Aplikasi Pengintai Israel Mendunia di RI, Benarkah Proyek Eks Intelijen Militer Mengintai Pengguna Lokal?

Author: Qoo Media

Sejumlah aplikasi ponsel yang populer di Indonesia ternyata dikembangkan oleh perusahaan teknologi dari Israel. Aplikasi-aplikasi ini tidak hanya digunakan secara luas, tetapi juga banyak dibangun oleh mantan anggota atau pegawai intelijen militer Israel.

Beberapa aplikasi tersebut berakar dari Unit 8200, divisi intelijen siber Angkatan Pertahanan Israel, serta Mamram, unit komputasi terpusat militer mereka. Kategori aplikasi ini sangat beragam, meliputi layanan peta digital, editor foto, hingga game. Contohnya adalah Waze dan Moovit yang dikenal luas oleh pengguna di Tanah Air.

Aplikasi Populer Buatan Israel Digunakan di Indonesia

Waze merupakan aplikasi navigasi yang mengandalkan data dari komunitas penggunanya untuk memberikan informasi kemacetan dan rute tercepat secara real-time. Sedangkan Moovit berfungsi sebagai perencana perjalanan khusus transportasi umum yang membantu pengguna merencanakan rute bus atau moda transportasi lain dengan akurat. Kedua aplikasi ini memudahkan mobilitas masyarakat Indonesia yang sering menghadapi padatnya lalu lintas.

Selain kedua aplikasi tersebut, sejumlah produk lain yang berasal dari bekas anggota militer Israel juga banyak digunakan oleh masyarakat. Berikut daftar aplikasi beserta latar belakang pembuatnya:

  1. Waze – didirikan oleh mantan engineer Unit 8200
  2. Moovit – dikembangkan oleh alumni unit siber Mamram
  3. Supersonic – CEO pernah memimpin operasional militer Israel
  4. ZipoApps – didirikan mantan agen intelijen Unit 8200
  5. Bazaart – diciptakan oleh mantan pejabat intelijen IDF (Israel Defense Forces)
  6. Lightricks – salah satu pendiri masih aktif di Unit 8200
  7. Playtika – didirikan anak mantan kepala staf IDF
  8. Crazy Labs – semua pendiri berasal dari IDF
  9. CallApp – pendiri bekerja tiga tahun di Unit 8200
  10. Gett – diciptakan oleh mantan pejabat Unit 8200
  11. Fooducate – didirikan mantan pilot Angkatan Udara Israel

Isu Pengumpulan Data dan Keamanan Privasi

Kekhawatiran utama terkait aplikasi buatan Israel ini mencakup praktik pengumpulan data pribadi yang agresif. Banyak aplikasi tersebut dilaporkan menyusupkan pelacak dan iklan tersembunyi (adware) untuk memantau aktivitas pengguna. Misalnya, aplikasi Simple Gallery berubah fungsi setelah akuisisi oleh perusahaan asal Israel menjadi platform pengumpul data yang menguntungkan.

Selain perubahan kebijakan privasi tanpa pemberitahuan jelas, beberapa perusahaan seperti ZipoApps dan Supersonic mendapat kritik karena kurang transparan dalam penggunaan data. Padahal, data pengguna memiliki nilai strategis bagi agen intelijen dalam operasi pengintaian siber secara global.

Namun demikian, popularitas aplikasi-aplikasi tersebut tetap meningkat. Hal ini didukung oleh anggaran pemasaran besar-besaran serta kolaborasi dengan platform teknologi raksasa seperti Google dan Facebook. Akibatnya, aplikasi tersebut mudah ditemukan dan diunduh oleh jutaan pengguna di Indonesia.

Langkah Mencegah Penyalahgunaan Data Pribadi dari Aplikasi

Untuk menghindari potensi penyalahgunaan data pribadi, ada beberapa langkah yang bisa ditempuh pengguna ponsel:

  1. Periksa nama dan latar belakang pengembang aplikasi di toko aplikasi resmi seperti Google Play Store dan Apple App Store.
  2. Cari informasi profil perusahaan pengembang melalui LinkedIn, Crunchbase, atau sumber terpercaya lainnya.
  3. Pilih aplikasi dari pengembang yang terkenal berkomitmen pada praktik keamanan data dan privasi pengguna.

Kewaspadaan sangat dianjurkan jika pengguna ingin tetap menjaga kerahasiaan informasi pribadi mereka. Masyarakat Indonesia disarankan untuk selalu mewaspadai aplikasi yang meminta izin akses tidak relevan atau berlebihan di ponsel.

Penggunaan aplikasi mobile memang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sangat penting untuk mengetahui siapa di balik teknologi tersebut, terutama jika berpotensi terkait dengan kegiatan pengumpulan data sensitif. Hal ini dapat membantu pengguna melakukan pilihan yang lebih aman dan informatif ketika memutuskan untuk memasang aplikasi di perangkat mereka.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnbcindonesia.com
Terbaru