Warga Indonesia Bebas Jajan Pakai QRIS di Korea Bulan Depan, Era Baru Transaksi Tanpa Uang Tunai Dimulai

Warga Indonesia yang berada di Korea Selatan segera dapat melakukan transaksi non-tunai menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Penggunaan QRIS lintas negara ini akan mulai diterapkan bulan depan sebagai bagian dari inisiatif modernisasi pembayaran digital.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa peluncuran QRIS antarnegara Indonesia-Korea Selatan dimaksudkan untuk memperluas konektivitas pembayaran digital lintas batas. Langkah ini dianggap sebagai percepatan akseptasi pembayaran digital sekaligus mendorong kemudahan layanan bagi pengguna di kedua negara.

Kesepakatan Lintas Negara

Kerja sama ini merupakan hasil kesepakatan antara Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea (BoK). Kesepakatan tersebut resmi diputuskan dalam pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh kedua gubernur pada Februari lalu. Bank sentral kedua negara menjalin kesepakatan ini sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Juli dua tahun lalu.

Dengan interkoneksi sistem pembayaran QRIS ini, warga dapat melakukan pembayaran secara langsung tanpa harus menukar uang tunai terlebih dahulu. Mereka cukup memindai kode QR yang berlaku, sehingga transaksi menjadi lebih cepat dan mudah.

Manfaat bagi Pengguna dan Ekonomi

Penerapan QRIS antarnegara ini diperkirakan mengurangi biaya konversi valuta asing dan biaya transaksi secara signifikan. Dengan menekan biaya tersebut, pengguna dapat melakukan transaksi dengan nilai lebih efisien. Kebijakan ini juga diharapkan memperlancar aktivitas perdagangan dan pariwisata antara Indonesia dan Korea Selatan.

Kerangka Local Currency Transaction (LCT) yang telah diterapkan sejak September tahun lalu turut memperkuat mekanisme transaksi pembayaran lintas negara. Dengan demikian, sistem pembayaran digital ini mendukung sektor riil secara langsung.

Langkah Implementasi

Bank Indonesia dan Bank of Korea akan menyediakan fasilitas teknis agar sistem QRIS dapat berfungsi dengan lancar di kedua negara. Merchant di Korea Selatan yang melayani warga Indonesia mulai menerima pembayaran menggunakan QRIS bulan depan. Berikut beberapa poin penting dari implementasi QRIS lintas negara:

  1. QRIS dapat digunakan di jaringan merchant resmi yang mendukung pembayaran digital.
  2. Transaksi dilakukan dalam mata uang lokal masing-masing negara dengan sistem konversi otomatis.
  3. Konsumen tidak perlu menukar uang terlebih dahulu sebelum berbelanja.
  4. Bank Indonesia dan Bank of Korea mengawasi keamanan dan kelancaran transaksi secara bersama.

Inisiatif ini menjadi salah satu langkah strategis Bank Indonesia untuk mendukung digitalisasi ekonomi dan layanan keuangan di luar negeri. Dengan semakin meningkatnya mobilitas warga dan pariwisata antarnegara, metode pembayaran digital lintas negara sangat diperlukan agar memudahkan transaksi yang cepat dan aman.

Ke depannya, kolaborasi sistem pembayaran antarnegara diprediksi akan terus bertambah dan melibatkan lebih banyak negara. Hal ini sejalan dengan tren global menuju pembayaran tanpa tunai dan efisiensi biaya yang lebih tinggi dalam transaksi lintas batas.

Dengan penerapan QRIS di Korea Selatan, warga Indonesia dapat merasakan kemudahan dalam kegiatan transaksi sehari-hari di luar negeri. Langkah ini diharapkan mempererat hubungan perdagangan dan wisata kedua negara serta meningkatkan daya saing dalam ekonomi digital global.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.cnbcindonesia.com

Berita Terkait

Back to top button