Sony Bravia 3 II Bawa Empat HDMI 2.1, Tapi Bukan TV Premium Yang Ditunggu

Sony akhirnya menghadirkan pembaruan yang lama dinanti para gamer televisi: empat port HDMI 2.1 pada satu model TV. Ini penting karena sebelumnya banyak TV Sony hanya menyediakan dua port HDMI 2.1, sehingga pengguna konsol dan PC gaming kelas atas kerap harus memilih perangkat mana yang tetap tersambung.

Namun, ada satu catatan besar yang membuat kabar ini tidak sepenuhnya ideal. Fitur tersebut hadir di Bravia 3 II, model LCD kelas entry-level, bukan di jajaran flagship OLED atau Mini LED yang selama ini biasanya diburu para gamer serius.

Apa yang berubah di Bravia 3 II

Bravia 3 II menjadi TV Sony pertama yang sanggup menangani sinyal 4K/120Hz dari konsol dan gaming PC melalui semua port HDMI-nya. Dalam praktiknya, ini memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna yang ingin menghubungkan beberapa perangkat tanpa sering mencabut kabel.

Untuk gamer yang punya konsol generasi terbaru, PC gaming, soundbar, dan perangkat lain, jumlah port sering jadi masalah tersembunyi. Empat HDMI 2.1 berarti TV ini lebih siap menghadapi kebutuhan ruang hiburan yang makin padat.

Mengapa upgrade ini terasa penting

Selama ini, keterbatasan jumlah HDMI 2.1 di TV Sony sering dianggap kurang memadai dibanding kebutuhan pasar gaming modern. Banyak pembeli premium justru berharap fitur seperti ini hadir di model atas, karena merekalah yang paling mungkin memiliki banyak perangkat berkecepatan tinggi.

Berikut alasan mengapa langkah Sony ini menarik perhatian:

  1. Memberi dukungan 4K/120Hz di semua HDMI.
  2. Mengurangi kebutuhan switch HDMI eksternal.
  3. Membuat TV murah ikut mendapat fitur gaming yang lebih relevan.
  4. Menunjukkan Sony mulai lebih serius mengejar kebutuhan gamer multi-perangkat.

Ada kompromi di sisi visual

Bravia 3 II bukan TV yang dirancang untuk mengejar kualitas gambar kelas atas. Model ini disebut sebagai LCD standar yang tidak memakai Mini LED, Quantum Dot, maupun local dimming.

Artinya, peningkatan ini lebih menonjol di sisi konektivitas dan fleksibilitas gaming, bukan pada lompatan kualitas panel. Meski begitu, Sony punya reputasi cukup kuat dalam mengoptimalkan perangkat dengan spesifikasi sederhana agar tetap tampil baik dalam penggunaan sehari-hari.

Bukan model yang paling diharapkan gamer

Bagi penggemar Sony, munculnya empat HDMI 2.1 di TV murah memang terasa seperti kabar baik yang tertunda. Tetapi banyak pihak kemungkinan lebih berharap fitur ini hadir di OLED flagship atau Mini LED premium, bukan di lini hemat seperti Bravia 3 II.

Kondisi itu membuat upgrade ini terasa seperti setengah kemenangan. Fitur yang paling dibutuhkan hadir, tetapi justru belum di model yang paling cocok untuk audiens gaming kelas atas.

Belum ada kepastian untuk pasar Inggris

Masalah lain yang muncul adalah ketersediaan. Sony menyebut Bravia 3 II belum dijadwalkan hadir di Inggris, meski perusahaan membuka peluang lewat penjelasan singkat soal sertifikasi aplikasi catch-up.

Berikut status perangkat yang disebut dalam pengumuman Sony:

Model Status peluncuran
Bravia 3 II Tidak dijadwalkan untuk UK saat ini
Bravia 2 II Akan hadir di UK

Kondisi ini membuat sebagian calon pembeli masih harus menunggu kepastian lebih lanjut. Sony juga belum memberi rincian soal apakah teknologi serupa akan dibawa ke TV lain dalam waktu dekat.

Indikasi arah baru untuk TV Sony

Salah satu dugaan yang muncul adalah penggunaan chip MediaTek Pentonic 800 pada Bravia 3 II. Jika benar, chip itu bisa menjadi alasan mengapa jumlah port HDMI 2.1 bertambah, dan bukan tidak mungkin solusi serupa dipakai di TV Sony berikutnya.

Langkah itu akan mengikuti pola yang sudah lebih dulu dilakukan Philips pada jajaran TV 2026. Karena itu, kehadiran Bravia 3 II bisa dibaca sebagai sinyal awal, bukan puncak dari pembaruan gaming Sony.

Sony sendiri baru mengumumkan Bravia 3 II, Bravia 2 II, serta beberapa soundbar dan aksesori home cinema yang lebih terjangkau. Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah masih ada TV baru lain yang akan menyusul dalam lini berikutnya.

Berita Terkait

Back to top button