Tokenized Stocks Akan Mengguncang Pasar Saham Dunia, Siapa Pemenang dan Korban Revolusi Crypto?

Blockchain kini tengah membuka babak baru dalam perdagangan saham melalui tokenisasi. Konsep ini menawarkan peluang revolusioner untuk meningkatkan efisiensi transaksi saham tradisional. Tokenized stocks atau saham token menjadi fokus utama karena potensi menghilangkan perantara dan mempercepat proses kliring dan penyelesaian perdagangan.

Industri kripto telah menghasilkan inovasi besar seperti Bitcoin dan stablecoin yang mengubah perdagangan global. Kini, teknologi ini siap menghadirkan inovasi serupa lewat integrasi saham ke blockchain yang sudah mendapatkan dukungan dari NYSE dan NASDAQ. Inovasi ini menjanjikan transformasi besar bagi investor dan perusahaan dengan mengadopsi bentuk pasar saham yang lebih terdistribusi.

Pemain Kunci dalam Tokenisasi Saham

Menurut Sebastian Pedro Bea, mantan eksekutif BlackRock yang kini menjadi Chief Investment Officer di ReserveOne, pasar tokenized stocks dipimpin oleh dua kelompok utama: pemain luar negeri dan disruptor yang mematuhi regulasi di AS. Contohnya adalah Securitize, Superstate, dan Figure yang sedang membangun infrastruktur agar perusahaan Fortune 500 dapat menerbitkan saham secara on-chain.

Langkah ini bukan hanya soal perdagangan, tapi juga menyederhanakan berbagai aktivitas korporat seperti pembayaran dividen, voting proxy, dan penyelesaian transaksi. Transisi ini akan mengubah mekanisme pasar saham secara radikal dengan menghilangkan hambatan dari arsitektur lama yang selama ini menyebabkan keterlambatan settlement.

Pendekatan Berbeda dari Pemain Offshore

Selain disruptor domestik ada juga figur offshore seperti Kraken dan Ondo yang menggunakan kendaraan tujuan khusus (special purpose vehicles/SPV) untuk membeli saham seperti Apple dan Tesla. Mereka kemudian menjual token yang memberikan klaim hukum atas saham tersebut. Meskipun ini bukan saham on-chain sepenuhnya, model ini memungkinkan penyelesaian perdagangan secara instan dan lebih efisien dibanding sistem konvensional.

Pendekatan ini memunculkan varian derivatif kripto yang menggabungkan aspek legalitas dan teknologi blockchain. Meski tidak sepenuhnya terdesentralisasi, metode ini mempersingkat waktu transaksi dan dapat menarik partisipan pasar yang lebih luas.

Dukungan Regulator dan Kolaborasi Pasar

Pasar tokenized stocks saat ini masih relatif kecil, diperkirakan nilainya sekitar 2 miliar dolar AS. Namun, potensi pertumbuhan sangat besar karena pejabat di Securities and Exchange Commission (SEC) menunjukkan dukungan terhadap ekuitas tokenized. Kemitraan antara bursa saham utama AS seperti NYSE dengan OKX serta NASDAQ dengan Kraken menunjukkan tempaan serius dari institusi tradisional terhadap inovasi ini.

Bersama dengan platform seperti Coinbase dan Robinhood, serta disruptor yang patuh regulasi, proses tokenisasi saham diperkirakan akan membentuk sistem pasar saham yang lebih terdesentralisasi dengan akses yang lebih luas bagi investor global.

Pihak yang Terancam oleh Disrupsi

Transformasi ini juga membawa konsekuensi serius bagi para perantara tradisional yang selama ini mengelola clearing dan settlement perdagangan saham. Sistem konvensional dikenal lambat dan banyak bergantung pada pemrosesan manual yang memerlukan penyesuaian dan reconciliations.

Superstate menggarisbawahi betapa arsitektur pasar saham AS masih berdiri di atas sistem lama yang memang didesain untuk era berbeda. Dengan adanya tokenisasi, fungsi yang dijalankan oleh banyak middlemen ini bisa menjadi usang karena blockchain memungkinkan eksekusi dan settlement secara langsung tanpa perlu penyimpanan risiko berlapis-lapis di pihak ketiga.

Perkembangan Masa Depan Tokenized Stocks

Tokenized stocks berpotensi menyederhanakan proses perdagangan dan memicu demokratisasi pasar saham lewat akses yang lebih mudah dan transparan. Investor dapat mengeksekusi transaksi dengan biaya lebih rendah tanpa menahan risiko penundaan settlement. Sementara perusahaan dapat memanfaatkan sistem ini untuk mempercepat berbagai proses korporasi yang selama ini bersifat rumit dan birokratis.

Pertumbuhan ekosistem ini sangat tergantung pada kecepatan regulasi yang bisa menyesuaikan dengan model bisnis baru. Namun, dengan dukungan regulator utama dan kerja sama antara bursa konvensional dan platform kripto, tokenisasi saham dipandang sebagai "kereta freight tak terbendung" yang akan melaju cepat dan mengubah wajah perdagangan saham modern.

Berita Terkait

Back to top button