Magic Eden resmi mengumumkan penghentian dukungan pada pasar NFT berbasis Ethereum, Polygon, dan Bitcoin sebagai bagian dari perubahan strategi. Keputusan ini menandai fokus ulang sumber daya perusahaan ke ekosistem Solana serta platform iGaming mereka, Dicey, yang tengah berkembang pesat.
CEO Jack Lu mengonfirmasi bahwa operasi pada rantai non-Solana akan dihentikan pada awal April tahun depan. Langkah ini muncul menyusul penurunan signifikan dalam volume perdagangan lintas rantai yang berdampak pada efisiensi dan biaya operasional.
Fase Penghentian Pasar NFT EVM dan Bitcoin
Magic Eden memulai proses penghentian dengan menghentikan dukungan trading pada 9 Maret. Selanjutnya, API Bitcoin akan dimatikan pada 27 Maret. Sepanjang pertengahan Maret, dompet kripto platform akan beralih ke mode ekspor data saja sebelum penutupan penuh pada 1 April.
Perusahaan menilai bahwa mempertahankan multi-chain membutuhkan biaya tinggi sementara kontribusi volume di luar Solana sangat terbatas. Data internal menunjukkan bahwa lebih dari 85% aktivitas perdagangan masih didominasi oleh aset di pasar Solana.
Pengalihan Fokus ke Platform iGaming Dicey
Sumber daya yang lepas dari operasional rantai non-Solana akan dialokasikan ke Dicey, platform perjudian berbasis kripto milik Magic Eden. Pada fase beta tertutup, Dicey mencatat volume taruhan mencapai $15 juta dari 200 pengguna selama dua bulan.
Jack Lu menyebut iGaming sebagai “peluang besar” dalam pertemuan antara keuangan dan hiburan. Perusahaan pun berencana memperluas penawaran dengan meluncurkan sportsbook guna bersaing dengan pemain blockchain ternama seperti Stake.
Dinamika Pasar NFT dan Pengaruhnya pada Magic Eden
Meskipun Magic Eden pernah meraih peringkat pertama secara global pada awal tahun seiring ekspansi ke Bitcoin Ordinals, minat pasar mulai menurun seiring meredanya hype Runes dan Ordinals. Ethereum yang tetap kuat di sektor stablecoin, justru mengalami penurunan signifikan dalam aktivitas NFT, sehingga mempertahankan kompatibilitas lintas rantai menjadi kurang menguntungkan.
Perusahaan memutuskan untuk lebih fokus pada paket NFT acak yang menawarkan pengalaman perdagangan yang lebih gamified dan menyenangkan bagi pengguna.
Dampak pada Ekosistem dan Token ME
Pengumuman penghentian multi-chain memicu volatilitas pada harga token ME, yang turun sekitar 2,5% dalam 24 jam terakhir. Dampak ini serupa dengan tren pelemahan Ethereum pada periode yang sama.
Keluar Magic Eden membuka peluang bagi pesaing di pasar Bitcoin Ordinals seperti OKX dan UniSat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan. Keberhasilan jangka panjang Magic Eden kini sangat bergantung pada kemampuannya mengkonversi pengguna NFT menjadi pemain aktif di platform Dicey.
Pengukuran Kesuksesan Pasca-Penghentian
Setelah 1 April, metrik retensi pengguna akan menjadi indikator utama apakah strategi pivot ini berhasil. Jika penyesuaian gagal menarik segmen perjudian volume besar, Magic Eden berisiko kehilangan basis pengguna multi-chain yang berpotensi mengisolasi protokol dari siklus likuiditas besar di jaringan Bitcoin dan Ethereum.
Langkah ini mencerminkan tren yang lebih luas di sektor kripto, di mana perusahaan dan dana ventura mulai mengeksplorasi diversifikasi pendapatan di luar aset digital tradisional dengan memanfaatkan teknologi baru seperti AI dan robotika.
Dengan menggabungkan fokus pada NFT Solana dan ekspansi iGaming, Magic Eden berambisi menempatkan diri sebagai pemain utama dalam pertemuan dunia hiburan dan teknologi blockchain.
