
X sedang menyiapkan langkah baru untuk menekan penipuan kripto di platformnya. Akun yang pertama kali memposting konten terkait cryptocurrency akan otomatis dikunci dan diverifikasi terlebih dahulu sebelum postingan itu bisa menyebar lebih luas.
Kebijakan ini muncul setelah keluhan soal akun yang diretas dan dipakai untuk menyebar tautan scam, token palsu, serta upaya penipuan lain. Salah satu kasus yang memicu sorotan datang dari Benjamin White, pendiri pasar prediksi Predictfully, yang mengaku akun X miliknya dibobol lalu dipakai untuk mengunggah konten penipuan, bahkan disertai upaya pemerasan senilai $4,000 agar akses akun dikembalikan.
X Perketat Filter untuk Konten Kripto
Nikita Bier, kepala produk X, menyebut timnya sedang menerapkan proses auto-lock bagi akun yang baru pertama kali memposting soal kripto. Setelah terkunci, akun itu harus melalui verifikasi tambahan sebelum bisa melanjutkan aktivitas, terutama jika kontennya terkait aset digital atau promosi yang berpotensi menyesatkan.
Bier juga menilai langkah ini bisa memangkas sebagian besar insentif bagi pelaku penipuan. Dalam penjelasannya, ia menyebut proses tersebut dapat “kill 99% of the incentive” karena banyak skema phishing bergantung pada akun yang tampak sah untuk memancing korban.
Respons atas Masalah Spam dan Penyamaran Akun
Keluhan lain datang dari pengguna yang menyoroti akun penipu yang menandai banyak orang sekaligus dalam satu unggahan. Bier mengatakan pola seperti itu seharusnya sudah diblokir, meski sejumlah pengguna masih melaporkan tetap menerima tag dari postingan semacam itu.
Langkah baru ini melanjutkan upaya X membersihkan platform dari spam, bot, dan konten manipulatif, termasuk yang berkaitan dengan crypto. Perusahaan di bawah Elon Musk itu memang beberapa kali mengubah sistem moderasi untuk mengurangi aktivitas mencurigakan yang merugikan pengguna.
Langkah X Sebelumnya di Area Kripto dan Spam
Sebelumnya, X juga menargetkan aplikasi dan akun yang masuk kategori information finance atau InfoFi. Menurut Bier, akun jenis ini sering menghasilkan “AI slop” dan reply spam, sehingga ikut menjadi sasaran penertiban.
Di sisi lain, komunitas kripto sempat menyambut positif upaya pembersihan spam itu. Namun, sebagian pengguna juga mengeluhkan dampak finansial karena aktivitas akun atau proyek mereka ikut terganggu oleh kebijakan pengetatan tersebut.
Berikut ringkasan langkah yang sedang dan pernah ditempuh X untuk menekan penyalahgunaan platform:
- Auto-lock akun yang pertama kali memposting konten kripto.
- Verifikasi tambahan sebelum akun bisa aktif kembali.
- Pemblokiran pola tag massal yang mencurigakan.
- Penertiban akun dan aplikasi yang memicu spam berbasis AI.
- Penyempurnaan sistem moderasi untuk mengurangi phishing dan penipuan.
Starterpacks dan Pendekatan yang Lebih Ramah Pengguna
Di saat yang sama, X juga mendorong fitur yang membuat pengguna baru lebih mudah menemukan akun relevan dengan minat mereka. Fitur Starterpacks membantu pengguna baru memilih akun terbaik sesuai topik yang diikuti, termasuk daftar bertema kripto seperti Crypto Founders dan Bitcoin Maximalists.
Kombinasi antara pengetatan keamanan dan fitur penemuan akun ini menunjukkan arah baru X dalam mengelola ekosistem kripto di platformnya. Di tengah maraknya phishing dan akun palsu, kebijakan auto-lock untuk posting kripto pertama menjadi salah satu upaya paling langsung untuk menahan penyebaran scam sejak awal.









