Bahkan, Tecno dipersiapkan sebagai salah satu produsen pertama yang terintegrasi dengan ekosistem Google Agent, sekaligus membangun ekosistem AI mereka sendiri yang disesuaikan untuk pasar ini.
Menurut perwakilan Tecno, penggunaan model AI yang kuat bukan soal pencapaian skor benchmark, tetapi bagaimana model tersebut dapat menyelesaikan masalah lokal secara masif dan efektif.
Perhatian Khusus pada Privasi
Tecno tetap menjaga privasi pengguna sebagai prioritas utama saat mengembangkan AI mereka. Di mana memungkinkan, pemrosesan AI dilakukan secara internal di perangkat (on-device), tanpa harus bergantung ke cloud. Teknologi chip kelas menengah kini mulai mendukung hal ini, membuat teknologi AI yang canggih dapat dinikmati dengan aman oleh pengguna di pasar berkembang.
Sebagai contoh, kemampuan prediksi dan pengingat Ella dirancang agar tetap berjalan secara lokal di ponsel. Penggunaan sumber daya cloud hanya dilakukan saat benar-benar dibutuhkan, lengkap dengan perlindungan keamanan dan transparansi terhadap pengguna.
Tecno juga memberikan kontrol yang lebih baik kepada pengguna mengenai data pribadi mereka, mengingat perusahaan beroperasi di lebih dari 70 negara dengan peraturan perlindungan data yang bermacam-macam. Kepatuhan pada aturan ini bukan hanya kewajiban, tetapi juga bagian dari komitmen perusahaan.
Inovasi Terbaru di MWC 2026
Dalam acara Mobile World Congress (MWC) 2026, Tecno akan memamerkan ponsel terbaru yang mengintegrasikan AI dengan jauh lebih intens. Salah satu adalah Camon 50 Ultra 5G yang memiliki tombol khusus AI untuk akses cepat ke fitur Ella. Perangkat ini juga dilengkapi prosesor AI khusus yang meningkatkan kualitas fotografi dan kemampuan zoom.
Selain ponsel, Tecno menyiapkan perangkat AI lainnya seperti tablet, jam tangan pintar, dan earbuds open-ear. Semua perangkat tersebut akan terkoneksi dalam ekosistem OneLeap supaya pengguna mendapatkan pengalaman terpadu saat berpindah antar perangkat Tecno.
Ella juga dipastikan mengalami peningkatan multibahasa, kemampuan offline, serta bisa mengingat preferensi dan aktivitas pengguna walau berpindah perangkat. Dengan demikian, AI Tecno mampu menyesuaikan diri secara nyata dengan lingkungan pengguna, bahasa asli, hingga keterbatasan yang ada di pasar berkembang.
Teknologi AI Tecno menegaskan bahwa kecerdasan buatan yang bermanfaat harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan nyata pengguna. Kolaborasi dengan Google Cloud dan fokus pada pemahaman konteks lokal menunjukkan bagaimana inovasi AI dapat menjangkau khalayak lebih luas dengan dampak yang berarti di kehidupan sehari-hari, bukan sekadar fitur canggih yang belum tentu dibutuhkan.
