Bitcoin Tembus $72 Ribu, Gencatan Senjata Trump Dengan Iran Memicu Lonjakan Pasar

Bitcoin kembali menembus level $72.000 setelah Presiden Donald Trump mengumumkan gencatan senjata bersyarat selama dua minggu dengan Iran. Pergerakan ini memicu sentimen risk-on di pasar keuangan global, dengan aset kripto, saham, dan sejumlah altcoin ikut menguat serentak.

Pada perdagangan terbaru, Bitcoin sempat menyentuh puncak $72.379 pada pagi hari sebelum bergerak di sekitar $71.610, naik 3,5% dalam 24 jam menurut data CoinGecko. Kenaikan tajam ini juga memicu likuidasi posisi short kripto senilai $425 juta, sementara likuidasi posisi long menambah sekitar $170 juta, berdasarkan data CoinGlass.

Lonjakan Bitcoin mengikuti meredanya ketegangan geopolitik

Kenaikan Bitcoin terjadi setelah pasar merespons pernyataan Trump yang menyebut dirinya setuju untuk “menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu” dengan syarat Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara “COMPLETE, IMMEDIATE, and SAFE.” Pernyataan itu ia sampaikan melalui TruthSocial pada Rabu.

Pasar menilai pengumuman tersebut sebagai sinyal meredanya risiko konflik yang lebih luas. Sentimen itu mendorong minat beli pada aset berisiko, termasuk kripto, di tengah harapan bahwa penurunan ketegangan bisa memberi ruang bagi perdagangan lintas pasar untuk kembali stabil.

Pasar saham dan minyak bereaksi cepat

Reaksi positif tidak hanya terjadi di pasar aset digital. Indeks S&P 500 melonjak lebih dari 3,6% ke level $6.838 dan bergerak mendekati rekor tertingginya di $7.043.

Aksi serupa juga terlihat di bursa Jepang dan Korea Selatan, sementara harga minyak AS justru turun lebih dari 22% dari atas $117 per barel ke $91. Pergerakan ini menunjukkan betapa besar pengaruh isu Timur Tengah terhadap aset berisiko maupun komoditas energi.

Apa arti gencatan senjata ini bagi pasar kripto

Sejumlah pelaku industri melihat jeda konflik ini sebagai kesempatan bagi adopsi kripto yang lebih luas, terutama stablecoin. Maksym Sakharov, co-founder dan CEO WeFi, mengatakan kepada Decrypt bahwa penghentian sementara itu bisa membuka peluang bagi reli yang lebih besar di pasar secara keseluruhan.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa ketenangan pasar masih rapuh. Menurut Andri Fauzan Adziima, research lead di Bitrue, banyak pihak masih meragukan apakah jeda dua minggu itu benar-benar akan bertahan, meski sebagian investor melihatnya sebagai langkah pragmatis yang meredakan pasar.

Sentimen pasar mulai bergeser ke arah bullish

Berikut sejumlah indikator yang ikut berubah setelah kabar gencatan senjata:

  1. Bitcoin sempat menembus $72.379 sebelum bertahan di sekitar $71.610.
  2. Likuidasi posisi short kripto mencapai $425 juta dan posisi long sekitar $170 juta.
  3. Altcoin seperti Zcash, LayerZero, dan Ethena mencatat kenaikan dua digit.
  4. S&P 500 naik lebih dari 3,6%, sementara harga minyak AS turun tajam.

Perubahan sentimen juga terlihat di pasar prediksi Myriad, milik perusahaan induk Decrypt, Dastan. Pengguna kini memberi peluang 55% bahwa Bitcoin akan naik ke $84.000, naik dari 43% sebelum pengumuman gencatan senjata.

Masih ada risiko dari data makro dan faktor kebijakan

Optimisme pasar tetap dibayangi agenda ekonomi Amerika Serikat yang masih padat. Sakharov menilai data CPI AS yang berpotensi naik perlu dicermati karena dapat menunda pemangkasan suku bunga atau memperlemah prospek pertumbuhan.

Dari sisi regulasi, perkembangan juga muncul pada industri stablecoin setelah Federal Deposit Insurance Corporation menyetujui proposal untuk menerapkan persyaratan dan standar GENIUS Act. Aturan tersebut dinilai bisa meningkatkan kepercayaan pasar karena stablecoin akan membutuhkan dukungan cadangan tunai penuh dengan rasio 1:1.

Arah Bitcoin masih sangat bergantung pada perkembangan berikutnya

Justin d’Anethan, head of research di Arctic Digital, menilai reli Bitcoin saat ini masih dibatasi sentimen risk-off yang lebih luas. Ia juga menyebut banyak investor melihat level ini sebagai area akumulasi jangka panjang, bukan semata puncak siklus berikutnya.

Fokus pasar kini tertuju pada apakah gencatan senjata benar-benar bertahan, bagaimana respons Iran terhadap syarat pembukaan Selat Hormuz, dan apakah data ekonomi berikutnya akan mendukung reli lanjutan Bitcoin di atas $72.000.

Berita Terkait

Back to top button