The New York Times (NYT) berhasil memperoleh draf awal memoar Changpeng Zhao (CZ), CEO Binance, yang belum dipublikasikan. Memoar tersebut mengungkap detail negosiasi rahasia dengan Departemen Kehakiman AS, pengalaman CZ menjalani hukuman penjara selama empat bulan, serta rivalitasnya dengan pendiri FTX, Sam Bankman-Fried (SBF).
Laporan NYT memuat fakta bahwa jaksa penuntut awalnya menuntut denda sebesar 6,8 miliar dolar dari Binance. Namun, perusahaan membalas dengan penawaran 500 juta dolar dan akhirnya menyetujui denda sebesar 4,3 miliar dolar. CZ mengaku bersalah atas satu dakwaan pelanggaran undang-undang anti-pencucian uang. Memoar itu juga mengungkap konfrontasi CZ dengan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE), saat ICE memasang penahanan terhadap CZ dengan alasan visa yang sudah habis masa berlakunya. Meski kuasa hukum CZ turun tangan, dua minggu terakhir hukuman CZ tetap dijalani dalam tahanan kepolisian.
Detik-Detik Keluar Penjara dan Hubungan dengan Regulator
Pada hari pembebasannya, CZ hanya membutuhkan waktu 26 menit dari keluar tahanan hingga menaiki pesawat pribadi, menurut isi manuskrip. Memoar itu juga mengulas interaksi CZ dengan mantan Ketua SEC, Gary Gensler. CZ sempat menawarkan posisi penasihat kepada Gensler di Binance, tapi ditolak. Mereka juga bertemu santai makan sushi di Tokyo pada 2019.
Rivalitas dengan Sam Bankman-Fried
Dalam memoar tersebut, CZ menulis bahwa saat krisis FTX pada 2022, SBF secara santai meminta dana miliaran dolar, seolah-olah memintanya hanya untuk “sandwich bologna.” Hal ini memberi gambaran menarik tentang dinamika hubungan kedua tokoh besar cryptocurrency itu di tengah krisis pasar.
Sorotan Mengenai Presiden Trump
Memoar itu menyebut bahwa Presiden Trump memberi grasi kepada CZ di musim gugur lalu. CZ membela cara Trump menghadapi kasus dokumen rahasia, bahkan menyatakan akan memberi bonus kepada pegawai yang membawa berkas perusahaan untuk dibaca di kamar mandi. Namun, bagian kampanye grasi CZ dan hubungan bisnis Binance dengan usaha kripto keluarga Trump tidak termasuk dalam kandungan memoar itu.
Reaksi CZ dan Komunitas Crypto
CZ langsung menanggapi laporan NYT melalui media sosial X (Twitter). Ia menyatakan bahwa publikasi itu justru menjadi promosi gratis untuk bukunya yang berjudul sementara "Freedom of Money" (judul Cina: 《币安人生》). CZ mengeluhkan bahwa draf yang diperoleh NYT merupakan versi awal tanpa izin. Pengacaranya, Teresa Goody Guillén, juga menegaskan bahwa NYT menulis berdasarkan materi yang tidak sesuai dengan kata-kata CZ dan yang tidak akan dimuat dalam buku final.
Proses Penerbitan dan Dampak Pasar
Memoar CZ telah dalam pengerjaan sejak Maret, berawal dari draft 114 ribu kata yang kemudian dipangkas menjadi sekitar 97 ribu kata dalam 300 halaman. CZ memilih untuk menerbitkan buku secara mandiri dalam bahasa Inggris dan Mandarin secara bersamaan. Semua hasil penjualan akan disumbangkan untuk amal.
Menariknya, pembicaraan tentang memoar ini memicu gerakan di komunitas crypto, termasuk munculnya token memecoin "Freedom of Money" yang naik hingga kapitalisasi pasar 8,3 juta dolar. Sejumlah analis on-chain mengidentifikasi tiga dompet digital yang sebelumnya membeli token ini senilai 8.600 dolar dan berpotensi mendapatkan keuntungan tidak terealisasi 781 ribu dolar.
CZ sudah lebih dulu menyatakan bahwa dirinya tidak terlibat atau memiliki token tersebut. Ia menegaskan bahwa buku ini sama sekali tidak terkait dengan meme token atau daftar perdagangan apapun. Joshua Zhao dijadwalkan merilis memoar ini dalam beberapa pekan mendatang setelah melalui proses editing yang intensif selama beberapa minggu pada tiap tahapan.
Laporan NYT yang dimaksud sesungguhnya tak hanya menyentuh titik kritis dalam perjalanan karier CZ, tetapi malah memperoleh respon beragam dari komunitas crypto yang menganggapnya sebagai bentuk promosi buku gratis. Hal ini menunjukkan bagaimana dinamika media dan dunia digital dapat mempengaruhi persepsi publik terhadap konten sensitif sekalipun.
Secara keseluruhan, memoar ini berpotensi menjadi dokumen penting dalam sejarah dunia kripto, membuka sisi-sisi personal dan profesional dari figur sentral salah satu bursa terbesar di dunia. Pembacanya dapat menantikan kisah mendalam tentang tantangan, strategi hukum, hingga persaingan internal yang memengaruhi industri aset digital global.







