ChatGPT memproyeksikan Bitcoin sebagai kripto terbaik untuk tahun 2026 dengan potensi kenaikan harga mencapai 42%, atau sekitar $105.000 dari level saat ini. Prediksi ini didasari oleh fakta bahwa Bitcoin memiliki dukungan institusional terbesar di antara kripto lainnya dan permintaan tersebut terus mengalir meskipun harga sudah turun sekitar 42% dari titik tertinggi sepanjang masa di $126.000.
Salah satu faktor kunci yang membuat Bitcoin unggul adalah peluncuran ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. ETF ini telah menarik arus masuk dana bersih sebesar $56,14 miliar sejak awal peluncuran, dengan total aset bersih mencapai $91,83 miliar. Bahkan dalam satu minggu terakhir, ETF menyerap modal segar sebesar $767 juta, memperpanjang tren arus masuk selama tiga minggu berturut-turut.
Selain itu, penurunan pasokan Bitcoin akibat halving yang terjadi pada April mengurangi jumlah koin baru yang diproduksi setiap hari dari 900 BTC menjadi 450 BTC. Hal ini menurunkan tingkat inflasi tahunan menjadi 0,83%. Institusi yang mengelola lebih dari 761.000 BTC secara kolektif membeli lebih banyak Bitcoin dalam satu minggu terakhir dibandingkan jumlah yang ditambang selama sebulan.
Namun, ChatGPT juga mengingatkan risiko yang melekat jika kondisi makroekonomi tetap tidak menguntungkan. Harga minyak yang tinggi di atas $95 per barel, suku bunga Fed yang masih di kisaran 3,5-3,75%, serta ketidakpastian geopolitik dapat menekan permintaan investasi. Jika situasi ini berlangsung lama, pencapaian harga $105.000 menjadi lebih sulit meskipun ada dukungan kuat dari ETF dan institusi.
Berada di posisi kedua, XRP diperkirakan memiliki potensi kenaikan sebesar 32% menuju harga $2,00. Peningkatan ini didorong oleh terobosan regulasi penting, yakni klasifikasi XRP sebagai komoditas digital oleh SEC dan CFTC secara bersama-sama. Regulasi ini mengakhiri ketidakpastian yang berlangsung sejak gugatan SEC terhadap Ripple pada 2020.
Dampaknya langsung terlihat pada pergerakan harga XRP yang baru-baru ini menembus level resistensi $1,45 dengan lonjakan volume perdagangan lebih dari 140%. Harga kini berada di sekitar $1,50 setelah berbulan-bulan bergerak di rentang $1,27 hingga $1,45. Peningkatan harga ini berpotensi mengurangi tekanan jual karena pemegang token akan terdorong untuk menahan aset mereka.
Meski begitu, keuntungan regulasi belum sepenuhnya menarik minat investor institusional. Penggunaan RippleNet untuk transaksi lintas batas masih mengandalkan stablecoin RLUSD, bukan XRP, karena stabilitas harga yang lebih diunggulkan oleh bank. Selain itu, sebagian besar aliran dana dalam ETF XRP masih didominasi oleh investor ritel, dengan net outflow sebesar $28 juta dalam minggu terakhir.
Ethereum menempati posisi terakhir dengan proyeksi kenaikan harga sebesar 20% menuju $2.800. Meskipun memiliki infrastruktur jaringan yang paling matang dan ekosistem pengembang terbesar, Ethereum menghadapi tantangan signifikan di sisi permintaan token. Peralihan aktivitas transaksi ke Layer-2 seperti Base, Arbitrum, dan Optimism menyebabkan pendapatan dari biaya transaksi di jaringan utama turun drastis.
Rata-rata pendapatan biaya mingguan kini hanya sekitar $2,3 juta, jauh menurun dari puncaknya sekitar $30 juta. Penurunan ini juga menyebabkan proses pemusnahan (burning) ETH yang biasa mengurangi pasokan token menjadi sangat minim. Akibatnya, pasokan ETH malah sedikit meningkat, menghilangkan karakteristik deflasi yang sebelumnya mendukung kenaikan harga.
Walau begitu, Ethereum tetap menjadi platform blockchain dengan dukungan infrastruktur terbaik. Namun, ChatGPT menilai bahwa harga ETH belum mencerminkan potensi tersebut dan perlu ada peningkatan signifikan dalam aktivitas jaringan atau perubahan aliran investasi institusional untuk memperkuat harga.
Untuk pertimbangan investasi di tahun 2026, tiga aset ini menunjukkan peluang kenaikan masing-masing yang menarik, meski dengan berbagai risiko dan kondisi ekonomi global yang harus diperhatikan. Bitcoin tampil sebagai pilihan paling aman karena sudah memiliki permintaan kuat dari institusi dan ETF yang terus membeli secara konsisten. XRP menghadirkan prospek kenaikan berkat kemajuan regulasi, tetapi masih bergantung pada masuknya modal institusional. Ethereum memiliki fondasi teknologi terbaik, namun perlu pemulihan pendapatan jaringan agar harga token bisa bergerak lebih solid.
Berikut ringkasan prediksi return tiga kripto utama oleh ChatGPT:
1. Bitcoin: Potensi return 42% ke harga sekitar $105.000
2. XRP: Potensi return 32% ke harga sekitar $2,00
3. Ethereum: Potensi return 20% ke harga sekitar $2.800
Ketiga aset kripto ini akan sangat bergantung pada perbaikan kondisi makroekonomi dan perubahan dalam perilaku investor institusional sepanjang 2026. Bitcoin memberikan harapan stabilitas dan pertumbuhan moderat, sementara XRP dan Ethereum menghadirkan opsi yang lebih berisiko namun terbuka peluang upside lebih besar bagi investor yang siap menghadapinya.
