Credit: Ronda Churchill / Bloomberg via Getty Images
Michael Saylor, ketua Strategy, memperkenalkan instrumen finansial baru bernama “Stretch” yang menggabungkan karakteristik saham dan obligasi. Instrumen ini merupakan preferred stock yang membayar dividen reguler dan saat ini diperdagangkan di Nasdaq dengan simbol STRC.
Preferred stock tersebut dirancang untuk memberikan pendapatan stabil bagi investor dengan yield mencapai 11,5%. Pendapatan ini jauh lebih tinggi dibandingkan yield preferred stock biasa yang berkisar antara 6% hingga 7%. Stretch didesain agar bernilai mendekati 100 dolar, mirip konsep stablecoin yang menjaga nilai terhadap mata uang fiat.
Namun, berbeda dengan stablecoin yang biasanya didukung oleh aset berisiko rendah seperti obligasi pemerintah AS, Stretch dijamin oleh aset perusahaan Strategy. Perusahaan ini memiliki cadangan bitcoin sebanyak 738.731 koin dengan nilai sekitar 53 miliar dolar serta kas lebih dari 2 miliar dolar. Dana kas tersebut dapat digunakan untuk membayar utang maupun dividen preferred stock.
Investor institusional besar seperti Fidelity, Vanguard, Capital Group, dan BlackRock turut membeli preferred stock ini, menandakan minat pasar terhadap instrumen pendapatan tetap yang terkait pasar kripto. Penjualan preferred stocks ini telah menghasilkan dana sebesar 2,5 miliar dolar pada penawaran Juli lalu dan puluhan juta dolar dari penjualan berkelanjutan sepanjang tahun.
Meski memberikan return menarik, Stretch mengandung risiko tertentu. Strategy memiliki kewenangan penuh untuk mengubah tingkat pembayaran dividen setiap bulan. Jika kebijakan ini tidak sesuai ekspektasi pasar, harga saham preferred dapat turun meski yield dinaikkan. Selain itu, perusahaan dapat menerbitkan preferred stock lain dengan tingkat prioritas yang setara, yang bisa memengaruhi tingkat pembayaran dividen Stretch.
Laporan kredit dari S&P Global menempatkan rating Strategy pada level “B-” dengan outlook stabil. Hal ini menunjukkan kepercayaan bahwa perusahaan mampu mengelola utang serta memenuhi kewajiban pembayaran dividen. Jika harga bitcoin naik, posisi Strategy sebagai pemegang kripto besar akan semakin kuat.
Berikut beberapa poin penting terkait Stretch dan Strategy:
1. Stretch adalah preferred stock hybrid yang membayar dividen tinggi 11,5%.
2. Instrumen ini diperdagangkan di Nasdaq dengan simbol STRC.
3. Diterbitkan oleh Strategy, yang memiliki cadangan bitcoin dan kas besar.
4. Diminati oleh investor institusional utama.
5. Tingkat dividen dapat berubah sesuai kebijakan perusahaan.
6. Mengandung risiko terkait nilai dan pembayaran dividen.
7. S&P Global memberi rating finansial stabil untuk Strategy.
Instrumen baru ini menawarkan opsi bagi investor yang mencari pendapatan tetap dengan eksposur ke pasar bitcoin melalui perusahaan Strategy. Stretch berpotensi menjadi alternatif menarik bagi mereka yang ingin diversifikasi dari saham biasa dan obligasi konvensional, sambil tetap mempertimbangkan risiko volatilitas aset kripto.
Michael Saylor menyebut Stretch sebagai produk yang “untuk semua orang” yang mencerminkan pendekatan inovatif dalam menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan aset digital. Meskipun memberikan yield tinggi, calon investor disarankan untuk memahami mekanisme dan risiko inheren dalam produk hybrid ini sebelum berinvestasi.









