Ark Labs mengumumkan penggalangan dana seed round sebesar $5,2 juta yang dipimpin oleh Tether. Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan alat keuangan yang dapat diprogram pada jaringan Bitcoin.
Dengan tambahan dana ini, total pendanaan Ark Labs kini mencapai lebih dari $7,7 juta. Sebelumnya, perusahaan sudah menerima $2,5 juta dalam putaran pre-seed yang melibatkan beberapa investor ternama seperti Draper Associates dan Fulgur Ventures.
Investasi dari Berbagai Pihak Terpercaya
Selain Tether, beberapa investor lain juga berkontribusi dalam putaran seed ini. Mereka termasuk Ego Death Capital, Epoch VC, Lion26, Sats Ventures, Contribution Capital, Anchorage Digital, serta Ralph Ho, mantan eksekutif PayPal. Kontribusi mereka menegaskan kepercayaan terhadap visi Ark Labs dalam mengembangkan teknologi keuangan berbasis Bitcoin.
Paolo Ardoino, CEO Tether, menegaskan bahwa stablecoin awalnya lahir di jaringan Bitcoin dan pengembangan akses ke Bitcoin tetap menjadi fokus utama mereka. Infrastruktur yang dikembangkan bertujuan memudahkan penerbitan, transfer, dan penyelesaian stablecoin secara langsung di jaringan Bitcoin yang dapat mendukung likuiditas global.
Fokus Penggunaan Dana dan Teknologi Utama Ark Labs
Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk memperkuat hubungan dengan pengembang, memperluas tim produk, serta mengakomodasi kerja sama dengan mitra baru. Teknologi utama yang dikembangkan Ark Labs adalah Arkade, yang sudah beroperasi sejak Oktober dan memungkinkan fungsi keuangan tertanam seperti otorisasi, penahanan dana, ketentuan kondisional, dan escrow menggunakan Bitcoin maupun stablecoin.
Arkade dikembangkan sebagai lapisan eksekusi terbuka, netral, dan dapat diskalakan. Platform ini memanfaatkan metode kriptografi canggih serta konsep shared unspent transaction outputs. Dengan menggunakan transaksi Bitcoin yang ditandatangani sebagian, Arkade memungkinkan beberapa pengguna untuk memanfaatkan transaksi yang sama, tanpa perlu melakukan soft fork pada jaringan Bitcoin.
Potensi dan Manfaat Teknologi Arkade
Menurut CEO Ark Labs, Marco Argentieri, Bitcoin merupakan kripto dengan likuiditas tertinggi di dunia. Namun, Bitcoin selama ini masih kekurangan infrastruktur yang memungkinkan aplikasi keuangan terprogram. Teknologi Ark Labs menawarkan eksekusi transaksi instan dan jaminan penyelesaian pembayaran di Bitcoin untuk berbagai pengguna seperti dompet digital, institusi keuangan, dan penerbit aset.
Alat ini juga bisa dimanfaatkan oleh agen AI untuk menjalankan batas pengeluaran kondisional dengan aman atas nama pengguna. Inovasi ini berpotensi menurunkan biaya transaksi harian sambil tetap menjaga keamanan yang selama ini melekat pada Bitcoin.
Alex Bergeron, Kepala Ekosistem Ark Labs, menambahkan bahwa pengembang fintech yang membangun produk digital selalu menghadapi pertanyaan penting: infrastruktur mana yang akan dijadikan dasar. Dengan solusi yang ditawarkan Ark Labs, banyak pihak dapat mengandalkan jaringan Bitcoin yang sangat likuid namun diperluas dengan fitur-fitur keuangan modern.
Pengembangan Ark Labs menunjukkan arah baru bagi ekosistem Bitcoin dalam menyediakan layanan keuangan yang fleksibel dan terprogram, menggabungkan keamanan tinggi dengan kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan aplikasi masa kini.
