Bitcoin Melonjak Saat Saham Jatuh, Konflik Iran Dorong Harga Minyak Meroket, Perubahan Besar di Pasar Global!

Bitcoin menunjukkan kenaikan meskipun ketegangan geopolitik di Iran menyebabkan harga minyak melonjak dan pasar saham serta obligasi mengalami tekanan. Pada pagi hari di New York, harga Bitcoin meningkat sekitar 0,7% menjadi $67.700, sementara kripto lain seperti Ether dan Solana juga menguat.

Kenaikan harga minyak yang menembus level $100 per barel memicu kekhawatiran inflasi di pasar global. Hal ini menyebabkan indeks saham di Asia dan Eropa anjlok, dan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun mencapai level tertinggi dalam sebulan terakhir.

Dinamika Pasar Kripto dan Kekhawatiran Investor

Meskipun harga Bitcoin naik, suasana hati pelaku pasar kripto tetap waspada. Rasio put-call 24 jam untuk opsi Bitcoin di bursa Deribit berada di angka 1,3, menandakan permintaan perlindungan terhadap penurunan harga masih tinggi.

Alex Kuptsikevich, analis utama pasar FxPro, memperingatkan potensi penurunan lanjutan di pasar cryptocurrency karena investor institusi mulai mengurangi leverage akibat tekanan pada aset utama. Pendapat ini menunjukkan kehati-hatian di kalangan pelaku pasar besar.

Aliran Dana Keluar dari ETF Bitcoin Memperlihatkan Kehati-hatian Investor Ritel

Data Bloomberg mencatat bahwa dana yang mengalir keluar dari ETF Bitcoin berdenominasi dolar AS terus membengkak sejak November, dengan total net outflow hampir mencapai $6 miliar. Fenomena ini mencerminkan kurangnya keyakinan pada tren kenaikan jangka panjang di pasar kripto.

Damien Loh, Chief Investment Officer di Ericsenz Capital, menilai performa Bitcoin yang relatif lebih baik dibandingkan aset berisiko lain menunjukkan bahwa “posisi long leverage kini sangat terbatas.” Hal ini berarti potensi lonjakan harga akibat spekulasi leverage sudah berkurang signifikan.

Level Harga Kunci yang Perlu Diamati

Menurut Hayden Hughes dari Tokenize Capital, harga $64.000 merupakan level support segera bagi Bitcoin. Jika terjadi penurunan di bawah titik ini, level support berikutnya ada di $61.000. Sementara itu, $68.000 menjadi resistance yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan tren naik.

Dampak Konflik Iran pada Aset Keuangan Global

Ketegangan di kawasan Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak yang menjadi katalis utama pergerakan aset keuangan saat ini. Kenaikan harga energi ini memperburuk sentimen pasar saham dan obligasi, serta menimbulkan risiko inflasi yang mendorong investor untuk mencari aset lindung nilai termasuk Bitcoin.

Ke depan, perkembangan situasi geopolitik dan respons pasar terhadap risiko inflasi akan menjadi faktor utama yang menggerakkan harga Bitcoin dan aset berisiko lainnya. Investor diharapkan terus memantau indikator teknikal serta berita global untuk mengantisipasi volatilitas pasar.

Terkait